Tax Gathering KPP Praya dengan Pemkab Loteng, Bahas Apa? - Koran Mandalika

Tax Gathering KPP Praya dengan Pemkab Loteng, Bahas Apa?

Selasa, 21 Mei 2024 - 12:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Lombok Tengah – KPP Pratama Praya menggelar Tax Gathering. Kegiatan berlangsung di Ballroom Kantor Bupati Lombok Tengah, Selasa (21/5).

Tax Gathering merupakan wujud pemberian apresiasi kepada para wajib pajak atas kepatuhan dan kontribusinya dalam pembangunan negara.

Kepala KPP Pratama Praya Widi Pramono menyampaikan apresiasi atas kontribusi wajib pajak dalam penerimaan negara serta atas sinergi yang telah terjalin dengan instansi pemerintah, perhimpunan pengusaha, hingga perbankan yang turut membantu tercapainya target penerimaan pajak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Bupati Lombok Tengah Lalu Pathul Bahri menyambut positif acara Tax Gathering ini. menyampaikan terima kasih kepada seluruh wajib pajak karena telah menunaikan kewajiban pajaknya sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

“Kami mengajak seluruh pihak untuk patuh membayar pajak demi lancarnya pembangunan baik nasional maupun daerah,” kata Pathul.

Pada 2023, KPP Pratama Praya diberikan amanah target penerimaan sebesar Rp 447.714.278.000, dan berhasil diraih dengan capaian 105,03% dengan nominal sebesar Rp 470.240.579.604.

Realisasi penerimaan ini tumbuh 12,2% tahun sebelumnya. Penerimaan ini didominasi oleh sektor administrasi pemerintahan dan jaminan sosial wajib (55%), perdagangan besar dan eceran (11%), jasa keuangan dan asuransi (6%), dan sektor lainnya (28%).

Penerimaan pajak Kabupaten Lombok Tengah berkontribusi sebesar 53,25% terhadap total penerimaan KPP Pratama Praya dengan nominal Rp 250.075.576.288.

Sementara itu, pada 2024 ini KPP Pratama Praya diberikan target penerimaan sebesar Rp 529.078.572.000.

Baca Juga :  Pemkab Lombok Tengah Terima 2 Ekor Hewan Kurban dari Presiden

Widi menyampaikan bahwa per 15 Mei 2024, 86% ASN Pemerintah Daerah Kabupaten Lombok Tengah telah melaporkan SPT Tahunan dan masih ada 1.383 ASN yang belum melaporkan SPT Tahunan, sementara untuk pemadanan NIK-NPWP masih terdapat 743 dari 9.685 ASN yang belum melakukan pemadanan.

Mengingat, pemadanan NIK-NPWP paling lambat dilakukan 30 Juni 2024. Dia mengimbau khususnya ASN dan seluruh Wajib Pajak agar segera melakukan pemadanan NIK-NPWP.

Pada kesempatan ini Kepala KPP Pratama Praya memberikan apresiasi kepada para Wajib Pajak dengan kategori sebagai berikut:

1. Wajib Pajak Badan dengan Kontribusi Terbaik Tahun 2023: Merese Mandalika Nusantara/Pullman Lombok Mandalika, Gadai Cahaya Terang Abadi, BPR Tresna Niaga, Pengembangan Pariwisata Indonesia (Persero), Angkasa Pura I.

2. Wajib Pajak OP dengan Kontribusi Terbaik Tahun 2023: Suharto, Sofyan Hadi Saputra, Philip Habib.

3. Wajib Pajak Instansi Pemerintah Daerah dengan Kontribusi Terbesar Tahun 2023: Dinas Pendidikan, Dinas Kesehatan, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang.

4. Wajib Pajak Instansi Pemerintah Pusat dengan Pembayaran Terbesar Tahun 2023: Politeknik Pariwisata Lombok, Kantor Kementerian Agama Kab. Lombok Tengah, Polres Lombok Tengah

5. Wajib Pajak Instansi Pemerintah dengan Kepatuhan Pelaporan SPT Pegawai Terbaik Tahun 2023: Badan Keuangan dan Aset Daerah, Inspektorat Kabupaten Lombok Tengah, Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia.

Baca Juga :  Dua Ranperda Usulan DPRD Disambut Positif Pemkab Loteng

6. Wajib Pajak Instansi Pemerintah Desa dengan Tax Collection Ratio (TCR) Terbesar Tahun 2023: Desa Mekar Sari Kecamatan Praya Barat

7. Wajib Pajak Instansi Pemerintah Desa dengan Kontribusi Terbesar Tahun 2023: Desa Kerembong Kecamatan Janapria.

8. Wajib Pajak Instansi Pemerintah Desa dengan Konsistensi Pembayaran Sejak Tahun 2021 sd 2023: Desa Kopang Rembiga Kecamatan Kopang.

Widi menuturkan bahwa Direktorat Jenderal Pajak (DJP) saat ini tengah melakukan modernisasi sistem informasi melalui Pembaruan Sistem Inti Administrasi Perpajakan (PSIAP).

PSIAP dirancang untuk menampung berbagai layanan secara digital agar wajib pajak lebih mudah mengakses informasi tentang hak-kewajiban perpajakannya.

Sistem perpajakan menjadi lebih mudah, andal, terintegrasi, dan akurat untuk optimalisasi pelayanan, pengawasan, dan penegakan hukum.

Widi juga mengajak agar masyarakat turut berperan dalam peningkatan budaya integritas di lingkungan Kementerian Keuangan.

Masyarakat dapat menyampaikan aduan melalui berbagai saluran pengaduan Kementerian Keuangan apabila menemukan adanya dugaan gratifikasi, pemerasan, penyalahgunaan wewenang, dan pelanggaran lainnya.

Tax Gathering ini diselenggarakan sebagai wadah pemberian apresiasi dan menjalin silaturahmi dengan Wajib Pajak serta para pemangku kepentingan.

Sinergi yang terjalin harapannya akan mendorong kesadaran wajib pajak dalam berkontribusi membangun negeri melalui penerimaan perpajakan.

kegiatan tersebut dihadiri Bupati Lombok Tengah, Wakil Bupati Lombok Tengah, Sekretaris Daerah Lombok Tengah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) dan para Wajib Pajak. (*)

Berita Terkait

The Mandalika Tak Cuma Bikin Pembalap Juara, Kini Giliran Atlet NTB Bersinar
Mori Hanafi Dorong Pemerintah Perkuat Dukungan untuk Pembalap NTB di Mandalika Racing Series
MRS 2026: Gian Muhammad Gibran Rebut Podium Pertama, Pembalap Lokal Unjuk Taji
20.000 Mangrove untuk Satu Misi: Menjaga Masa Depan The Mandalika
107 Starter Akan Beradu Kecepatan pada Kejurnas MRS Putaran ke-3
KKN Angkatan 40 UMMAT Edukasi Warga Desa Lepak Timur Pentingnya Pemeriksaan Kesehatan
Lindungi Anak Sejak Kini, Bupati Pathul: Masa Depan Lombok Tengah Ada di Tangan Mereka
Dukung Mario Aji dan Veda Ega, Warga NTB Nikmati Diskon 50 Persen Tiket MotoGP Indonesia 2026

Berita Terkait

Senin, 27 Juli 2026 - 09:02

Neuron Digital Percepat Ekspansi Ekosistem, Gandeng Tiga Pemimpin Industri untuk Membangun Rantai Nilai “Kecerdasan Ruang Bangunan” yang Menyeluruh di Tiongkok

Senin, 27 Juli 2026 - 09:02

Berapa Biaya Menggunakan AI Agent Barantum?

Senin, 27 Juli 2026 - 07:02

Komitmen Vale Indonesia Mendorong Penguatan Rantai Pasok Ekosistem Kendaraan Listrik Nasional

Senin, 27 Juli 2026 - 00:45

BRI Finance Perkuat Struktur Pendanaan di Tengah Tren Kenaikan Suku Bunga Acuan

Minggu, 26 Juli 2026 - 21:02

Google.org Kucurkan Hibah USD 1,5 Juta untuk ION, Perkuat Fondasi Perdagangan Digital Terbuka Indonesia

Minggu, 26 Juli 2026 - 20:02

Tips Mengelola Tagihan Bulanan Agar Tidak Terlambat

Minggu, 26 Juli 2026 - 14:02

Sunday Routine: Menyusun Trading Plan dan Memetakan Kalender Ekonomi Mingguan

Minggu, 26 Juli 2026 - 13:02

Bank Mandiri Taspen Resmikan Toko Aice Mantap di Manado, Dukung Pensiunan Jadi Wirausaha

Berita Terbaru

Teknologi

Berapa Biaya Menggunakan AI Agent Barantum?

Senin, 27 Jul 2026 - 09:02