Rumor De-Eskalasi Tarif AS-China Pacu Pasar Kripto Tembus Valuasi $3 Triliun! - Koran Mandalika

Rumor De-Eskalasi Tarif AS-China Pacu Pasar Kripto Tembus Valuasi $3 Triliun!

Kamis, 24 April 2025 - 18:29

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Scott Bessent, yang disebut-sebut sebagai calon kuat Menteri Keuangan Amerika Serikat apabila Donald Trump kembali menjabat sebagai presiden, menyampaikan pandangannya mengenai arah kebijakan ekonomi dan dampaknya terhadap pasar global. Dalam sebuah pernyataan pada 21 April 2025, Bessent memberikan peringatan bahwa tarif perdagangan yang diberlakukan Amerika terhadap China berpotensi menimbulkan tekanan inflasi tambahan. Ia menilai bahwa kebijakan semacam ini tidak hanya akan mengerek harga barang di dalam negeri, tetapi juga menciptakan ketidakpastian di pasar global, yang pada akhirnya bisa membebani pertumbuhan ekonomi dunia.

Meskipun bersikap waspada terhadap dampak negatif kebijakan tarif terhadap ekonomi makro, Bessent justru menunjukkan optimisme yang tinggi terhadap aset digital, khususnya Bitcoin. Ia mengungkapkan keyakinannya bahwa Bitcoin akan terus mendapatkan perhatian investor sebagai alternatif lindung nilai di tengah ketidakpastian ekonomi. Menurut laporan dari BeInCrypto, Bessent bahkan memperkirakan bahwa harga Bitcoin berpotensi melonjak hingga mencapai USD $100.000 sebelum tahun 2025 berakhir.

Pernyataan ini mencerminkan pandangan yang semakin populer di kalangan investor dan pengambil kebijakan yang mulai melihat aset kripto sebagai bagian dari strategi diversifikasi portofolio. Dalam situasi global yang penuh tekanan baik akibat ketegangan geopolitik, inflasi, maupun kebijakan moneter yang agresif Bitcoin dinilai memiliki potensi untuk menjadi “safe haven” digital layaknya emas di era sebelumnya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dengan latar belakangnya sebagai mantan manajer investasi yang sukses dan pengaruhnya di lingkaran ekonomi Trump, pernyataan Bessent menjadi sorotan penting bagi pelaku pasar. Baik pelaku industri keuangan tradisional maupun investor kripto akan mencermati arah kebijakan ekonomi yang mungkin dibawa oleh pemerintahan Trump jika terpilih kembali, serta dampaknya terhadap pergerakan pasar global dan tren harga aset digital.

Baca Juga :  Semua Jenis Spareparts Gearbox Lengkap untuk Kebutuhan Anda

Scott Bessent, juga turut menyampaikan pandangannya mengenai dinamika pasar aset digital di tengah ketegangan geopolitik yang sedang berlangsung. Ia menyoroti bagaimana ketidakpastian ekonomi global, terutama yang dipicu oleh memanasnya hubungan dagang antara Amerika Serikat dan China, justru menjadi faktor pendukung utama bagi penguatan nilai Bitcoin dalam beberapa waktu terakhir.

Menurut Bessent, situasi ekonomi yang tidak menentu telah mendorong banyak investor untuk mencari alternatif yang lebih aman dan tidak terlalu terpengaruh oleh kebijakan moneter atau fiskal suatu negara. Dalam konteks ini, Bitcoin dianggap semakin relevan sebagai aset pelindung nilai, mirip dengan peran emas dalam ekonomi konvensional. Kelebihannya sebagai aset digital yang terdesentralisasi menjadikannya menarik di tengah kekhawatiran inflasi dan gejolak kebijakan perdagangan.

Selain itu, ia menekankan bahwa momentum bullish yang saat ini dialami Bitcoin bukan semata-mata disebabkan oleh spekulasi ritel, tetapi juga didorong oleh peningkatan minat dari institusi keuangan besar. Banyak lembaga kini mulai menempatkan Bitcoin dalam portofolio investasi mereka, baik sebagai aset lindung nilai maupun sebagai bagian dari strategi diversifikasi aset digital. Peningkatan adopsi institusional ini memperkuat fundamental Bitcoin dan menciptakan permintaan yang lebih stabil dan berjangka panjang.

Baca Juga :  Belanja di Toko Offline Pakai Akulaku Paylater? Jangan Lewatkan Tips Penting Ini!

Bessent percaya bahwa kombinasi antara ketidakpastian makro ekonomi, lonjakan adopsi institusional, dan posisi Bitcoin sebagai alat lindung nilai inflasi akan terus mengangkat harga aset tersebut. Dalam pandangannya, Bitcoin bukan lagi sekadar instrumen spekulatif, melainkan sudah berkembang menjadi bagian penting dari lanskap keuangan global yang baru. Perkembangan ini, menurutnya, menandakan perubahan besar dalam cara dunia memandang aset digital di tengah perubahan zaman.

Pergerakan harga Bitcoin dan Aset kripto lainnya, Saham Amerika Serikat, dan Emas Digital saat ini bisa kamu cek di aplikasi Nanovest. Jika kamu tertarik untuk mulai berinvestasi di Aset Kripto, Nanovest dapat menjadi pilihan kamu untuk mulai berinvestasi dan eksplor koin kripto lainnya, sebuah aplikasi investasi saham & kripto yang terpercaya dan aman yang dapat menjadi pilihan terbaik bagi para investor di Indonesia. Bagi para investor yang baru ingin memulai berinvestasi tidak perlu khawatir karena aset yang kamu miliki akan terjamin oleh perlindungan asuransi Sinar Mas sehingga terlindungi dari risiko cybercrime. Dan Nanovest juga telah terdaftar dan diawasi oleh BAPPEBTI, sehingga aman untuk digunakan. Bagi para penggiat investasi yang ingin menggunakan Nanovest, aplikasi ini sudah tersedia di Play Store maupun App Store Anda.

Berita Terkait

KAI Daop 9 Jember Sediakan Takjil dan Buka Puasa Gratis Bagi Penumpang serta Masyarakat
PTP Nonpetikemas Cabang Banten Tangani Ekspor Perdana Wind Mill Tower Tujuan Kanada
Antisipasi Lonjakan Mobilitas Periode Libur Idulfitri 1447H/2026, JTT Perkuat Kesiapan Layanan di Ruas Semarang Seksi A,B,C
Perkuat Sinergi dengan PT Taman Wisata Candi, KAI Services Bahas Kolaborasi Operasional
Believe Fitness Luncurkan ‘Signature Classes’ dengan Protokol Performa Global
Program CSR Dupoin Sasar Akses Air Bersih bagi Warga Terdampak Banjir dan Longsor di Aceh Tamiang
Besi UNP untuk Gudang: Salah Ukuran Bisa Berisiko Besar
Kuasai Bidang Manufaktur dan Otomotif Melalui Program Studi Teknik Mesin

Berita Terkait

Rabu, 4 Maret 2026 - 20:57

‎NTB di Posisi 12 Provinsi Termiskin, Gubernur Iqbal: Kurangnya Orkestrasi dalam Bekerja

Rabu, 4 Maret 2026 - 15:11

‎Pemprov NTB Sampaikan Laporan Kondisi PMI dan Jemaah Umrah di Tengah Konflik

Selasa, 3 Maret 2026 - 16:21

‎Respons Kemenhaj NTB di Tengah Panas Perang Israel Vs Iran: Persiapan Haji Aman

Selasa, 3 Maret 2026 - 11:09

‎Cuaca Buruk, Dinkes NTB Beberkan Tips Tubuh Sehat saat Berpuasa

Senin, 2 Maret 2026 - 21:08

‎Lentera Ramadan, Program Baru Pemprov NTB Perkuat Syiar Islam

Senin, 2 Maret 2026 - 21:03

‎Timur Tengah Memanas, Gubernur NTB Lakukan Koordinasi dengan Sejumlah KBRI

Sabtu, 28 Februari 2026 - 20:44

‎BBPOM di Mataram Ungkap Distribusi Kosmetik dan Obat Keras Ilegal di Lotim

Sabtu, 28 Februari 2026 - 20:38

‎Bank NTB Syariah Jalin Kerjasama dengan UIN Mataram

Berita Terbaru

Bisnis

Prospek Karir Lulusan Software Engineering

Kamis, 5 Mar 2026 - 04:07