Jam Pengolahan hingga Bahan Baku Disorot, Ada Apa dengan SPPG MBG di Loteng? - Koran Mandalika

Jam Pengolahan hingga Bahan Baku Disorot, Ada Apa dengan SPPG MBG di Loteng?

Jumat, 2 Oktober 2026 - 18:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Lombok Tengah – Dinas Kesehatan (Dinkes) Kabupaten Lombok Tengah banyak menemukan masalah kedisiplinan pada Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di Lombok Tengah.

Hal itu disampaikan oleh Kepala Bidang Pencegahan, Pengendalian Penyakit dan Kesehatan Lingkungan (P3KL) Dinkes Loteng, Putrawangsa.

“Ketepatan, artinya nanti bahan olahannya itu harusnya diolah jam 2 ternyata ada yang dioalah jam 12 lebih awal dia,” katanya, Kamis (1/10).

Menurutnya, pengolahan makanan yang akan disajikan untuk penerima manfaat harus betul-betul disiplin.

“Karena itu kan harus benar-benar disiplin untuk pengolahan makanan itu,” lanjutnya.

Selain itu, pemilihan bahan baku juga kerap menjadi masalah. Putra menuturkan hal itu merupakan tanggung jawab dari SPPI yang ada di dapur.

“Bagaimana dia menerima bahan baku dari masing-masing supplier. Tapi itu juga masuk dalam rekapan laporan kami,” tuturnya.

Baca Juga :  Anak Muda Mataram Wajib Tahu Gagasan Maulana Rizki Nov, Menarik Deh!

Temuan-temuan tersebut tentu akan berdampak pada kualitas makanan yang didistribusikan.

“Satu, makanannya tidak jadi higienis, yang kedua, kandungan gizinya akan jadi berkurang. Itu yang perlu dijaga,” ucapnya.

Sebagai upaya penekanan, pihaknya terus berkoordinasi dengan Satuan Tugas (Satgas) agar dilakukan pembinaan dan pengawasan ke tiap-tiap SPPG.

“Karena ini kan tugasnya tim, bukan tugasnya Dinas Kesehatan saja kan,” pungkasnya. (dik)

Berita Terkait

Kasus DBD Loteng Belum Naik, Dinkes Tekankan Pencegahan
Tuan Guru Bagu Tutup Usia, Nasihatnya Jadi Pegangan
Kades Kateng Penuhi Panggilan Polisi, Kasus Dugaan Pemalsuan Surat Berlanjut
Job Fair Masmirah Lombok Tengah 2026 Hadirkan 57 Perusahaan dan 1.282 Lowongan Kerja
Pemkab Loteng Adakan Cek TBC Gratis, Kadinkes: Cek Kesehatan Sebelum Sakit
Hari Jadi ke-81, Lombok Tengah Siapkan APBD 2027 untuk Pembangunan Berkelanjutan
Kirab Budaya HUT Ke-81 Lombok Tengah Semarak, Barongsai hingga Peresean Jadi Simbol Persatuan dalam Keberagaman
Menpar Buka Suara! MotoGP Mandalika Jadi Mesin Baru Pariwisata Indonesia

Berita Terkait

Minggu, 18 Oktober 2026 - 09:02

Menjadi Bagian dari Apple Developer Academy, Langkah Binusian Bandung Mengasah Potensi di Dunia Teknologi

Minggu, 18 Oktober 2026 - 08:02

Sanct Social Rilis Episode 7, Film Pendek tentang Dua Kakak Beradik di Jakarta dan Singapura pada Malam Setelah Kunjungan Keluarga Usai

Minggu, 18 Oktober 2026 - 00:02

Pasar Nikel Global Diproyeksi Tumbuh 21,39% hingga 2031, Hilirisasi Didorong Garap Produk Akhir

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 22:02

Dorong UMKM Naik Kelas, Jasa Marga Fasilitasi Lima UMKM Binaan di Trade Expo Indonesia 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 21:02

Sanct Social Buka Booth di Tar2Cup “Cerita 2026: Luminara” SMA Tarakanita 2 pada Sabtu 18 Oktober: Supaya Teman Baru dari Lapangan Tidak Hilang Setelah Acara Usai

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 18:02

5 Hal Tidak Terduga yang Terjadi ketika Sedang Liburan ke Luar Negeri

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 17:02

KAI Daop 2 Bandung Layani Lebih dari 56ribu Wisatawan Mancanegara pada Januari–Agustus 2026

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 14:02

Sebelum Jual Emas Perhiasan atau Logam Mulia, Pandai Emas Ingatkan 7 Hal yang Perlu Dicek

Berita Terbaru