Perluas Literasi AI, Telkom AI Center Malang Ajak Perempuan Ojol Manfaatkan AI Secara Produktif - Koran Mandalika

Perluas Literasi AI, Telkom AI Center Malang Ajak Perempuan Ojol Manfaatkan AI Secara Produktif

Rabu, 30 September 2026 - 00:02

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Program AI for Productivity bersama GASPOL Malang membekali lebih dari 85 peserta dengan pemahaman dan praktik pemanfaatan AI untuk kebutuhan sehari-hari.

Malang, 30 September 2026 – Perkembangan Artificial Intelligence (AI) semakin memengaruhi cara masyarakat memperoleh informasi, bekerja, berkomunikasi, dan menghasilkan karya. Di tengah perubahan tersebut, kemampuan memahami dan memanfaatkan AI secara tepat menjadi bagian penting dari literasi digital.

Sebagai upaya memperluas akses pembelajaran AI kepada masyarakat, Telkom AI Center Malang bersama Nortis AI Academy menyelenggarakan program AI for Productivity bersama komunitas Gerakan Sayang Perempuan Ojol (GASPOL) Kota Malang (27/8). Kegiatan yang berlangsung di Kantor Dinas Sosial Sulfat, Malang ini diikuti oleh lebih dari 85 peserta.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Kolaborasi dengan komunitas menjadi bagian penting untuk memperluas akses masyarakat terhadap pembelajaran AI. Melalui kegiatan seperti ini, kami dapat menghadirkan materi yang lebih dekat dengan kebutuhan peserta dan mendorong pemanfaatan AI secara praktis dalam aktivitas sehari-hari,” ujar M. Ziaelfikar Albaba, BCL (Business and Community Lead) Telkom AI Center Malang. 

Baca Juga :  Indigo Gelar Road Show Meet The Investor#2 di Yogyakarta, Buka Akses Pendanaan bagi Startup dan UMKM

Pembelajaran dipandu oleh Hari Obbie, Content Creator, yang mengajak peserta memahami bahwa AI sebenarnya telah menjadi bagian dari berbagai teknologi yang digunakan dalam kehidupan sehari-hari. Salah satu contohnya adalah Google Maps, yang menunjukkan bagaimana AI telah diterapkan untuk membantu aktivitas masyarakat jauh sebelum istilah AI semakin populer.

Peserta kemudian mendapatkan pemahaman mengenai cara mengenali perbedaan antara konten yang dihasilkan AI dan konten nyata. Selain itu, peserta diperkenalkan pada berbagai pemanfaatan AI untuk kebutuhan kreatif, mulai dari membuat poster, menghasilkan video, hingga mengolah foto.

Pada sesi praktik, peserta menggunakan Gemini untuk mengubah latar belakang foto sesuai keinginan. Peserta dapat bereksperimen dengan berbagai latar, seperti pantai, pegunungan, dan tempat wisata. Praktik ini memberikan pengalaman langsung mengenai bagaimana AI dapat dimanfaatkan untuk kebutuhan kreatif dengan proses yang sederhana dan mudah diterapkan.

Antusiasme peserta juga terlihat dalam sesi diskusi yang membahas dampak AI terhadap kehidupan dan pekerjaan. Sejumlah peserta menyampaikan kekhawatiran mengenai potensi ketergantungan terhadap AI, khususnya terhadap generasi muda, serta dampak perkembangan AI terhadap pekerja di bidang seni dan profesi kreatif.

Baca Juga :  Mahjong Makin Digemari, Hotel Ini Buka Kelas Belajar Akhir Pekan

Menanggapi hal tersebut, Hari Obbie menjelaskan bahwa setiap perkembangan teknologi membawa perubahan terhadap cara manusia bekerja. Seperti halnya peralihan dari buku tulis menuju laptop dan perangkat digital, perkembangan AI juga menuntut manusia untuk terus beradaptasi.

Dalam konteks tersebut, AI sebaiknya diposisikan sebagai asisten yang membantu meningkatkan produktivitas, bukan sebagai pengganti kemampuan manusia. Ide, kreativitas, pengambilan keputusan, serta kemampuan manusia dalam menentukan bagaimana teknologi digunakan tetap menjadi bagian penting dalam menghasilkan nilai.

Melalui kolaborasi bersama komunitas GASPOL, Telkom AI Center Malang dan Nortis AI Academy terus mendorong perluasan literasi AI melalui pembelajaran yang praktis, inklusif, dan relevan dengan kebutuhan masyarakat. Kegiatan ini diharapkan dapat membantu peserta mengenali peluang pemanfaatan AI sekaligus membangun kemampuan untuk menggunakannya secara bijak dan produktif.

Program AI for Productivity ini merupakan bagian dari AI Opportunity Funding: Asia Pacific, yang diinisiasi oleh AVPN dan didukung oleh Google.org serta Asian Development Bank (ADB).

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Telkom AI Center Aceh Mengasah Kemampuan dan Skill Data untuk Persiapan Karir di bidang Artificial Intelligence
Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN I Optimalkan Aset untuk Dukung Pangan dan Energi Nasional
Telkom AI Connect Dukung CREATHON 2026 Dorong Mahasiswa Kembangkan Solusi Digital Berbasis AI di Makassar
AI Mulai Jadi Bagian dari Workflow Bisnis, Telkom AI Center Malang Perkuat Kapabilitas Digital Pelaku Usaha
Kick-off Upstream Youth Champs 2026 di IPB University Ajak Mahasiswa Gali Potensi dan Kenali Industri Hulu Migas
Talenta Mulia Resmi Perluas Layanan Konseling Psikolog Online Berstandar E-E-A-T untuk Atasi Krisis Kesehatan Mental dan Kesejahteraan Korporat di Indonesia
Tips Mengatur Pengeluaran untuk Kebiasaan Minum Kopi
Biaya Hidup Sebulan Rp3 Juta, Masih Bisa Nabung?

Berita Terkait

Rabu, 30 September 2026 - 00:02

Telkom AI Center Aceh Mengasah Kemampuan dan Skill Data untuk Persiapan Karir di bidang Artificial Intelligence

Rabu, 30 September 2026 - 00:02

Holding Perkebunan Nusantara melalui PTPN I Optimalkan Aset untuk Dukung Pangan dan Energi Nasional

Rabu, 30 September 2026 - 00:02

Perluas Literasi AI, Telkom AI Center Malang Ajak Perempuan Ojol Manfaatkan AI Secara Produktif

Rabu, 30 September 2026 - 00:02

Telkom AI Connect Dukung CREATHON 2026 Dorong Mahasiswa Kembangkan Solusi Digital Berbasis AI di Makassar

Selasa, 29 September 2026 - 23:02

AI Mulai Jadi Bagian dari Workflow Bisnis, Telkom AI Center Malang Perkuat Kapabilitas Digital Pelaku Usaha

Selasa, 29 September 2026 - 19:02

Talenta Mulia Resmi Perluas Layanan Konseling Psikolog Online Berstandar E-E-A-T untuk Atasi Krisis Kesehatan Mental dan Kesejahteraan Korporat di Indonesia

Selasa, 29 September 2026 - 18:02

Tips Mengatur Pengeluaran untuk Kebiasaan Minum Kopi

Selasa, 29 September 2026 - 18:02

Biaya Hidup Sebulan Rp3 Juta, Masih Bisa Nabung?

Berita Terbaru