‎Tiga Rumah Dilaporkan Hanyut, Gubernur NTB Tinjau Lokasi Banjir Rob di Ampenan - Koran Mandalika

‎Tiga Rumah Dilaporkan Hanyut, Gubernur NTB Tinjau Lokasi Banjir Rob di Ampenan

Jumat, 23 Januari 2026 - 11:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Mataram – Usai melakukan kunjungan kerja ke Pulau Sumbawa, Gubernur NTB Lalu Muhamad Iqbal langsung meninjau rumah warga terdampak banjir rob di Lingkungan Bugis, Kelurahan Bintaro, Kecamatan Ampenan, Kamis 22 Januari 2026.

‎Tampak pula Tim Reaksi Cepat dari BPBD Kota Mataram dan BPBD Provinsi NTB, Dinas Sosial, Baznas NTB, unsur TNI-Polri beserta relawan kemanusiaan dan warga setempat.

‎Iqbal menegaskan pentingnya mitigasi bencana yang terencana dan terukur, serta kerja sama seluruh pihak untuk mengantisipasi risiko bencana pesisir di masa mendatang.

‎Saat di lokasi,  Iqbal berdialog dengan warga terdampak. Warga berharap adanya respons cepat dari Pemprov NTB untuk penanganan rumah-rumah yang rusak akibat terjangan gelombang, sekaligus solusi jangka pendek dan jangka panjang bagi masyarakat terdampak.

‎Warga sekitar pantai diimbau berhati-hati dan waspada. Catatan prediksi BMKG, cuaca hujan dan angin kencang diperkirakan hingga tanggal 26 Januari 2026. Kita jaga alam, alam jaga kita.

‎Sementara itu, Kepala Lingkungan Bugis, Suherman, mengatakan gelombang tinggi mulai terjadi sejak malam hari, sekitar pukul 20.00 hingga 01.00 dini hari. Tinggi gelombang diperkirakan mencapai sekitar 1,5 meter. Jauh lebih besar dibandingkan hari-hari sebelumnya, sehingga menimbulkan hempasan kuat dan abrasi yang menghantam permukiman warga di kawasan pesisir.

‎“Malam-malam kami berjaga, dari jam delapan malam sampai jam satu. Gelombangnya besar sekali, tidak seperti hari-hari sebelumnya”, ujarnya.

‎Dia menambahkan, kerusakan terparah dialami oleh enam rumah warga. Dari jumlah tersebut, tiga rumah dilaporkan hanyut sepenuhnya. Sementara tiga rumah lainnya mengalami kerusakan berat dan tidak lagi dapat ditempati. Adapun rumah-rumah lain turut terdampak, namun sebagian masih dapat digunakan secara terbatas.

‎“Tiga rumah sudah hanyut sama sekali, tiga lainnya rusak parah. Rumah lain terdampak, tapi masih bisa digunakan. Rumah penduduk yang paling parah itu enam rumah”, imbuhnya.

‎Warga terdampak berharap adanya kepastian penanganan dari pemerintah, khususnya terkait tempat evakuasi. Sejatinya, penempatan warga telah direncanakan melalui relokasi ke rumah susun, namun keterbatasan kapasitas rusun membuat rencana tersebut belum sepenuhnya terealisasi.

‎Sebagai langkah sementara, Pemprov NTB bersama Pemerintah Kota Mataram menyiapkan tenda darurat untuk menampung warga terdampak. Penanganan lanjutan telah direncanakan, dengan relokasi bersifat sementara sambil menunggu solusi yang lebih permanen. (*)

Baca Juga :  NTB Rancang Museum Sebagai Ruang Edukasi, Riset, dan Identitas Budaya dalam Satu Atap

Berita Terkait

Dua Bulan Puasa Es dan Gorengan, Khairunnisa Sukses Juara MTQ Nasional 2026
PPPK Paruh Waktu Menanti Kepastian Jadi ASN, BKN: Masih Tahap Pematangan
Gemilang di Semarang, NTB Naik ke Peringkat 9 MTQ Nasional
Alasan Dana Bansos NTB Naik, Kadinsos P3A: Rp36,11 Miliar untuk Desa Berdaya
Gubernur NTB: Konektivitas Jadi Urat Nadi Pembangunan
Inspektorat Review Pokir DPRD NTB, Muzihir: Kita Terima, Daripada Berurusan dengan KPK
DPRD NTB Soroti Rebutan Penumpang di Kuta Mandalika, Pemkab Diminta Cari Solusi
Pemprov NTB Optimistis Capai Target Pendapatan dan Perbaiki Tata Kelola APBD Perubahan 2026

Berita Terkait

Senin, 21 September 2026 - 18:02

5 Hal yang Membuat Kamu Sulit Membayar Cicilan

Senin, 21 September 2026 - 16:02

FLOQ Listing PONS dari Robinhood Chain, Kenali Fungsi dan Ekosistemnya

Senin, 21 September 2026 - 14:02

Bitcoin Kembali Tembus US$80.000, Aset Kripto Ikut Reli

Senin, 21 September 2026 - 14:02

Tren Papan Bunga di Jakarta dan Tangerang: Simbol Perhatian yang Tak Lekang Waktu

Senin, 21 September 2026 - 12:06

SUCOFINDO GANDENG RUANGGURU CETAK TALENTA MUDA SEBAGAI KATALISATOR INOVASI BERKELANJUTAN

Senin, 21 September 2026 - 12:06

OSL Indonesia Perkuat Fokus pada Kebutuhan Investor, di Tengah Volatilitas Global dan Industri Kripto yang Kian Matang

Senin, 21 September 2026 - 11:01

Telkom AI Center Malang Perluas Akses Pembelajaran AI untuk Pengembangan Web App

Senin, 21 September 2026 - 11:01

Telkom AI Center Malang dan Nortis AI Bahas Tantangan Desain di Era Generative AI

Berita Terbaru

Teknologi

5 Hal yang Membuat Kamu Sulit Membayar Cicilan

Senin, 21 Sep 2026 - 18:02

NTB Terkini

Gemilang di Semarang, NTB Naik ke Peringkat 9 MTQ Nasional

Senin, 21 Sep 2026 - 17:47