Satu Pekerjaan di Era Serba Hustle, Masih Masuk Akal atau Sudah Ketinggalan Zaman? - Koran Mandalika

Satu Pekerjaan di Era Serba Hustle, Masih Masuk Akal atau Sudah Ketinggalan Zaman?

Selasa, 20 Januari 2026 - 17:39

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di media sosial, narasi bekerja terdengar seragam. Banyak orang terlihat punya lebih dari satu sumber penghasilan. Pagi kerja kantoran, malam freelance, akhir pekan buka usaha kecil. Istilah side hustle terdengar akrab dan seolah menjadi standar baru.

Di tengah arus ini, wajar jika muncul pertanyaan, apakah tidak apa apa hanya punya satu pekerjaan di era sekarang? Apakah kita perlu cari uang tambahan?

Pertanyaan ini tidak sederhana bagaimana cara dapat uang tambahan karena menyentuh banyak aspek hidup. Keuangan, kesehatan mental, waktu, dan tujuan hidup ikut terlibat. Jawabannya juga tidak hitam putih.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kenapa Banyak Orang Punya Lebih dari Satu Pekerjaan

Alasan paling umum tentu soal penghasilan. Biaya hidup meningkat, kebutuhan bertambah, dan satu gaji kadang terasa pas pasan. Pekerjaan tambahan dianggap sebagai cara memperluas ruang gerak finansial.

Selain itu, ada dorongan aktualisasi diri. Banyak orang menjalani pekerjaan utama sambil mengembangkan minat lain. Ada yang menulis, berjualan, atau membangun brand pribadi. Di titik ini, pekerjaan tambahan bukan semata soal uang, tapi juga kepuasan.

Realita Memiliki Satu Pekerjaan Penuh Waktu

Memiliki satu pekerjaan penuh waktu masih menjadi pilihan yang valid. Tidak semua orang berada di fase atau kondisi yang memungkinkan untuk membagi fokus. Pekerjaan utama sering sudah menyita energi, waktu, dan tanggung jawab.

Ada pekerjaan yang menuntut konsentrasi tinggi dan jam kerja panjang. Dalam situasi ini, memaksakan pekerjaan tambahan justru bisa berdampak buruk. Kelelahan kronis, stres, dan menurunnya kualitas hidup sering muncul tanpa disadari.

Baca Juga :  Melihat Peran SIP Trunk di Indonesia dan Diskusi Masalah Komunikasi Bisnis Pada Bisnis Bersama Indotek.ai

Stabilitas Juga Punya Nilai

Satu pekerjaan dengan penghasilan stabil, jenjang karier jelas, dan lingkungan kerja yang sehat memberi rasa aman. Stabilitas ini sering memberi ruang untuk merencanakan hidup dengan lebih tenang.

Kamu bisa fokus mengembangkan keahlian, meningkatkan performa, dan membangun reputasi profesional. Dalam jangka panjang, satu pekerjaan yang dikelola dengan serius bisa membuka peluang lebih besar dibanding banyak pekerjaan yang dijalani setengah setengah.

Kapan Satu Pekerjaan Sudah Cukup

Satu pekerjaan bisa dianggap cukup jika kebutuhan dasar terpenuhi, keuangan terkelola, dan hidup terasa seimbang. Jika kamu masih bisa menabung, punya waktu istirahat, dan merasa berkembang, itu tanda kondisi sedang sehat.

Pekerjaan tidak harus banyak untuk disebut berhasil. Yang lebih penting adalah keberlanjutan. Hidup yang bisa dijalani dalam jangka panjang tanpa mengorbankan kesehatan punya nilai yang besar.

Kapan Pekerjaan Tambahan Mulai Relevan

Ada juga fase di mana pekerjaan tambahan terasa relevan. Misalnya saat kamu ingin mengejar target keuangan tertentu, membangun usaha, atau mengembangkan minat yang berpotensi menjadi sumber penghasilan.

Kuncinya ada pada perencanaan. Pekerjaan tambahan sebaiknya punya tujuan jelas dan batas yang sehat. Tanpa itu, beban justru bisa menumpuk. Pilihan ini tidak lebih tinggi atau lebih rendah dari satu pekerjaan. Ia hanya berbeda sesuai fase hidup.

Mengelola Keuangan Tetap Jadi Kunci

Apapun pilihanmu, pengelolaan keuangan tetap memegang peran utama. Satu pekerjaan dengan pengelolaan keuangan yang baik sering lebih kuat dibanding banyak pekerjaan tanpa kontrol yang jelas.

Baca Juga :  KAI Daop 8 Surabaya Hadirkan KA Tambahan dan Livery Kemerdekaan Sambut Cuti Bersama Kemerdekaan

Memisahkan keuangan pribadi dan aktivitas tambahan membantu kamu melihat kondisi dengan lebih objektif. Di sinilah alat keuangan yang tepat menjadi relevan.

Peran Neo Bisnis di neobank untuk Aktivitas Transaksi

Bagi kamu yang menjalani satu pekerjaan utama namun punya aktivitas sampingan kecil, atau bahkan hanya ingin mengelola keuangan dengan lebih rapi, Neo Bisnis di neobank dari Bank Neo Commerce bisa menjadi opsi praktis.

Neo Bisnis membantu kamu melakukan transaksi dengan lebih terstruktur. Pemasukan dan pengeluaran bisa dipantau secara terpisah, sehingga arus keuangan terasa lebih jelas. Proses transaksi yang digital dan praktis memudahkan pengelolaan tanpa menambah beban.

Nikmati juga kemudahan layanan QRIS neobank untuk transaksi usaha. Cara bikin QRIS di neobank pun mudah. Aktifkan rekening Neo Bisnis dengan geser dari akun personal ke akun bisnis, isi data, lalu aktivasi QRIS Neo Bisnis. Nikmati pencairan uang usaha 3x sehari termasuk akhir pekan dan tanggal merah sebelum jam14.00 WIB, transfer antarbank 90x, dan bunga kompetitif.

Klik link Neo Bisnis untuk info lengkap dan terbaru mengenai Neo Bisnis.

Jika ingin mempelajari fitur Neo Bisnis dan QRIS yang tersedia, kamu bisa mengeceknya melalui neobank di PlayStore atau App Store dan sekarang.

***

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) dan Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS)

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Urusan Bisnis Lancar, Cara Profesional Kirim Paket Ke Luar Negeri Berupa Dokumen Legal
Aktivasi Dupoin Futures di CFD Sudirman Tampilkan Inovasi Trading Berbasis Teknologi
Perilaku Investor Saat Pasar Tidak Stabil: Mengelola Psikologi dan Risiko
KAI Daop 2 Bandung Tanggapi Viral Jembatan Cirahong, Tekankan Prioritas Keselamatan Perjalanan KA
SMARTIES™ Indonesia 2026: Menyiapkan Panggung untuk Karya Pemenang Penghargaan
Bittime Catat Lonjakan Trading Volume USDT/IDR Hingga 45% di Tengah Gejolak USD Sentuh Rp17.115
Menjawab Kebutuhan Industri, Kolaborasi Kampus dan Industri Jadi Kunci Siapkan Talenta Masa Depan
Erajaya Manfaatkan Solusi Salesforce untuk Hadirkan Pengalaman Pelanggan yang Personal dan Terintegrasi bagi 18 Juta Pelanggan

Berita Terkait

Sabtu, 11 April 2026 - 13:00

Urusan Bisnis Lancar, Cara Profesional Kirim Paket Ke Luar Negeri Berupa Dokumen Legal

Sabtu, 11 April 2026 - 10:00

Aktivasi Dupoin Futures di CFD Sudirman Tampilkan Inovasi Trading Berbasis Teknologi

Jumat, 10 April 2026 - 22:00

KAI Daop 2 Bandung Tanggapi Viral Jembatan Cirahong, Tekankan Prioritas Keselamatan Perjalanan KA

Jumat, 10 April 2026 - 19:00

SMARTIES™ Indonesia 2026: Menyiapkan Panggung untuk Karya Pemenang Penghargaan

Jumat, 10 April 2026 - 18:00

Bittime Catat Lonjakan Trading Volume USDT/IDR Hingga 45% di Tengah Gejolak USD Sentuh Rp17.115

Jumat, 10 April 2026 - 18:00

Menjawab Kebutuhan Industri, Kolaborasi Kampus dan Industri Jadi Kunci Siapkan Talenta Masa Depan

Jumat, 10 April 2026 - 16:00

Erajaya Manfaatkan Solusi Salesforce untuk Hadirkan Pengalaman Pelanggan yang Personal dan Terintegrasi bagi 18 Juta Pelanggan

Jumat, 10 April 2026 - 16:00

Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Pengawasan Operasional, PTPN IV Regional VII Tingkatkan Produktivitas Kebun

Berita Terbaru