Solana Anjlok 66% dari Puncaknya, Apa yang Akan Terjadi di April 2025? - Koran Mandalika

Solana Anjlok 66% dari Puncaknya, Apa yang Akan Terjadi di April 2025?

Selasa, 8 April 2025 - 10:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Solana (SOL) tengah jadi perhatian investor kripto setelah mengalami penurunan tajam dalam beberapa bulan terakhir. Padahal, di awal Januari 2025, token ini sempat mencatatkan harga tertinggi sepanjang masa (All Time High/ATH) di $293.31. Namun per 7 April 2025, harga SOL tercatat hanya $98.11—turun lebih dari 66%.

Penurunan ini menimbulkan dua pandangan berbeda di kalangan analis: sebagian yakin Solana masih berpeluang bangkit, sementara yang lain memperkirakan harga bisa jatuh lebih dalam. Lalu, bagaimana prediksi harga Solana di April 2025?

Kondisi Harga Terkini Solana

Harga Tertinggi Solana Januari 2025: $293.31

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Harga SOL/USDT saat ini (7 April 2025): $98.11

Penurunan dari ATH: -66.91%

Harga SOL/USDT | Sumber: Market Bittime

Tren penurunan ini berlangsung bertahap, seiring dengan tekanan dari pasar global dan sentimen investor yang melemah. Saat ini, SOL masih bertahan di kisaran support psikologis $100—angka penting yang akan menentukan arah selanjutnya.

Prediksi Solana di April 2025

Jika tekanan pasar berlanjut, harga Solana diperkirakan bisa turun ke area support kuat di $70–$80. Level ini pernah jadi titik pantul sebelumnya dan dianggap sebagai target koreksi yang wajar jika kondisi tetap memburuk.

Baca Juga :  Telkom AI Connect Papua Dorong Anak Muda Eksplorasi AI dalam Dunia Fotografi

Adapun faktor pendukung penurunan di antaranya indeks ketakutan kripto (Crypto Fear & Greed Index) menyentuh 25 (zona “Extreme Fear”), kebijakan tarif baru Presiden Trump terhadap negara Asia memicu aksi jual, dan volume transaksi didominasi oleh tekanan jual. 

Di sisi lain, beberapa analis melihat koreksi ini sebagai momen “buy the dip”. Jika harga berhasil bertahan di atas $100 dan sentimen pasar membaik, SOL diprediksi bisa rebound ke $140. Bahkan, jika tren bullish kembali kuat, target $190–$200 bukan tidak mungkin tercapai.

Faktor pendukung skenario bullish ini di antaranya  stabilitas harga di level $100 mulai terlihat, Bitcoin memimpin pemulihan pasar, aktivitas pengembangan proyek Solana tetap aktif. 

Apa Saja Faktor yang Mempengaruhi Harga SOL?

Kebijakan Ekonomi Global. Kebijakan tarif AS yang agresif memicu kekhawatiran di pasar kripto.

Sentimen Investor.  Banyak investor memilih wait and see atau menjual aset karena kondisi pasar yang kurang kondusif.

Baca Juga :  SOME BY MI Meluncurkan 'Cica Anti Hair Loss Hair Serum,' Lengkapi Lini Perawatan Kulit Kepala Fungsional

Pergerakan Harga Bitcoin. Bitcoin yang mulai pulih bisa ikut mendorong altcoin, termasuk SOL.

Tekanan dari Short Seller. Aksi short selling meningkatkan tekanan turun, tapi bisa berbalik cepat jika terjadi short squeeze.

Level Harga Penting Solana

$80 : Support utama jika harga lanjut turun 

$100 : Titik psikologis penting dan potensi rebound 

$140 : Resistance awal jika harga mulai naik

$190–$200 : Target optimis jika pasar kembali bullish

Kesimpulan

Solana sedang berada di masa krusial. Apakah harga akan terus turun ke $80 atau malah bangkit menuju $200, semuanya tergantung perkembangan pasar dalam beberapa minggu ke depan. Untuk investor jangka panjang, kondisi saat ini bisa menjadi peluang beli SOL. Tapi untuk trader harian, penting untuk tetap waspada dan disiplin dalam strategi.

Bagi kamu yang aktif trading atau ingin tetap update dengan pergerakan harga terkini, kamu bisa manfaatkan platform seperti Bittime, yang menyediakan analisis pasar, grafik harga kripto real-time, dan fitur trading yang mudah digunakan. 

Berita Terkait

BRI BO Mangga Dua Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan
Bujet Skincare Bulanan: Cara Mengaturnya agar Tetap Sesuai Kemampuan
LBFest 2026 Dorong Brand Lokal Karya Entrepreneur Muda BINUS Naik Kelas
Zyrex Jadi Merek Indonesia Pertama yang Meluncurkan AI Mini Workstation Berbasis AMD Ryzen AI Max+ 395
CX100 Danantara: Membenahi Layanan BUMN dari Pengalaman Masyarakat
Holding Perkebunan Nusantara Dorong Produktivitas Sawit Rakyat melalui Pembelajaran di Kebun Adolina
KAI Daop 2 Bandung Sampaikan Bahwa Keselamatan Perjalanan KA Butuh Peran Serta Masyarakat
Zentara Melihat Perubahan Besar dalam Cara Perusahaan Mengelola Kerentanan Siber

Berita Terkait

Rabu, 7 Oktober 2026 - 06:02

BRI BO Mangga Dua Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Penuh Semangat Kebangsaan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:02

Bujet Skincare Bulanan: Cara Mengaturnya agar Tetap Sesuai Kemampuan

Rabu, 7 Oktober 2026 - 00:02

LBFest 2026 Dorong Brand Lokal Karya Entrepreneur Muda BINUS Naik Kelas

Selasa, 6 Oktober 2026 - 22:02

Zyrex Jadi Merek Indonesia Pertama yang Meluncurkan AI Mini Workstation Berbasis AMD Ryzen AI Max+ 395

Selasa, 6 Oktober 2026 - 21:02

Holding Perkebunan Nusantara Dorong Produktivitas Sawit Rakyat melalui Pembelajaran di Kebun Adolina

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:02

KAI Daop 2 Bandung Sampaikan Bahwa Keselamatan Perjalanan KA Butuh Peran Serta Masyarakat

Selasa, 6 Oktober 2026 - 19:02

Zentara Melihat Perubahan Besar dalam Cara Perusahaan Mengelola Kerentanan Siber

Selasa, 6 Oktober 2026 - 18:02

Dua Puluh Lima Tahun: Narendra Modi dan Posisi India di Dunia

Berita Terbaru