Putra Indonesia Pimpin Global Landscapes Forum, Platform Bentang Alam Terbesar di Dunia - Koran Mandalika

Putra Indonesia Pimpin Global Landscapes Forum, Platform Bentang Alam Terbesar di Dunia

Minggu, 21 September 2025 - 14:38

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Global Landscapes Forum (GLF) menunjuk Kamal Prawiranegara sebagai Direktur baru. Berbasis di Sekretariat GLF di Bonn, Jerman, ia akan memastikan keberlanjutan Forum yang berupaya menciptakan bentang alam yang produktif, menguntungkan, adil, dan tangguh, dengan memadukan ilmu pengetahuan dan kearifan lokal serta menghubungkan komunitas dan para ahli di seluruh dunia.

Prawiranegara, kini berusia 44 tahun, memiliki pengalaman lebih dari dua dekade dalam kolaborasi multilateral dan sebelumnya menjabat sebagai Wakil Direktur GLF. Sebagai direktur pertama GLF yang berasal dari Indonesia, ia akan melanjutkan penguatan komunitas global Forum yang kini telah menjangkau lebih dari 4 miliar orang di 175 negara, untuk menciptakan dampak nyata dalam menghadapi krisis lingkungan dan sosial yang saling terkait satu sama lain.

“Ini adalah momen keberlanjutan sekaligus pertumbuhan bagi Global Landscapes Forum. Kami menegaskan kembali misi untuk mendukung komunitas, bukan dari atas ke bawah, melainkan dari akar rumput, saat mereka menghadapi tantangan global baru. Dengan basis pengetahuan dari CIFOR-ICRAF serta dukungan dan energi dari 35 Charter Members, kami terus memperluas solusi lokal dan menghubungkan aksi lintas wilayah dan realitas. Dari pemimpin adat di Kalimantan hingga ilmuwan muda di Argentina dan para pelaku restorasi di Kamerun, kami melihat solusi iklim dan pembangunan paling efektif lahir dari tempat-tempat di mana masyarakat telah lama menjadi penjaga bentang alam mereka. Ketika para pahlawan lokal terhubung dengan pembuat kebijakan, pendana, ilmuwan, dan penggerak perubahan, kita bisa mentransformasi bentang alam dan membentuk masa depan yang lebih adil dan berkelanjutan  bagi semua – dan dunia sangat membutuhkannya saat ini.” – Kamal Prawiranegara, Direktur GLF

Mantan Direktur sekaligus salah satu Pendiri GLF, John Colmey, kini menjabat sebagai Penasihat Strategis Senior. Ia juga tetap melanjutkan perannya sebagai Direktur Senior di Center for International Forestry Research and World Agroforestry (CIFOR-ICRAF).

“Krisis yang saling berkaitan saat ini, konflik, iklim yang tidak stabil, runtuhnya keanekaragaman hayati, dan kesenjangan yang makin melebar, menuntut kita untuk merespons lebih. Kamal punya pengalaman dan keahlian untuk membawa misi GLF ke depan, dan saya akan mendukungnya penuh di peran baru ini. Saya benar-benar tak bisa memikirkan orang yang lebih tepat untuk memimpin kita melewati dekade paling krusial ini.” – John Colmey, Penasihat Strategis Senior GLF dan mantan Direktur

Di bawah kepemimpinan baru, GLF akan terus menekankan pentingnya kolaborasi Selatan– Selatan dan Utara–Selatan, serta memperluas jaringan global para penjaga bentang alam dengan meningkatkan dukungan untuk proyek-proyek yang dipimpin oleh kaum muda, perempuan, dan komunitas dalam isu iklim, kesetaraan gender, serta ketahanan dan kedaulatan pangan di kawasan Global South.

“Saya sangat senang dengan penunjukan Kamal pada peran penting ini, di momen bersejarah yang krusial. Global Landscapes Forum, yang turut didirikan CIFOR-ICRAF, adalah inisiatif unggulan yang terus berkembang dalam jangkauan dan momentum. Sebagai rekan lama sekaligus orang Indonesia dari salah satu dari tiga cekungan besar hutan dunia, ia membawa pemahaman unik dan mendalam tentang tantangan sekaligus peluang yang dihadapi ekosistem vital ini. Kepemimpinannya akan sangat penting dalam memajukan misi GLF sekaligus visi CIFOR-ICRAF untuk bentang alam berkelanjutan di seluruh dunia.” – Éliane Ubalijoro, CEO CIFOR-ICRAF dan Direktur Jenderal ICRAF

Baca Juga :  Peluang Saham Batu Bara Pada 2026 di Tengah Tekanan Permintaan Hingga Kebijakan Pemerintah

Dalam delegasi CIFOR-ICRAF, baik Prawiranegara maupun Colmey akan hadir di Belém, Brasil, untuk COP30. Mereka akan memimpin GLF Climate 2025 dan Simposium GLF Investment Case ke-8. Dua acara hybrid ini akan mempertemukan para ahli, praktisi, dan pemimpin komunitas untuk menyerukan aksi nyata dan bermakna bagi keadilan iklim dan pendanaan di luar ruang negosiasi.

“Transisi kepemimpinan ini membuka jalan bagi peluang-peluang baru yang menarik, dengan menyambut visi segar Kamal Prawiranegara dan panduan strategis yang sangat berharga dari John Colmey. Ini akan memastikan pertumbuhan dan inovasi komunitas GLF melalui perpaduan ide-ide baru dan kebijaksanaan dari yang telah berpengalaman.” – Emmanuela Dewi Shinta, Ketua Ranu Welum Foundation, organisasi penggerak GLFx Kalimantan

“Saya sangat gembira mendengar kabar bahwa Kamal kini menjadi Direktur Global Landscapes Forum. Bersama, John dan Kamal telah membangun tim impian multikultural yang memicu gerakan global untuk bentang alam berkelanjutan dan inklusif – dengan sains dan pengetahuan lokal sebagai inti. Menjadi bagian dari perjalanan GLF selama 12 tahun terakhir sungguh luar  biasa. Tak sabar menantikan babak berikutnya!” – Amy Duchelle, Senior Forestry Officer, Forests and Climate Team Leader, FAO

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

AIIP Luncurkan Whitepaper “Accelerating AI Adoption in Indonesia: Mendorong Kolaborasi Ekosistem untuk Percepatan Adopsi AI Nasional”
Perkuat Ekosistem Industri Terintegrasi, Krakatau Steel Group Resmikan The Level dan Sejumlah Proyek Strategis
KAI Daop 4 Semarang dan DJKA Kemenhub Perkuat Keselamatan melalui Inspeksi Bersama
Bitcoin Terkoreksi ke US$81.000, Volume Trading XAUT di Bittime Naik 8%
Sambut Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Ajak Masyarakat Rencanakan Perjalanan Lebih Awal dan Bagikan Tips “War” Tiket
Tingkatkan Kualitas Layanan, Kunjungan Pasien di Klinik Mediska KAI Daop 9 Jember Tembus 21 Ribu Orang pada 2025
Maksimalkan ROI Acara Korporat, Lokasoka Hadirkan Solusi Seminar Kit Terintegrasi untuk Tren MICE 2026
Terus Bertumbuh! Kinerja Angkutan Barang KAI Daop 6 Naik 23% pada 2025

Berita Terkait

Kamis, 5 Februari 2026 - 00:48

AIIP Luncurkan Whitepaper “Accelerating AI Adoption in Indonesia: Mendorong Kolaborasi Ekosistem untuk Percepatan Adopsi AI Nasional”

Rabu, 4 Februari 2026 - 20:53

Perkuat Ekosistem Industri Terintegrasi, Krakatau Steel Group Resmikan The Level dan Sejumlah Proyek Strategis

Rabu, 4 Februari 2026 - 19:08

Bitcoin Terkoreksi ke US$81.000, Volume Trading XAUT di Bittime Naik 8%

Rabu, 4 Februari 2026 - 17:16

Sambut Lebaran 2026, KAI Daop 7 Madiun Ajak Masyarakat Rencanakan Perjalanan Lebih Awal dan Bagikan Tips “War” Tiket

Rabu, 4 Februari 2026 - 14:01

Tingkatkan Kualitas Layanan, Kunjungan Pasien di Klinik Mediska KAI Daop 9 Jember Tembus 21 Ribu Orang pada 2025

Rabu, 4 Februari 2026 - 00:24

Maksimalkan ROI Acara Korporat, Lokasoka Hadirkan Solusi Seminar Kit Terintegrasi untuk Tren MICE 2026

Selasa, 3 Februari 2026 - 23:18

Terus Bertumbuh! Kinerja Angkutan Barang KAI Daop 6 Naik 23% pada 2025

Selasa, 3 Februari 2026 - 20:36

Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Sinergi Lintas Sektor untuk Akselerasi CPCL 2026

Berita Terbaru