Sinergi Logistik Nasional: Stasiun Belawan Perkuat Mata Rantai Integrasi Kereta Api dan Jalur Laut - Koran Mandalika

Sinergi Logistik Nasional: Stasiun Belawan Perkuat Mata Rantai Integrasi Kereta Api dan Jalur Laut

Minggu, 18 Januari 2026 - 19:48

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Di tengah upaya pemerintah memperkuat sistem logistik nasional, Stasiun Belawan mengukuhkan posisinya sebagai titik krusial (interaktor) yang menjembatani angkutan rel dengan gerbang ekspor-impor laut. Integrasi ini bukan sekadar soal pemindahan barang, melainkan upaya menciptakan efisiensi waktu dan biaya yang kompetitif.

Stasiun yang berada di bawah pengelolaan PT Kereta Api Indonesia (Persero) Divisi Regional I Sumatera Utara tersebut memegang peranan krusial sebagai urat nadi distribusi komoditas unggulan Sumatera Utara menuju pasar global. Di stasiun tersebut merupakan lokasi tujuan akhir kereta api yang mengangkut beberapa komoditi seperti CPO (Crude Palm Oil), lateks dan petikemas sebelum dikirim ke luar Sumut dengan angkutan laut.

“Setiap harinya Stasiun Belawan melayani rata-rata 22 perjalanan kereta api barang yang datang dan berangkat menuju berbagai wilayah,” ungkap Plt. Manager Humas KAI Divre I Sumatera Utara Anwar Yuli Prastyo.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Sebagai stasiun muara bagi kereta api barang selama tahun 2025, Stasiun Belawan telah melayani sebanyak 83.760 ton CPO, 151.235 ton petikemas, dan 3.051 ton lateks yang dibawa dari berbagai wilayah sentra produksi, mulai dari Rantau Prapat, Asahan, hingga Lubuk Pakam dan sekitarnya, yang nantinya akan menjadi komoditas pemanfaatan eksport dan lokal.

Baca Juga :  Merawat Iman di Era Digital: Tantangan dan Harapan Baru

“Sedangkan petikemas yang berhasil dimuat dan didistribusikan dari Stasiun Belaawan pada 2025 sejumlah 73.593 ton,” jelasnya.

Dalam operasionalnya, stasiun ini terdapat fasilitas mesin bongkar untuk komoditi CPO dan juga lateks. Selain itu juga terdapat layanan pemuatan dan pembongkaran petikemas menggunakan alat berat seperti Reach Stacker (RS).

Lokasinya Stasiun Belawan yang berada di kawasan pesisir dengan ketinggian hanya +1,90 meter di atas permukaan laut (mdpl), membuat area stasiun menjadi langganan banjir rob (genangan akibat air laut pasang) yang kerap menggenangi kawasan tersebut sebulan sekali pada saat posisi bulan purnama.

“Meskipun jalur sering tergenang air rob karena lokasinya yang berada di pesisir, KAI Divre I Sumatera Utara memastikan operasional perjalanan kereta api sama sekali tidak terganggu,” ujarnya.

Baca Juga :  TVL Solana Turun Jadi Tanda Bahaya untuk Harga SOL? Ini Faktanya!

Ketangguhan infrastruktur di stasiun ini terbukti dengan tetap lancarnya pelayanan angkutan barang meski di tengah genangan air. Petugas yang disiagakan memastikan jalur kereta api tetap aman untuk dilalui agar distribusi komoditas tetap berjalan sesuai jadwal dan program yang telah ditentukan.

Keberadaan stasiun ini membuktikan bahwa tantangan alam bukan menjadi penghalang bagi kelancaran perjalanan kereta api dalam membangun perekonomian di Sumatera Utara. Melalui pemeliharaan yang konsisten serta kekuatan dalam kerja sama yang sinergis.

“KAI Divre I Sumatera Utara berkomitmen penuh menjaga keandalan Stasiun Belawan agar aliran barang antara kereta dan kapal laut selalu lancar dan tepat waktu. Dengan memastikan Stasiun Belawan beroperasi maksimal, KAI ikut menjaga urat nadi perdagangan tetap berlangsung guna mendorong perekonomian Sumatera Utara yang lebih maju untuk seluruh lapisan masyarakat,” pungkas Anwar.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

September to Remember, Sebulan Penuh Keseruan di Mall of Indonesia
Bittime Soroti Hasil FOMC September 2026 dan Dampaknya terhadap Pasar Kripto
Memperkenalkan Sennheiser MOMENTUM True Wireless 5: Pengalaman Flagship MOMENTUM dalam Genggaman
Industri Udang Punya Alternatif Pengganti Kaporit, FisTx Siap Unjuk Solusi di FARM 2026
Bank Mandiri Taspen Dorong Digitalisasi Retribusi dan Transaksi Pedagang Pasar Kota Kupang
Bank Mandiri Taspen Terlibat Kolaborasi BUMN, Hadirkan Ruang Belajar di Banda Neira
Saat Tidak Konsisten dalam Menabung, Apa yang Bisa Kamu Lakukan?
Mimin Berekspansi ke Filipina, Gandeng TechShake untuk Menghadirkan Conversational AI bagi Bisnis Lokal

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 10:02

September to Remember, Sebulan Penuh Keseruan di Mall of Indonesia

Jumat, 18 September 2026 - 10:02

Bittime Soroti Hasil FOMC September 2026 dan Dampaknya terhadap Pasar Kripto

Jumat, 18 September 2026 - 09:02

Memperkenalkan Sennheiser MOMENTUM True Wireless 5: Pengalaman Flagship MOMENTUM dalam Genggaman

Jumat, 18 September 2026 - 07:02

Industri Udang Punya Alternatif Pengganti Kaporit, FisTx Siap Unjuk Solusi di FARM 2026

Kamis, 17 September 2026 - 21:02

Bank Mandiri Taspen Terlibat Kolaborasi BUMN, Hadirkan Ruang Belajar di Banda Neira

Kamis, 17 September 2026 - 18:02

Saat Tidak Konsisten dalam Menabung, Apa yang Bisa Kamu Lakukan?

Kamis, 17 September 2026 - 18:02

Mimin Berekspansi ke Filipina, Gandeng TechShake untuk Menghadirkan Conversational AI bagi Bisnis Lokal

Kamis, 17 September 2026 - 18:02

Tips Memilih Lokasi untuk Usaha Kecil agar Lebih Mudah Menjangkau Pelanggan

Berita Terbaru