PTPP Menerapkan Inovasi Pengaspalan Kualitas Tinggi Dalam Proyek Overlay Runway Selatan Bandara Soekarno-Hatta - Koran Mandalika

PTPP Menerapkan Inovasi Pengaspalan Kualitas Tinggi Dalam Proyek Overlay Runway Selatan Bandara Soekarno-Hatta

Selasa, 27 Mei 2025 - 13:18

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 26 Mei 2025 – PT PP (Persero) Tbk (PTPP) sebagai kontraktor pelaksana proyek Overlay Runway Selatan Bandara Internasional Soekarno-Hatta, memastikan kesiapan dan kualitas tinggi dari pekerjaan yang tengah berjalan. Proyek yang memiliki nilai kontrak sebesar Rp519,2 miliar dengan progres fisik telah mencapai 83,98% hingga saat ini menerapkan inovasi pengaspalan kualitas tinggi dengan waktu kerja yang terbatas ditengah kesibukan kegiatan operasional bandara Soekarno-Hatta yang dinobatkan sebagai bandara tersibuk di Indonesia.

Proyek ini bertujuan untuk meningkatkan daya dukung fasilitas pergerakan sisi udara selatan yang melayani lebih dari 900 penerbangan setiap harinya. Dalam pelaksanaannya, PTPP menerapkan inovasi teknologi Multi Machine Global Positioning System (MMGPS) untuk menjamin ketepatan dan kerataan permukaan runway sesuai desain, khususnya pada lapisan pertama.

Peninjauan progress dan kualitas pekerjaan proyek juga dilakukan oleh Komisaris dan Direksi PTPP saat kunjungannya pada hari Kamis lalu (22/05). Pada kunjungan ini, Komisaris Utama PTPP Dhony Rahajoe beserta jajaran komisaris, serta Direktur Utama PTPP Novel Arsyad beserta jajaran direksi terjun langsung ke lapangan untuk memastikan pengerjaan proyek Runway Selatan Bandara Soekarno-Hatta ini sesuai dengan kualitas, zero accident, dan dapat selesai tepat waktu.

“Pekerjaan pengaspalan ini sangat menantang karena harus dilakukan di malam hari, mulai pukul 22.00 hingga 06.00 atau disebut critical 8 hours karena jika tidak selesai tepat waktu, maka seluruh jadwal maskapai penerbangan atau kegiatan operasional bandara Soekarno-Hatta Jakarta akan terganggu. Tantangan cuaca seperti hujan turut kami hadapi, namun PTPP tetap berkomitmen menjaga kualitas dan ketepatan waktu pelaksanaan,” ujar Corporate Secretary Joko Raharjo. Tantangan lain tentunya spesifikasi aspal yang tinggi untuk runway bandara. “Kualitas dari aspal untuk runway bandara spesifikasinya juga sangat tinggi yang dimana spesifikasinya berbeda dengan jalan tol ataupun jalan nasional biasa. Untuk memastikan kualitas aspal dengan material yang memiliki spesifikasi tinggi, pihak proyek mengelola sendiri materialnya untuk mendapatkan aspal yang memiliki kualitas tinggi dan waktu produksi lebih cepat,” ucap Joko.

Baca Juga :  Pola Candlestick Populer untuk Trading Emas (XAU/USD)

Dengan masa pelaksanaan selama 730 hari kalender hingga Agustus 2025, proyek ini merupakan bagian dari komitmen PTPP dalam mendukung infrastruktur transportasi nasional dan menjaga standar keselamatan penerbangan menjelang periode puncak pergerakan penumpang. Optimisme PTPP dalam penyelesaian proyek ini didukung dengan pengalaman sebelumnya dari proyek bandara yang sudah berhasil digarap dan telah beroperasi saat ini seperti Proyek Runway Soetta Terminal 3 seksi 1, Proyek Bandara dan Runway NYIA Kulonprogo, Proyek Runway Bandara Sepinggan, dan lainnya.

Sebagai perusahaan konstruksi BUMN yang telah berdiri sejak 1953, PTPP memiliki rekam jejak kuat dalam pembangunan proyek strategis nasional, termasuk pelabuhan, pembangkit listrik, bandara, bendungan, dan gedung ramah lingkungan. PTPP juga terus mendorong transformasi digital dan adopsi teknologi terkini untuk meningkatkan efisiensi dan akurasi di lapangan.

ImageImage

Berita Terkait

Fortifikasi Beras Massal Jadi Solusi Atasi Krisis Kelaparan Tersembunyi
BRI Branch Office Otista dan BRINS Serahkan Simbolis Klaim Asuransi kepada Nasabah Terdampak Kebakaran
BRI Branch Office Tanah Abang Gelar Simulasi Business Continuity Management untuk Perkuat Kesiapan Menghadapi Situasi Darurat
Sepuluh Hari Beroperasi dengan Rangkaian Baru, KA Cikuray Catat Okupansi Lebih dari 138 Persen
BRI Region 6 Tingkatkan Literasi Digital melalui Program Pendidikan Crypto bagi Pekerja
Leaders as Coaches: Membangun Pemimpin Inspiratif untuk Mendorong Kinerja Berkelanjutan di BRI Regional 6
5 Kebiasaan Belanja yang Kini Berubah Berkat QRIS
AI Connect Makassar dan Kodeka Labs Gelar Workshop Intelligent Workflow Orchestration with n8n

Berita Terkait

Rabu, 24 Juni 2026 - 21:00

Fortifikasi Beras Massal Jadi Solusi Atasi Krisis Kelaparan Tersembunyi

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:00

BRI Branch Office Otista dan BRINS Serahkan Simbolis Klaim Asuransi kepada Nasabah Terdampak Kebakaran

Rabu, 24 Juni 2026 - 20:00

BRI Branch Office Tanah Abang Gelar Simulasi Business Continuity Management untuk Perkuat Kesiapan Menghadapi Situasi Darurat

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:00

Sepuluh Hari Beroperasi dengan Rangkaian Baru, KA Cikuray Catat Okupansi Lebih dari 138 Persen

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:00

Leaders as Coaches: Membangun Pemimpin Inspiratif untuk Mendorong Kinerja Berkelanjutan di BRI Regional 6

Rabu, 24 Juni 2026 - 19:00

5 Kebiasaan Belanja yang Kini Berubah Berkat QRIS

Rabu, 24 Juni 2026 - 18:00

AI Connect Makassar dan Kodeka Labs Gelar Workshop Intelligent Workflow Orchestration with n8n

Rabu, 24 Juni 2026 - 17:00

Grup MIND ID Reklamasi 8.000 Hektare Lahan dan Rehabilitasi DAS 37.700 Hektare, Perbaiki Kualitas Keanekaragaman Hayati

Berita Terbaru