Perluas Jangkauan bTaskee ke Asia Tenggara, Aplikasi Jasa Layanan Rumah Tangga Asal Vietnam Hadir di Tech In Asia Conference 2024 - Koran Mandalika

Perluas Jangkauan bTaskee ke Asia Tenggara, Aplikasi Jasa Layanan Rumah Tangga Asal Vietnam Hadir di Tech In Asia Conference 2024

Rabu, 30 Oktober 2024 - 13:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 24 Oktober 2024 – bTaskee, aplikasi jasa layanan rumah tangga asal Vietnam, hadir di kegiatan Tech In Asia Conference 2024 yang dilaksanakan di Ritz-Carlton, Pasific Place, Indonesia pada tanggal 23-24 Oktober 2024. Sebagai upaya ekspansi di Indonesia, bTaskee memperkenalkan dirinya sebagai start-up yang mengedepankan dampak sosial. 

Chief Operating Officer (COO) Tech In Asia, Maria Li, dalam sambutannya menyampaikan bahwa digitalisasi telah menjadi pondasi bagi bisnis untuk bisa berkembang di industrinya. 

“Faktanya, diskusi transformasi bisnis tidak akan lengkap tanpa adanya unsur teknologi. Digitalisasi, misalnya, merupakan kunci utama bagi banyak perusahaan dalam dekade terakhir” tutur Maria.

bTaskee sebagai salah satu inovator transformasi layanan tradisional menuju digitalisasi, mendukung penuh kemajuan teknologi dan ekosistem start-up di Asia Tenggara. Setelah hadir di Vietnam dan Thailand, bTaskee kemudian hadir di Indonesia pada akhir 2023.

Tidak hanya mendukung dalam aspek bisnis, bTaskee juga hadir untuk memberikan kebermanfaatan kepada masyarakat, atau biasa disebut Tasker. Chief Executive Officer (CEO) bTaskee, Nathan Do, menyampaikan ini dalam kesempatan interaksinya bersama pengunjung booth bTaskee.

Baca Juga :  Menyusun Peta Navigasi Hari Minggu: Memetakan Level Kunci dan Kalender Ekonomi Mingguan

“Pekerjaan sebagai asisten rumah tangga masih seringkali dipandang sebagai profesi yang rendah. Untuk itu, bTaskee hadir untuk mengangkat derajat mereka (para mitra, atau biasa disebut ‘tasker’) dan memberikannya kehidupan yang lebih layak” ujar Nathan.

Nathan Do, CEO bTaskee, berinteraksi bersama pengunjung booth bTaskee Indonesia

Dengan inovasi digitalisasi yang berkolaborasi dengan aspek sosial, bTaskee menjadi sorot perhatian pengunjung di Tech In Asia Conference. Terhitung ada 293 orang yang telah merasakan layanan Free Express Massage dalam dua hari di kegiatan tersebut. Hampir sebagian besar pengunjung booth bTaskee merupakan expatriat. 

Berita Terkait

Berapa Persen Cicilan dari Gaji yang Ideal? Begini Cara Menghitungnya
Menjaga Mangrove, Mengamankan Masa Depan: SUCOFINDO Dukung Konservasi Pesisir di Kalimantan Selatan
Digitalisasi Administrasi Pemerintahan dengan Tanda Tangan Elektronik
Paviliun Indonesia Debut di INNOPROM 2026, Perkuat Diplomasi Industri di Pasar Rusia dan Eurasia
Indonesia Tawarkan 180 Kawasan Industri kepada Investor Rusia di INNOPROM 2026
Indonesia Tandatangani 7 Memorandum of Understanding (MoU) pada INNOPROM 2026 untuk Tembus Pasar Eurasia
Indonesia Perkuat Diplomasi Industri Lewat Inovasi Bioenergi Sawit di Rusia
Hari Anak Nasional, drg. Ambar Puspitasari SpKGA, Edukasi Kesehatan Gigi Murid Disabilitas pada Pengguna Transportasi Publik

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:02

Berapa Persen Cicilan dari Gaji yang Ideal? Begini Cara Menghitungnya

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:02

Menjaga Mangrove, Mengamankan Masa Depan: SUCOFINDO Dukung Konservasi Pesisir di Kalimantan Selatan

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:02

Digitalisasi Administrasi Pemerintahan dengan Tanda Tangan Elektronik

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:02

Paviliun Indonesia Debut di INNOPROM 2026, Perkuat Diplomasi Industri di Pasar Rusia dan Eurasia

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:02

Indonesia Tandatangani 7 Memorandum of Understanding (MoU) pada INNOPROM 2026 untuk Tembus Pasar Eurasia

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:02

Indonesia Perkuat Diplomasi Industri Lewat Inovasi Bioenergi Sawit di Rusia

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:02

Hari Anak Nasional, drg. Ambar Puspitasari SpKGA, Edukasi Kesehatan Gigi Murid Disabilitas pada Pengguna Transportasi Publik

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:02

Sektor Jasa Keuangan dan Korporasi Indonesia Terancam Denda 2 Persen dari Pendapatan Saat Aturan AI Mulai Ditegakkan. Sebagian Besar Belum Mampu Membuktikan Apa yang Dikerjakan AI Mereka

Berita Terbaru