Tembus Rantai Pasok Nasional, Kolaborasi Muhammadiyah dan Kementerian UMKM Cetak Potensi Transaksi Rp 2,2 Miliar - Koran Mandalika

Tembus Rantai Pasok Nasional, Kolaborasi Muhammadiyah dan Kementerian UMKM Cetak Potensi Transaksi Rp 2,2 Miliar

Rabu, 1 Juli 2026 - 05:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tembus Rantai Pasok Nasional, Kolaborasi Muhammadiyah dan Kementerian UMKM Cetak Potensi Transaksi Rp 2,2 Miliar

Kementerian UMKM RI bersama LP UMKM Muhammadiyah sukses menyelenggarakan Business Matching Program Penguatan Rantai Pasok (Supply Chain) UMKM pada Selasa (30/6) di Kampus UNISA Yogyakarta, yang mempertemukan 25 UMKM terkurasi asal Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan DI Yogyakarta dengan korporasi serta ritel nasional seperti Alfamart, Indomaret, Krisna Oleh-Oleh, PT Food Station, dan PHRI. Puncak dari program pendampingan sejak 15 Juni 2026 ini berhasil mencetak proyeksi potensi nilai transaksi hingga Rp 2,2 miliar melalui negosiasi langsung (one-on-one).

YOGYAKARTA, 30 Juni 2026 – Langkah nyata mendorong pengusaha usaha mikro naik kelas terus digelorakan. Lembaga Pengembangan UMKM (LP UMKM) Pimpinan Pusat Muhammadiyah bekerja sama dengan Deputi Bidang Usaha Mikro Kementerian UMKM Republik Indonesia menggelar Business Matching Program Penguatan Rantai Pasok (Supply Chain) UMKM pada Selasa (30/6), bertempat di Kampus Universitas ‘Aisyiyah (UNISA) Yogyakarta yang dihadiri antara lain PP Aisyiyah, Majelis Pengembangan Masyarakat PP Muhammadiyah, Majelis Ekonomi dan Bisnis PP Muhammadiyah.

Point pentingnya sukses mempertemukan produk-produk lokal terbaik dengan raksasa ritel dan agregator nasional, serta diproyeksikan mampu mencetak potensi nilai transaksi hingga Rp 2,2 miliar. Kegiatan ini merupakan puncak dari program pendampingan intensif yang diinisiasi sejak 15 Juni 2026. Dari total 60 UMKM binaan LP UMKM Muhammadiyah asal wilayah Banten, DKI Jakarta, Jawa Barat, Jawa Tengah, dan DI Yogyakarta yang mendaftar, sebanyak 48 UMKM berhasil lolos kurasi menuju tahap pitching, dan 25 UMKM terpilih melaju ke tahap negosiasi langsung, one-on-one business matching dengan para buyer utama. Tidak tanggung-tanggung, para pelaku UMKM langsung berhadapan dengan agregator pasar dan korporasi jaringan nasional, antara lain Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI), Krisna Oleh-Oleh Bali, PT Food Station Tjipinang Jaya, PT Sumber Alfaria Trijaya Tbk (Alfamart), dan PT Indomarco Primatama (Indomaret).

Kementerian UMKM di wakili Asdep Kemitraan dan Rantai Pasok Usaha Mikro – Deputi Bidang Usaha Mikro, Pristiyanto menyampaikan bahwa agenda ini merupakan implementasi nyata dari komitmen Pemerintah dalam mengorkestrasi ekosistem kemitraan usaha mikro agar masuk ke dalam rantai pasok industri nasional. “Penguatan rantai pasok adalah kunci agar UMKM kita tidak berjalan sendiri-sendiri. Lewat sinergi bersama LP UMKM Muhammadiyah, kita membangun agregasi produk yang berkualitas, konsisten, dan berkelanjutan. Korporasi mendapatkan kepastian pasokan bahan baku lokal bermutu, sementara UMKM mendapatkan kepastian pasar (offtaker). Ini adalah model ideal dari gotong royong ekonomi nasional,” ungkapnya. Melalui skema kemitraan ini, potensi transaksi sebesar Rp 2,2 miliar tersebut ditargetkan dapat segera terealisasi secara bertahap. Dalam jangka panjang, program kolaboratif ini tidak hanya diproyeksikan untuk memperluas skala usaha dan kapasitas produksi pelaku mikro, tetapi juga menciptakan lapangan kerja baru serta memperkokoh ketahanan ekonomi nasional berbasis umat dan kerakyatan.

Baca Juga :  Tantangan Customer Service Modern? Jawabannya: CRM AI dari Barantum

Di sisi lain,  Ketua LP UMKM Pimpinan Pusat Muhammadiyah Bidang Pengembang dan Pelatihan, Bambang Sutrisno menegaskan bahwa Business Matching ini menjadi jembatan konkret (concrete bridge) untuk memecah tantangan akses pasar yang sering dihadapi pelaku usaha mikro. “Keberhasilan pembinaan UMKM tidak boleh berhenti pada seremonial pelatihan, melainkan harus bermuara pada akses pasar yang berkelanjutan. Potensi transaksi sebesar Rp 2,2 miliar ini membuktikan produk UMKM binaan Muhammadiyah memiliki daya saing tinggi. Kami akan mengawal proses lanjutan dari Letter of Intent (LoI) hingga terwujudnya sales contract sehingga terciptanya kemitraan jangka panjang yang inklusif,” ujarnya. 

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Mendorong Pengembangan Usaha UMKM, Tangguh Perwira Mantri BRI Unit Ciracas Mendukung Usaha Roti dan Donat Milik Ujang di Ciracas Melalui Bantuan Permodalan KUR BRI
Gelar Rapat Kerja, Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Program TJSL Berdampak Terukur bagi Masyarakat
Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Komitmen Pelestarian Lingkungan melalui Penanaman 1.000 Pohon di Gunung Mas
Gambar Tanda Tangan di Internet dan Risiko Penyalahgunaannya
DJKA dan LRT Jabodebek Periksa Kesiapan Fasilitas Sarana & Prasarana Jelang Angkutan Nataru 2026/2027
Selamat Hari Raya Deepavali dari Sanct Social: Episode 9 Pertemukan Dua Ibu yang Belum Pernah Bertemu dalam Satu Percakapan, Sekaligus Panduan Fitur Baru Versi 1.2
Tips agar Pembalut Tidak Bergeser Saat Tidur Semalaman
Transaksi Derivatif Aset Keuangan Digital di Indonesia Tumbuh, Bittime Soroti Perkembangan Pasar

Berita Terkait

Sabtu, 7 November 2026 - 16:32

Sekda Loteng Ingatkan SPPG Sajikan Menu MBG Berkualitas, Bukan Hanya Saat Lomba

Sabtu, 7 November 2026 - 14:57

Dinkes Loteng Apresiasi Lomba Menu MBG, Dorong Peningkatan Standar Kebersihan dan Gizi SPPG

Sabtu, 7 November 2026 - 14:01

​Pertamina Hadir Dukung Mandalika Racing Series, Buktikan Kualitas Produk Anak Bangsa di Ajang Internasional

Sabtu, 7 November 2026 - 13:47

Perjalanan Panjang Edi Saputra Kembangkan Mandalika Racing Series demi Cetak Pembalap Berprestasi Dunia

Jumat, 6 November 2026 - 18:51

Kekeringan 2026, Distan Loteng Catat Nihil Kerugian Petani

Jumat, 6 November 2026 - 16:16

Tak Lagi Pilih-Pilih, Perusahaan Borong Semua Grade Tembakau Loteng

Rabu, 4 November 2026 - 18:23

Tabrakan dengan Avanza di Pujut, Pasutri Asal Desa Prabu Meregang Nyawa

Rabu, 4 November 2026 - 14:17

Warga Diminta Berani Laporkan Pernikahan Anak, DP3AP2KB Loteng Siap Turun Tangan

Berita Terbaru