Koran Mandalika, Mataram – Pemerintah Provinsi Nusa Tenggara Barat (NTB), menargetkan angka kemiskinan ekstrem 0% di 2029. Target tersebut didukung oleh Program Desa Berdaya yang digagas Gubernur NTB, Lalu Muhammad Iqbal.
Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa, Kependudukan dan Pencatatan Sipil (DPMPD Dukcapil) NTB, Lalu Hamdi mengatakan Program Desa Berdaya ini memiliki tiga pilar, salah satunya ialah pengentasan kemiskinan.
“Kuncinya adalah melalui pengembangan pertanian dengan semua sub sistemnya, yang kedua adalah melalui pariwisata mendunia. Jadi, dengan semua gerbongnya tentu di bawahnya semua mengarah ke sana,” kata Hamdi, Selasa (12/8).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Dia melanjutkan, untuk menjangkau angka tersebut, Pemprov NTB harus memilik target per-tahun.
“Tapi tentunya kan secara setiap tahunnya itu kita akan ambil berapa (desa) gitu. Jadi, suatu desa itu kita berharap nanti untuk bisa keluar kalau sudah di intervensi untuk keluar dari kemiskinan itu dalam jangka waktu dua tahun,” lanjut Hamdi.
Hamdi juga merespons keraguan dari DPRD NTB terhadap target 0% tersebut.
“Ya kalau ragu boleh saja. Tapi kan kita juga punya perhitungan,” ucapnya menanggapi.
Namun, dia kembali menegaskan angka 0% tersebut sudah menjadi target dan harus dituntaskan di 2029.
“Ya 106 desa miskin ekstrem memang cukup banyak, dan itu menjadi target kita untuk dituntaskan sampai dengan 2029 sudah tidak ada lagi,” tegasnya. (dik)












