Resmi Berkolaborasi, Bittime Gandeng Sekuya Wujudkan Revolusi GameFi Indonesia - Koran Mandalika

Resmi Berkolaborasi, Bittime Gandeng Sekuya Wujudkan Revolusi GameFi Indonesia

Selasa, 5 Agustus 2025 - 22:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 5 Agustus 2025 – Dalam beberapa tahun terakhir, industri gaming telah mengalami pergeseran signifikan dengan munculnya GameFi, sebuah perpaduan antara gaming dan Decentralized Finance atau DeFi. Memungkinkan para pemain tidak hanya menikmati permainan, tapi juga menawarkan aset digital in-game assets yang bernilai ekonomis di dunia nyata.

Kehadiran GameFi tidak hanya menjadi terobosan baru dunia game tapi juga transformasi digital. Di mana, industri game yang menawarkan pengalaman bermain dan interaksi, kini dapat menjadi wadah untuk menjelajahi pasar keuangan digital.

Selaras dengan hal tersebut, perkembangan GameFi menunjukkan pertumbuhan yang signifikan dengan munculnya berbagai proyek GameFI berbasis teknologi blockchain, termasuk di Indonesia.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Hadirnya berbagai terobosan dan inovasi lokal yang menarik perhatian global juga menjadi daya tarik tersendiri, salah satunya dari Sekuya, sebuah proyek berbasis komunitas yang membawa Intellectual Property (IP) lokal Indonesia ke kancah global. 

Membawakan contoh nyata bagaimana inovasi dapat tumbuh di tengah ekosistem GameFi yang sedang pulih. Sekuya bergerak bersama komunitasnya yang solid dan inklusif. Apalagi, selain fokus di dunia gaming, Sekuya juga memperluas jangkauannya ke sektor lain seperti balap digital melalui Sekuya Evos Racing dan media hiburan lainnya.

Baca Juga :  Potensi Harga Bitcoin: Akankah Tembus Rp1,9 Miliar di Juni 2025?

Dengan ekosistem yang terintegrasi, dukungan komunitas yang kuat, dan ekspansi ke berbagai industri hiburan, Sekuya memiliki potensi besar untuk menjadi pelopor IP lokal di dunia metaverse dan GameFi. 

Tentu para investor dan pengguna tetap perlu memperhatikan volatilitas pasar dan risiko yang ada, tetapi dengan pemulihan sektor GameFi dan penggabungan komunitas blockchain global, Sekuya memiliki peluang besar untuk terus tumbuh sebagai salah satu proyek unggulan dari Asia Tenggara.

Melihat hal ini, Bittime, platform crypto exchange resmi dan teregulasi di Indonesia, memandang fenomena ini sebagai momentum untuk menghadirkan token baru pada aplikasinya, yakni Sekuya (SKYA) dengan trading pairs SKYA/IDR pada 30 Juli 2025 lalu.

<img style="width: 100%;" src="https://imagedelivery.net/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ/a4b5c50b-08e6-406c-49c4-5f73eb574a00/public" alt="Source: Bittime-Sekuya Cashback Campaign.” />

Baca Juga :  Emas Rebound Setelah Koreksi Tajam, Pasar Uji Arah di Tengah Tekanan Suku Bunga

Sebelumnya, Bittime bersama Palapa, token platform nya telah berhasil menghadirkan GameFi berbasis telegram pertama di Indonesia, pada 2024, yakni Palapa TapTap Hero. Langkah ini kemudian dilanjutkan sebagai wujud komitmennya dalam mengenalkan teknologi blockchain dan industri Web3 pada masyarakat Indonesia, secara masif.

Bittime percaya dengan memberikan akses dan keterbukaan bagi publik terhadap ketersediaan proyek berbasis blockchain, masyarakat dapat lebih memahami industri Web3 dan aset digital itu sendiri.

Namun, tentu perlu dipahami bahwa sama halnya dengan setiap investasi lain, memilih aset kripto yang akan diinvestasikan, sebaiknya berdasarkan literasi dan pemahaman yang memadai bukan euforia pasar.

Seperti diketahui, investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Hal tersebut termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna.

Karena itu sangat penting untuk terus mencari informasi, melakukan riset, diskusi dengan komunitas-komunitas terpercaya sebelumnya memutuskan untuk berinvestasi pada aset kripto.

Berita Terkait

Krakatau International Port Pastikan Kesiapan Rantai Pasok Baja Dukung Program Hilirisasi Krakatau Steel Group
PEKAN HALAL INDONESIA 2026 INTEGRASIKAN INDUSTRI HALAL DAN PENDIDIKAN GLOBAL DALAM SATU PLATFORM STRATEGIS
Keunggulan Kampus S1 International Program dalam Karir BUMN: Validitas Ijazah dan Regulasi 2026
Edutrain LRT Jabodebek, Cara KAI Kenalkan Transportasi Publik kepada Anak Sejak Dini
Penyebab Telat Bayar Listrik dan Dampaknya ke Aktivitas Sehari-hari
Sambut Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus, KAI Daop 1 Jakarta Tambah Sembilan Perjalanan Kereta Api Jarak Jauh
Mathmaji, aplikasi pembelajaran matematika global bergaya Jepang, meraih respons positif di Mid Term Fair Indonesia
OJK Nilai Pelemahan Kripto Masih Wajar, Tokocrypto Soroti Peluang Bangkit

Berita Terkait

Senin, 11 Mei 2026 - 18:52

Pemprov NTB Bidik Tiga Besar Nasional Keterbukaan Informasi Publik 2026

Senin, 11 Mei 2026 - 18:47

Gubernur Iqbal Dukung Setiap Program Baik dari PMI NTB

Senin, 11 Mei 2026 - 16:59

Ruas Jalan Lenangguar–Lunyuk Ditargetkan Rampung Akhir Mei, Gubernur Iqbal: Jangan Sampai Lewat

Senin, 11 Mei 2026 - 16:30

Mi6 Dorong Figur Selatan Rebut Kursi Loteng Satu, Didu: Bukan Lagi Pelengkap Komposisi Politik

Kamis, 7 Mei 2026 - 21:19

Pemprov NTB Tetapkan Teluk Saleh Jadi Kawasan Konservasi, Pastikan Perlindungan Terhadap Hiu Paus

Kamis, 7 Mei 2026 - 15:09

Viral Pengakuan PMI Jadi Korban TPPO di Arab, Disnakertrans Belum Pastikan Ada Warga NTB

Rabu, 6 Mei 2026 - 18:27

Medsos Dibatasi, Masa Depan Dijaga: NTB Dukung Kebijakan Komdigi

Selasa, 5 Mei 2026 - 16:20

PWI NTB Soroti Penggunaan AI dalam Produk Jurnalistik

Berita Terbaru

NTB Terkini

Gubernur Iqbal Dukung Setiap Program Baik dari PMI NTB

Senin, 11 Mei 2026 - 18:47