Selama Periode Mudik Lebaran 2026 Tingkat Kemantapan Jalan Nasional Banten Capai 96 Persen - Koran Mandalika

Selama Periode Mudik Lebaran 2026 Tingkat Kemantapan Jalan Nasional Banten Capai 96 Persen

Sabtu, 28 Maret 2026 - 11:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) memastikan kesiapan infrastruktur jalan nasional di Provinsi Banten selama periode arus mudik dan balik Lebaran 2026 mencapai kemantapan 96 persen. Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Banten, Direktorat Jenderal Bina Marga telah menyelesaikan berbagai pekerjaan preservasi jalan sebelum batas waktu H-10 Lebaran guna menjamin kelancaran mobilitas masyarakat, khususnya menuju kawasan penyeberangan Merak–Bakauheni.

“Seluruh
pekerjaan yang berpotensi mengganggu lalu lintas kami targetkan selesai sebelum
H-10 Lebaran. Dengan begitu, badan jalan sudah bersih dari alat berat maupun
material sehingga masyarakat dapat memanfaatkan jalan nasional secara optimal
selama periode mudik,” kata Menteri PU Dody Hanggodo.

Dody mengatakan
pemerintah berkomitmen memastikan jaringan jalan nasional dalam kondisi mantap
agar perjalanan masyarakat, khususnya menuju kawasan penyeberangan
Merak–Bakauheni, berlangsung aman dan nyaman.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Kepala Balai
Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Banten Primawan Avicenna menyampaikan bahwa
secara umum jaringan jalan nasional di Provinsi Banten sepanjang 560 kilometer
(km) berada dalam kondisi baik dengan tingkat kemantapan mencapai 96 persen. Beberapa pekerjaan fisik saat
ini telah memasuki tahap penyelesaian akhir.

Baca Juga :  Integrasi MiiTel x Zendesk Tingkatkan Efisiensi Customer Service

“Target kami
H-10 Lebaran seluruh pekerjaan sudah rampung sehingga pengguna jalan dapat
melintas dengan nyaman. Setelah periode tersebut, tidak ada lagi pekerjaan pengaspalan maupun
pembetonan di badan jalan,” ujar Primawan.

Kendati demikian,
BPJN Banten tetap menyiapkan langkah antisipatif terhadap potensi kerusakan
akibat cuaca ekstrem. Penanganan cepat akan dilakukan melalui metode Tambalan
Cepat Mantap (TCM) menggunakan material CPHMA yang didukung kesiagaan peralatan
di lapangan.

Selain itu,
Kementerian PU menyiagakan delapan posko Lebaran di sepanjang jalan nasional
Banten yang akan beroperasi selama masa mudik untuk membantu para pengguna
jalan.

Sebagai gerbang utama
menuju Pulau Sumatera, arus kendaraan di Banten biasanya meningkat signifikan,
terutama yang mengarah ke Pelabuhan Merak, Pelabuhan Ciwandan, dan Pelabuhan
Bandar Bakau Jaya (BBJ).

Sejumlah skenario
rekayasa lalu lintas telah disiapkan guna mengantisipasi kepadatan. Kendaraan
menuju Pelabuhan Merak akan diatur dari Exit Tol KM 98, dan apabila terjadi
antrean panjang, arus akan diarahkan melalui Simpang Gerem menuju jalur arteri.

Baca Juga :  Pelatihan Pengawas K3 Migas Online Putaran Kedua, Dorong Peningkatan Keselamatan Lapangan

Selain itu diterapkan
juga sistem penundaan (delaying system) dengan mengalihkan arus secara
bertahap ke Simpang Susun Cilegon Barat hingga Cilegon Timur jika terjadi
kondisi darurat, seperti cuaca buruk yang menghambat aktivitas bongkar muat
kapal.

Kementerian PU
memetakan sejumlah titik rawan kepadatan, meliputi akses menuju Pelabuhan
Merak–Kota Cilegon, Simpang Gerem–Jalan Arteri Cilegon, akses Pelabuhan
Ciwandan, serta koridor utama Serang–Cilegon.

Untuk mendukung
kelancaran distribusi kendaraan dari Jakarta menuju Banten, Kementerian PU
bersama Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) turut mengoperasikan Jalan Tol
Serang–Panimbang Seksi 2 (Cikulur–Cileles) secara fungsional.

Jalur fungsional
tersebut dapat diakses tanpa tarif oleh kendaraan Golongan I pada periode 12–26
Maret 2026, yang diproyeksikan mampu memangkas waktu tempuh Jakarta menuju
Banten Selatan menjadi sekitar dua jam.

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak –
Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Pandai Gadai: Hadirkan Extra Pinjaman hingga Rp100.000 untuk Gadai Elektronik
Mengapa Limit Pinjaman yang Kamu Dapat Bisa Berbeda? Ini Penjelasannya
Dulu Diajarkan Menabung, Kini Saatnya Belajar Membuat Uang Bertumbuh
Inspiraya Goes to Campus Gunadarma, Bank Raya Ajak Mahasiswa Cerdas Kelola Cash Flow dan Mulai Berinvestasi Sejak Dini
Drone as First Responder: Cara Baru Merespons Keadaan Darurat Hadir di Indonesia
“DNA” Presiden Menandai Bangkitnya Diplomasi Peradaban
7 Ide Usaha Kreatif untuk Pemula yang Ingin Memulai Usaha
SUCOFINDO – HCETS PERKUAT SINERGI BILATERAL DORONG SOLUSI WASTE TO ENERGY YANG BERKELANJUTAN

Berita Terkait

Rabu, 19 Agustus 2026 - 01:02

Pandai Gadai: Hadirkan Extra Pinjaman hingga Rp100.000 untuk Gadai Elektronik

Selasa, 18 Agustus 2026 - 21:02

Mengapa Limit Pinjaman yang Kamu Dapat Bisa Berbeda? Ini Penjelasannya

Selasa, 18 Agustus 2026 - 20:36

Dulu Diajarkan Menabung, Kini Saatnya Belajar Membuat Uang Bertumbuh

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:02

Inspiraya Goes to Campus Gunadarma, Bank Raya Ajak Mahasiswa Cerdas Kelola Cash Flow dan Mulai Berinvestasi Sejak Dini

Selasa, 18 Agustus 2026 - 19:01

“DNA” Presiden Menandai Bangkitnya Diplomasi Peradaban

Selasa, 18 Agustus 2026 - 18:02

7 Ide Usaha Kreatif untuk Pemula yang Ingin Memulai Usaha

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:02

SUCOFINDO – HCETS PERKUAT SINERGI BILATERAL DORONG SOLUSI WASTE TO ENERGY YANG BERKELANJUTAN

Selasa, 18 Agustus 2026 - 16:02

BINUS @Malang Perkuat Kolaborasi dengan Orang Tua melalui Parents Day BINUSIAN B2030

Berita Terbaru

NTB Terkini

Diduga Cemari Laut, DLHK NTB Periksa Tambak Udang di KLU

Selasa, 18 Agu 2026 - 19:52