Produk Bebas Asap Berbasis Sains dan Teknologi: Kunci Sampoerna-PMI Hadirkan Produk Alternatif yang Lebih Baik - Koran Mandalika

Produk Bebas Asap Berbasis Sains dan Teknologi: Kunci Sampoerna-PMI Hadirkan Produk Alternatif yang Lebih Baik

Senin, 7 Juli 2025 - 22:05

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Inovasi dalam sains dan teknologi telah memainkan peran krusial dalam mendukung visi Philip Morris International (PMI), induk perusahaan PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna), untuk menyediakan pilihan produk bebas asap untuk para pengguna nikotin yang memutuskan untuk tetap menggunakan produk tembakau.

Jakarta, 2 Juli 2025 – Inovasi dalam
sains dan teknologi telah memainkan peran krusial dalam mendukung visi Philip
Morris International (PMI), induk perusahaan PT HM Sampoerna Tbk. (Sampoerna),
untuk menyediakan pilihan produk bebas asap untuk para pengguna nikotin yang
memutuskan untuk tetap menggunakan produk tembakau.

Director Scientific Engagement PMI Tomoka Iida,
mengatakan bahwa kehadiran ragam produk bebas asap yang berlandaskan konsep
pengurangan risiko (harm reduction) dapat memberikan kontribusi signifikan
terhadap peningkatan kualitas kesehatan publik.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Jepang dan Swedia menjadi contoh nyata bagaimana
inovasi produk bebas asap berkontribusi positif dalam menurunkan prevalensi
merokok.  Di Jepang, prevalensi merokok
pada usia 20 tahun ke atas turun dari 20,1% (2011) menjadi 9,4% (2023).

Di Swedia, kontribusi pemanfaatan kantong
nikotin, yang diperkenalkan pada 1973, sebagai alternatif untuk beralih dari
merokok juga berkorelasi dengan perbaikan kualitas kesehatan publik. Swedia
mencatatkan kasus kanker paru-paru (lung cancer incident) pada pria sekitar 17
kasus per 100.000 populasi. Angka tersebut jauh lebih rendah jika dibandingkan
dengan rata-rata negara Uni Eropa yang berada di kisaran 42 kasus.

Baca Juga :  Kelompok Pasien Mendorong Akses yang Berkeadilan untuk Obat HIV Lenacapavir

“Ini adalah inti dari pengurangan bahaya
tembakau. Ketika Anda memiliki produk yang terbukti secara ilmiah lebih baik
daripada rokok, dan para perokok dewasa memiliki akses untuk beralih, Anda
benar-benar akan melihat dampaknya pada tingkat populasi,” kata Tomoko pada
Technovation 2025 di Jakarta, Rabu (2/7/2025).

Technovation 2025 menjadi platform strategis bagi
Sampoerna untuk berdiskusi dan berbagi wawasan mengenai sains dan teknologi di
balik pengembangan produk bebas asap.

Sementara itu, Marketing Director Sampoerna Andre
Dahan, mengatakan bahwa produk bebas asap yang dihadirkan Sampoerna sangat
beragam. Untuk kategori produk tembakau yang dipanaskan, Sampoerna menghadirkan
IQOS Iluma i dan BONDS by IQOS. Kedua produk bebas asap ini, masing-masing,
memiliki varian TEREA Clove dan Blends by A, yang menggunakan cengkih asli
Indonesia, dan merupakan yang pertama di dunia. Produk ini telah tersedia di 20
kota besar di Indonesia.

Untuk kategori vape, Sampoerna memiliki VEEV ONE
dan VEEV NOW. Keduanya dikembangkan melalui pengujian ketat untuk menjawab
kebutuhan konsumen dewasa yang ingin mencari alternatif yang lebih baik.
Kemudian untuk portofolio kantong nikotin, Sampoerna mempunyai ZYN yang
digunakan secara oral. Saat ini, ZYN tersedia secara eksklusif di Jakarta dan
Bali sebagai bagian dari strategi pengenalan bertahap dan riset pasar.

Baca Juga :  Mahasiswa BINUS UNIVERSITY Tembus Tokyo Game Show 2025 dengan Game “Luminote Mio”

“Kami percaya bahwa inovasi yang dihadirkan
Sampoerna dapat menjawab kebutuhan konsumen nikotin dewasa yang mencari
alternatif bebas asap yang lebih baik. Kami pun optimistis keberadaan produk
bebas asap ini akan menjadi bagian penting dalam menciptakan perbaikan kualitas
kesehatan publik di Indonesia,” tutup Andre.

Andre menambahkan, produk bebas asap Sampoerna
memiliki kualitas kelas dunia, didukung oleh fasilitas produk bebas asap dan
Advanced Laboratorium yang berlokasi di Karawang, Jawa Barat, dengan investasi
senilai USD 330 juta.

Head of Quality Sampoerna Nikolas Widhi
Ananggadipa, mengatakan, Advanced Lab, yang pertama di Asia, dan kedua di
dunia, telah terakreditasi ISO 17025, sebuah pengakuan global atas kompetensi
teknis dan sistem manajemen mutu yang ketat serta didukung sekitar 200 tenaga
ahli Indonesia berkualifikasi tinggi, termasuk para saintis, yang berdedikasi
pada penelitian mutakhir dan pengembangan produk bebas asap.

Niko mengatakan, Advance Lab mampu memproses
ribuan sampel produk bebas asap, baik untuk pasar Indonesia maupun Asia
Pasifik. “Pengujian ini sangat krusial untuk memastikan bahwa produk-produk
kami, baik untuk kepentingan domestik maupun untuk diekspor ke berbagai negara
di Asia Pasifik, memenuhi standar global tertinggi bagi konsumen nikotin
dewasa,” ujarnya.

Berita Terkait

Pandai Gadai: Hadirkan Extra Pinjaman hingga Rp100.000 untuk Gadai Elektronik
Mengapa Limit Pinjaman yang Kamu Dapat Bisa Berbeda? Ini Penjelasannya
Dulu Diajarkan Menabung, Kini Saatnya Belajar Membuat Uang Bertumbuh
Inspiraya Goes to Campus Gunadarma, Bank Raya Ajak Mahasiswa Cerdas Kelola Cash Flow dan Mulai Berinvestasi Sejak Dini
Drone as First Responder: Cara Baru Merespons Keadaan Darurat Hadir di Indonesia
“DNA” Presiden Menandai Bangkitnya Diplomasi Peradaban
7 Ide Usaha Kreatif untuk Pemula yang Ingin Memulai Usaha
SUCOFINDO – HCETS PERKUAT SINERGI BILATERAL DORONG SOLUSI WASTE TO ENERGY YANG BERKELANJUTAN

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 01:02

Pandai Gadai: Hadirkan Extra Pinjaman hingga Rp100.000 untuk Gadai Elektronik

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:02

Mengapa Limit Pinjaman yang Kamu Dapat Bisa Berbeda? Ini Penjelasannya

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:36

Dulu Diajarkan Menabung, Kini Saatnya Belajar Membuat Uang Bertumbuh

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:02

Inspiraya Goes to Campus Gunadarma, Bank Raya Ajak Mahasiswa Cerdas Kelola Cash Flow dan Mulai Berinvestasi Sejak Dini

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:01

“DNA” Presiden Menandai Bangkitnya Diplomasi Peradaban

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:02

7 Ide Usaha Kreatif untuk Pemula yang Ingin Memulai Usaha

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:02

SUCOFINDO – HCETS PERKUAT SINERGI BILATERAL DORONG SOLUSI WASTE TO ENERGY YANG BERKELANJUTAN

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:02

BINUS @Malang Perkuat Kolaborasi dengan Orang Tua melalui Parents Day BINUSIAN B2030

Berita Terbaru

NTB Terkini

Diduga Cemari Laut, DLHK NTB Periksa Tambak Udang di KLU

Selasa, 18 Agu 2026 - 19:52