Perkuat Struktur Pendanaan, BRI Finance Targetkan Penerbitan Obligasi pada Semester II-2026 - Koran Mandalika

Perkuat Struktur Pendanaan, BRI Finance Targetkan Penerbitan Obligasi pada Semester II-2026

Rabu, 6 Mei 2026 - 15:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 5 Mei 2026 – PT BRI Multifinance Indonesia (“BRI Finance”) terus menyiapkan langkah strategis untuk menjaga momentum pertumbuhan bisnis melalui rencana penerbitan obligasi yang dijadwalkan pada kuartal III-2026. Inisiatif ini menjadi bagian dari strategi perseroan dalam mengoptimalkan struktur pendanaan sekaligus mengantisipasi peningkatan kebutuhan pembiayaan pada paruh kedua tahun ini.

Direktur Utama BRI Finance, Wahyudi Darmawan, menjelaskan, “Hingga kuartal I-2026, kami masih mencermati dinamika pasar dan belum menjadwalkan penerbitan obligasi. Realisasi direncanakan pada kuartal III-2026 dengan tetap menyesuaikan kebutuhan pendanaan dan ekspansi pembiayaan.”

Seiring dengan meningkatnya aktivitas bisnis yang diproyeksikan pada semester II-2026, BRI Finance menargetkan penyaluran pembiayaan baru dapat mencapai kisaran Rp1 triliun per bulan. Target tersebut mencerminkan komitmen perseroan untuk mendorong pertumbuhan secara berkelanjutan, dengan tetap mengedepankan prinsip kehati-hatian dalam pengelolaan risiko.

Untuk mendukung kebutuhan tersebut, perseroan menyiapkan rencana penerbitan obligasi dengan nilai indikatif sebesar Rp500 miliar. Langkah ini tidak hanya ditujukan untuk memperkuat likuiditas jangka pendek, tetapi juga sebagai bagian dari strategi pendanaan jangka panjang yang lebih terdiversifikasi.

Dana yang diperoleh dari penerbitan obligasi akan diarahkan untuk memperkuat penyaluran pembiayaan baru, sejalan dengan fokus pengembangan bisnis perseroan yang semakin agresif namun tetap terukur.

Baca Juga :  Panduan Komprehensif Implementasi ESG: Strategi Menuju Keberlanjutan Perusahaan

Lebih lanjut, BRI Finance juga terus memperkuat perannya dalam ekosistem PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk. melalui pengembangan pembiayaan kendaraan bermotor. Melalui skema joint financing serta optimalisasi kanal distribusi, sinergi yang terjalin diharapkan mampu mendorong pertumbuhan Kredit Kendaraan Bermotor (KKB) sekaligus memperluas akses pembiayaan yang kompetitif bagi masyarakat.

Kolaborasi ini menjadi pondasi penting dalam meningkatkan volume pembiayaan sekaligus memperkuat daya saing BRI Finance di industri multifinance yang kian dinamis.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Bitcoin Terkoreksi Hingga Ke $76.000, Bittime Bitcoin Pizza Day Jadi Kesempatan Buy The Deep?
Holding Perkebunan Nusantara Terus Dorong Transisi Energi dan Efisiensi, Pabrik Sawit PTPN IV PalmCo Raih PROPER Hijau
Proyek EPC Coal Handling Facility Inpit Conveyor Banko antara PT Krakatau Baja Konstruksi dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk Rampung di Awal 2026
KAI Daop 2 Bandung Mencatat Tanggal 17 Mei 2026 sebagai Puncak Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus
Apakah Bitcoin Akan Menembus US$100.000? Clarity Act dan Sentimen Makro Jadi Sorotan Pasar Kripto
Long Weekend Datang, Pengeluaran Tambah Bengkak? Ini Cara Biar Dompet Tetap Terjaga
60 Persen Ruang Pamer Telah Terjual Saat Industri Otomotif Bersiap Untuk Automechanika Jakarta 2026
Dari Toko Sparepart ke Precision Parts Sourcing: Transformasi Bisnis Otomotif di Era Digital

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 20:00

Bitcoin Terkoreksi Hingga Ke $76.000, Bittime Bitcoin Pizza Day Jadi Kesempatan Buy The Deep?

Senin, 18 Mei 2026 - 20:00

Holding Perkebunan Nusantara Terus Dorong Transisi Energi dan Efisiensi, Pabrik Sawit PTPN IV PalmCo Raih PROPER Hijau

Senin, 18 Mei 2026 - 19:00

Proyek EPC Coal Handling Facility Inpit Conveyor Banko antara PT Krakatau Baja Konstruksi dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk Rampung di Awal 2026

Senin, 18 Mei 2026 - 19:00

KAI Daop 2 Bandung Mencatat Tanggal 17 Mei 2026 sebagai Puncak Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus

Senin, 18 Mei 2026 - 18:00

Apakah Bitcoin Akan Menembus US$100.000? Clarity Act dan Sentimen Makro Jadi Sorotan Pasar Kripto

Senin, 18 Mei 2026 - 17:00

60 Persen Ruang Pamer Telah Terjual Saat Industri Otomotif Bersiap Untuk Automechanika Jakarta 2026

Senin, 18 Mei 2026 - 17:00

Dari Toko Sparepart ke Precision Parts Sourcing: Transformasi Bisnis Otomotif di Era Digital

Senin, 18 Mei 2026 - 16:00

Hilirisasi Tembaga Jadi Kunci Kemandirian Industri Pertahanan RI

Berita Terbaru