Sucofindo Siap Dukung Transformasi Hijau Melalui Energi Alternatif Untuk Tekan Laju Emisi Berkelanjutan - Koran Mandalika

Sucofindo Siap Dukung Transformasi Hijau Melalui Energi Alternatif Untuk Tekan Laju Emisi Berkelanjutan

Selasa, 9 Desember 2025 - 14:10

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta – PT SUCOFINDO (PERSERO) mendukung upaya transformasi energi hijau melalui layanan Testing, Inspection, dan Certification (TIC) untuk pengembangan energi alternatif. Direktur Layanan Industri PT SUCOFINDO (PERSERO), Budi Utomo menyampaikan bahwa pemanfaatan energi alternatif menjadi salah satu solusi dalam menurunkkan emisi serta menjaga kelestarian lingkungan secara keberlanjutan.

“Pengembangan ini sejalan dengan komitmen SUCOFINDO dalam mendukung implementasi energi bersih dan berperan aktif dalam transformasi energi nasional menuju masa depan yang lebih hijau dan berkelanjutan,” jelas Budi Utomo.

Dalam mendukung transformasi energi hijau tersebut, PT SUCOFINDO (PERSERO) menerapkan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) pada setiap layanan jasa yang diberikan, di antaranya yaitu pada analisis risiko lingkungan, keselamatan konstruksi, hingga kepatuhan terhadap regulasi nasional dan internasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Pencapaian target keberlanjutan tidak bisa dilakukan secara individu, termasuk dalam transformasi energi hijau, dan memerlukan komitmen bersama untuk mewujudkannya,” tambah Budi Utomo.

Langkah konkret PT SUCOFINDO (PERSERO) tersebut, selaras dengan upaya PT Butonas Petrochemical Indonesia yang berfokus pada proses bisnis berwawasan lingkungan dan berkelanjutan, antara lain melalui kolaborasi pembangunan Methanol Project Development.

Baca Juga :  Ripple Unlock Token Pada April 2025 dan Prediksi Harga XRP Setelahnya

“Kolaborasi ini menandai langkah maju dalam penyediaan bahan bakar alternatif yang lebih bersih di Indonesia, mendukung keamanan energi nasional, serta memperkuat kemandirian pasokan bahan baku industri kimia dan energi domestik,” ujar Budi Utomo.

Budi Utomo juga menambahkan bahwa inisiatif hijau ini juga sejalan dengan upaya pemerintah untuk mendorong penggunaan energi ramah lingkungan dan mengurangi ketergantungan pada impor methanol.

Sejalan dengan hal tersebut, Direktur Utama PT Butonas Petrochemical Indonesia, Ignatius Tallulembang menegaskan bahwa kolaborasi ini menjadi langkah strategis dalam mempercepat pembangunan fasilitas produksi methanol sebesar 1 juta ton per tahun yang diharapkan akan beroperasi di awal tahun 2029 yang kedepannya akan menjadi salah satu pusat produksi terintegrasi di Indonesia.

“Kolaborasi dan implementasi bersama dengan SUCOFINDO akan memastikan bahwa setiap proses operasional berjalan sesuai standar mutu dan regulasi yang berlaku,” kata Ignatius Tallulembang.

Baca Juga :  Membangun Masa Depan AI: Kolaborasi Telkom Indonesia, Alibaba Cloud, dan Komunitas Python Indonesia

Ia melanjutkan, “Sinergi bersama SUCOFINDO akan menciptakan nilai tambah dari segi socio-economy di lingkungan sekitar area operasi, dengan tetap mengedepankan proses bisnis berwawasan lingkungan dan berkelanjutan, serta transparan dalam kepatuhan terhadap koridor hukum dan regulasi pemerintah.”

“Keseluruhan upaya tersebut diharapkan mampu memberikan kontribusi positif dalam menghantarkan Indonesia menuju swasembada energi, yang kami rangkum dalam prinsip OTOBOSOR (On Time, On Budget, On Specification, On Return), ” tutup Ignatius Tallulembang.

Untuk mendukung keberlanjutan lingkungan, PT SUCOFINDO (PERSERO) berperan aktif dalam mendukung industri menerapkan bisnis hijau, yaitu dengan menghadirkan layanan Green Generation, antara lain peran SUCOFINDO sebagai Lembaga Validasi dan Verifikasi untuk skema Gas Rumah Kaca dan Nilai Ekonomi Karbon, Inventarisasi Emisi Gas Rumah Kaca, layanan otomasi pemantauan dan pengelolaan lingkungan, serta layanan audit dan pengujian lingkungan.

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES.

Berita Terkait

Bank Mandiri Taspen Dorong Digitalisasi Retribusi dan Transaksi Pedagang Pasar Kota Kupang
Bank Mandiri Taspen Terlibat Kolaborasi BUMN, Hadirkan Ruang Belajar di Banda Neira
Saat Tidak Konsisten dalam Menabung, Apa yang Bisa Kamu Lakukan?
Mimin Berekspansi ke Filipina, Gandeng TechShake untuk Menghadirkan Conversational AI bagi Bisnis Lokal
Tips Memilih Lokasi untuk Usaha Kecil agar Lebih Mudah Menjangkau Pelanggan
Bitcoin Bertahan di Atas US$75.000 Pasca FOMC, Ada Peluang Naik Lagi?
Unitree As2 Resmi Hadir di Indonesia: Robot Quadruped Industri di Kelas Harga Baru
Dari Pelosok Desa Menembus Ruang Eksekutif: Dwi Andi Rohmatika Masuk Nominasi UN Women 2026 Asia-Pacific WEPs Awards

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 21:02

Bank Mandiri Taspen Dorong Digitalisasi Retribusi dan Transaksi Pedagang Pasar Kota Kupang

Kamis, 17 September 2026 - 21:02

Bank Mandiri Taspen Terlibat Kolaborasi BUMN, Hadirkan Ruang Belajar di Banda Neira

Kamis, 17 September 2026 - 18:02

Saat Tidak Konsisten dalam Menabung, Apa yang Bisa Kamu Lakukan?

Kamis, 17 September 2026 - 18:02

Mimin Berekspansi ke Filipina, Gandeng TechShake untuk Menghadirkan Conversational AI bagi Bisnis Lokal

Kamis, 17 September 2026 - 17:02

Bitcoin Bertahan di Atas US$75.000 Pasca FOMC, Ada Peluang Naik Lagi?

Kamis, 17 September 2026 - 17:02

Unitree As2 Resmi Hadir di Indonesia: Robot Quadruped Industri di Kelas Harga Baru

Kamis, 17 September 2026 - 17:02

Dari Pelosok Desa Menembus Ruang Eksekutif: Dwi Andi Rohmatika Masuk Nominasi UN Women 2026 Asia-Pacific WEPs Awards

Kamis, 17 September 2026 - 16:02

Cegah Kecurangan Muatan Truk Tambang, 96 Unit Widya Load Scanner Beroperasi di Seluruh Indonesia

Berita Terbaru

NTB Terkini

Gubernur NTB: Konektivitas Jadi Urat Nadi Pembangunan

Kamis, 17 Sep 2026 - 18:59