Koran Mandalika, Lombok Tengah – Pendiri Ponpes Al-Maarif NU Desa Kerame Jati, Kecamatan Pujut, Lombok Tengah, yakni Supardi Yusuf S.Pd.I,. MM,. mengaku bangga kepada anak didiknya.
Kebanggaan sang pendiri ponpes diungkapkan pada acara tasyakuran dan pelepasan TK, MI, dan SMP Ponpes Al-Maarif NU Desa Kerame Jati.
Acara ini dihadiri oleh berbagai pihak, termasuk keluarga besar Ponpes Al-Maarif NU, tokoh masyarakat, dan pejabat setempat pada Kamis, (19/6).
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
Mereka berkumpul untuk memberikan penghormatan dan apresiasi kepada pendiri dan para guru di ponpes tersebut atas dedikasinya membangun dan mengembangkan lembaga pendidikan tersebut.
Kegiatan tasyakuran ini diisi dengan berbagai acara. seperti doa bersama untuk memohon keberkahan dan keselamatan bagi siswa siswi yang telah lulus serta doa untuk lembaga pendidikan tersebut
Acara juga disii ceramah dan tausiah untuk memberikan semangat dan motivasi kepada para siswa dan guru.
Pemberian cinderamata turut serta mewarnai acara sebagai tanda penghargaan dan terima kasih kepada Supardi Yusup dan para guru atas jasa-jasanya.
Acara tasyakuran dan pelepasan ini juga menjadi ajang untuk mengenang jasa dan kontribusi Supardi Yusuf dan para guru serta para siswa siswi dalam membangun lembaga pendidikan yang menjadi kebanggaan masyarakat Lombok Tengah, khususnya Desa Kerame Jati.
“Anak-anakku yang tercinta, hari ini adalah momen penting dalam perjalanan pendidikan kalian. Saya bangga melihat kalian tumbuh dan berkembang menjadi pribadi yang lebih baik,” kata Supardi Yusuf.
Dia berharap para lulusan terus menjaga nilai-nilai agama dan akhlak mulia yang telah diajarkan di pondok pesantren.
“Jangan pernah berhenti belajar dan berusaha untuk menjadi yang terbaik. Saya percaya bahwa kalian memiliki potensi yang besar untuk mencapai kesuksesan di masa depan,” ujar Supardi Yusuf.
Dia juga berpesan agar tetap rendah hati dan selalu berbagi dengan orang lain.
“Saya doakan kalian semua menjadi generasi yang shaleh dan shalehah serta menjadi pemimpin yang berakhlak mulia di masa depan,” ucap Supardi Yusuf. (wan)












