Skor ESG Tinggi dan Free Float Saham Kuat, WIKA Beton Wakili Emiten Indonesia Berstandar Global - Koran Mandalika

Skor ESG Tinggi dan Free Float Saham Kuat, WIKA Beton Wakili Emiten Indonesia Berstandar Global

Kamis, 19 Februari 2026 - 21:07

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Wijaya Karya Beton Tbk (WIKA Beton) kian mengukuhkan reputasinya di kancah internasional lewat capaian skor Environmental, Social, and Governance (ESG) sebesar 71 dari 100 dalam penilaian S&P Global Corporate Sustainability Assessment (CSA) yang diumumkan pada 6 Februari 2026. Skor tersebut menempatkan WIKA Beton di kelompok teratas perusahaan industri material konstruksi global dan mempertegas posisinya sebagai pemain berstandar dunia.

Berdasarkan distribusi skor sektor material konstruksi dalam CSA, raihan 71 mengantarkan WIKA Beton ke kelompok Top Quintile, atau sekitar 13 persen teratas perusahaan secara global. Lonjakan dari skor 46 pada tahun sebelumnya ini mencerminkan akselerasi kinerja keberlanjutan yang signifikan, sekaligus hampir dua kali lipat di atas rata-rata industri global yang berada di kisaran 38.

Lompatan ESG ini tidak berdiri sendiri, tetapi selaras dengan transformasi strategis yang dicanangkan sejak 2024 melalui visi “Perusahaan Global Terpercaya Berkelanjutan Pemberi Solusi di Industri Beton” dan pembaruan identitas korporasi. Transformasi tersebut menegaskan bahwa prinsip keberlanjutan tidak lagi diposisikan sebagai pelengkap, melainkan diintegrasikan langsung ke dalam strategi bisnis, proses operasional, hingga pengambilan keputusan jangka panjang.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Konsistensi WIKA Beton juga tercermin dari partisipasi berulang dalam S&P Global CSA. Hingga penilaian 2026 ini, WIKA Beton telah mengikuti proses rating tersebut sebanyak lima kali secara berturut-turut, menunjukkan kedisiplinan perusahaan untuk membuka diri pada evaluasi independen dan melakukan perbaikan berkelanjutan dari tahun ke tahun.

Skor ESG 71 WIKA Beton tersusun dari tiga dimensi utama, yakni Environmental, Social, serta Governance & Economic, dengan pilar Social menjadi penopang terkuat. Pada dimensi Social, perusahaan mencatatkan skor tertinggi di antara tiga pilar, diikuti dimensi Environmental dan dimensi Governance & Economic. Komposisi ini menunjukkan bahwa pengelolaan aspek sosial dan lingkungan sudah bergerak melampaui kepatuhan minimum menuju penciptaan nilai tambah.

Baca Juga :  Kanzler Ubah ‘Jam Rawan’ Menjadi ‘Jam Segar’: Inovasi Sosis Tom Yum Pertama di Indonesia Resmi Diluncurkan

Pada dimensi Social, skor didukung antara lain oleh kriteria Environmental Policy & Management dan Materiality. Salah satu manifestasi konkret dari kebijakan dan pendekatan materialitas tersebut adalah pengembangan WHOME (WIKA Beton Home), hunian modular ramah lingkungan yang dirancang dengan prinsip desain berkelanjutan, efisiensi material, dan pengurangan jejak karbon. WHOME, rumah pracetak tipe 36 yang tahan gempa dan memenuhi standar struktur nasional, dapat dipasang hanya dalam waktu dua hari, sedangkan proses penyelesaian hingga siap huni membutuhkan sekitar 12–20 hari, menjadikannya solusi strategis untuk perumahan modern maupun hunian tetap pascabencana.

Di dimensi Environmental, WIKA Beton mengantongi skor antara lain ditopang oleh kriteria Biodiversity. Implementasi komitmen pelestarian keanekaragaman hayati itu tampak dalam program Concrete Reef Unit (CRU), yaitu unit beton khusus yang dipasang sebagai struktur buatan untuk restorasi terumbu karang dan memecah arus ombak laut. Hingga saat ini, WIKA Beton telah memproduksi dan menempatkan sekitar 5.500 unit CRU di kawasan pantai Gili Meno, Lombok, sehingga mendukung pemulihan habitat biota laut sekaligus menunjukkan bahwa inovasi material konstruksi dapat berjalan seiring dengan pemulihan ekosistem pesisir terkait abrasi pantai.

Baca Juga :  KAI Logistik Kelola Lebih dari 17 Juta Ton Barang, Kinerja Triwulan III Naik di Seluruh Segmen Layanan

Di pasar modal, profil keberlanjutan tersebut ditopang struktur kepemilikan yang relatif sehat. Porsi saham publik (free float) WIKA Beton tercatat berada di kisaran di atas 38 persen, jauh melampaui ketentuan minimum 15 persen yang tengah disiapkan Bursa Efek Indonesia untuk menyesuaikan standar free float global, termasuk ekspektasi lembaga indeks seperti MSCI. Posisi ini memberi ruang likuiditas yang lebih leluasa bagi investor institusi maupun ritel yang mengutamakan transparansi dan tata kelola dalam memilih emiten.

Direktur Utama WIKA Beton, Kuntjara, menegaskan bahwa capaian ESG tersebut bukan sekadar pengakuan atas kepatuhan, tetapi bukti bahwa keberlanjutan telah menjadi sumber keunggulan kompetitif. “Skor ESG 71 yang berada di atas rata-rata industri global menegaskan bahwa penerapan prinsip keberlanjutan di WIKA Beton telah menjadi sumber penciptaan nilai dan penguatan daya saing perusahaan. ESG kami jalankan sebagai strategi bisnis untuk mendukung kinerja jangka panjang dan kepercayaan pemangku kepentingan,” ujar Kuntjara.

Sebagai bagian dari ekosistem Danantara dan BUMN, WIKA Beton berkomitmen melanjutkan penguatan tata kelola, percepatan implementasi strategi iklim, dan peningkatan efisiensi energi, seraya memperluas portofolio solusi beton rendah karbon yang relevan dengan agenda dekarbonisasi sektor konstruksi global. Ke depan, perusahaan menargetkan peran yang semakin besar sebagai mitra terpercaya dalam pembangunan infrastruktur yang inklusif, berkelanjutan, dan berdaya saing global, sejalan dengan tren 2026 yang menjadikan ESG bukan lagi sekadar kewajiban pelaporan, melainkan strategi pertumbuhan dan diferensiasi pasar.

Press Release ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Harga Drone Pertanian DJI Agras 2026: Bandingkan T25P, T55, T70P, dan T100 Sebelum Beli
BIZTECH for Change 2026 Perkuat Peran BINUS @Bekasi sebagai Business, Service, and Technology Campus
Semarak Kemerdekaan, BRI Finance Hadirkan Pembiayaan Motor Baru Mulai 0,7% per Bulan
Ikatan Perencana Desa (IPD) Jadikan Layar Desa Sebagai Metode, Hidupkan Desa dan Ajak Perencana Lebih Memahami Desa
Polda NTT Dampingi Wapres Gibran dari Sekolah hingga Tenda Pengungsian, Pastikan Korban Gempa Terlayani
AGE Strategic Perkuat Ekosistem Strategy-to-Execution untuk Mendukung Pertumbuhan Bisnis di Indonesia
Momentum Strategis Indonesia Emas 2045! Infrastruktur AI Marketing Tigo AI Membantu Brand Merebut Pasar Ekonomi Digital Bernilai 300 Miliar
Memperkuat Pemasaran Digital Asia Tenggara: Tigo AI Meluncurkan Sistem Terpadu Produksi Iklan AI dan Distribusi Konten Native

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 21:02

Bank Mandiri Taspen Dorong Digitalisasi Retribusi dan Transaksi Pedagang Pasar Kota Kupang

Kamis, 17 September 2026 - 21:02

Bank Mandiri Taspen Terlibat Kolaborasi BUMN, Hadirkan Ruang Belajar di Banda Neira

Kamis, 17 September 2026 - 18:02

Saat Tidak Konsisten dalam Menabung, Apa yang Bisa Kamu Lakukan?

Kamis, 17 September 2026 - 18:02

Mimin Berekspansi ke Filipina, Gandeng TechShake untuk Menghadirkan Conversational AI bagi Bisnis Lokal

Kamis, 17 September 2026 - 17:02

Bitcoin Bertahan di Atas US$75.000 Pasca FOMC, Ada Peluang Naik Lagi?

Kamis, 17 September 2026 - 17:02

Unitree As2 Resmi Hadir di Indonesia: Robot Quadruped Industri di Kelas Harga Baru

Kamis, 17 September 2026 - 17:02

Dari Pelosok Desa Menembus Ruang Eksekutif: Dwi Andi Rohmatika Masuk Nominasi UN Women 2026 Asia-Pacific WEPs Awards

Kamis, 17 September 2026 - 16:02

Cegah Kecurangan Muatan Truk Tambang, 96 Unit Widya Load Scanner Beroperasi di Seluruh Indonesia

Berita Terbaru

NTB Terkini

Gubernur NTB: Konektivitas Jadi Urat Nadi Pembangunan

Kamis, 17 Sep 2026 - 18:59