Tinjau Runtuhan Tebing di Aceh Tengah, Menteri Dody Instruksikan Penanganan Komprehensif Sesuai Arahan Presiden - Koran Mandalika

Tinjau Runtuhan Tebing di Aceh Tengah, Menteri Dody Instruksikan Penanganan Komprehensif Sesuai Arahan Presiden

Sabtu, 14 Februari 2026 - 20:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Menteri Pekerjaan Umum (PU), Dody Hanggodo, meninjau langsung lokasi runtuhan tebing di Kecamatan Ketol, Kabupaten Aceh Tengah, Provinsi Aceh, pada Jumat (6/2). Kunjungan kerja ini merupakan tindak lanjut langsung atas arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, untuk memastikan penanganan bencana di wilayah tersebut dilakukan secara komprehensif dan terintegrasi.

Dalam peninjauan tersebut, Menteri Dody menegaskan bahwa fokus penanganan tidak boleh hanya terpaku pada titik longsoran semata. Penanganan harus menyentuh akar masalah dan faktor pemicu di sekitar kawasan, termasuk pengendalian aliran air dan stabilitas kondisi geologi.

“Saya hari ini spesifik berkunjung ke Aceh Tengah karena ada arahan dari Pak Presiden Prabowo melalui Pak Seskab agar penanganannya lebih bersifat komprehensif. Ada beberapa item yang akan kita kerjakan, mulai dari grouting, penanganan sungai, sampai penguatan di beberapa titik. Mesti kita lakukan penanganan cepat,” ujar Menteri Dody di lokasi peninjauan.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan hasil observasi lapangan, kawasan runtuhan dinilai belum sepenuhnya aman. Menteri Dody mengungkapkan adanya indikasi pergerakan air di bawah permukaan tanah yang berpotensi memperbesar skala runtuhan jika tidak segera ditangani secara teknis.

“Saya minta pekerjaan fisiknya segera dilakukan, karena tadi saat kita meninjau, terasa ada getaran. Artinya area ini memang belum 100 persen secure (aman). Di bawah ini masih ada pergerakan air dan itu harus kita hentikan,” tegasnya.

Baca Juga :  Generasi Muda Minang: Kreatif, Percaya Diri, dan Mendunia

Kementerian PU mencatat keberadaan dua jalur jalan alternatif (detour) di sekitar lokasi bencana. Jalur detour pertama memiliki panjang sekitar 1,2 km, sedangkan jalur kedua mencapai 5,2 km. Menteri Dody menekankan prioritas untuk menyelamatkan jalur detour pertama agar tidak mengalami kerusakan lebih lanjut dan tetap dapat difungsikan.

“Kita punya detour kedua yang lebih panjang, tapi saya harapkan detour pertama ini tidak runtuh. Tinggal sekitar 80 meter lagi yang harus kita selamatkan, makanya saya arahkan agar pekerjaan bisa langsung dilakukan dengan cepat,” imbuh Menteri Dody.

Secara teknis, penanganan akan dilaksanakan oleh Balai Pelaksanaan Jalan Nasional (BPJN) Aceh, Direktorat Jenderal Bina Marga. Langkah-langkah strategis yang disiapkan meliputi pengendalian aliran Sungai Pasangan agar tidak melimpas ke area longsoran, serta penutupan dan penguatan area gua yang terindikasi menjadi jalur masuknya air ke bawah badan jalan.

“Dari kajian bersama Kementerian PU dan Universitas Syiah Kuala, terindikasi ada sisipan air sungai yang masuk ke sini. Di dekat sungai kita akan tutup alirannya, lalu di antara gua dan jalan detour kita lakukan grouting supaya air tidak masuk dan tidak memperparah kondisi,” jelasnya.

Selain aspek keselamatan infrastruktur, percepatan penanganan ini dinilai krusial untuk menjaga stabilitas ekonomi lokal. Kawasan sekitar lokasi runtuhan diketahui merupakan sentra perkebunan cabai berskala besar. Menteri Dody mengingatkan bahwa keterlambatan penanganan dapat berdampak pada distribusi logistik pertanian.

Baca Juga :  Sinergi BUMN dan Pemprov: KAI Divre I Sumut Siapkan 1.380 Kursi Gratis untuk Mudik Lebaran 2026

“Kalau ini sampai melebar lagi, akan muncul masalah baru, termasuk gangguan produksi pertanian dan potensi inflasi. Makanya saya minta ini dikerjakan cepat supaya runtuhan tidak semakin melebar,” kata Menteri Dody.

Kementerian PU berkomitmen untuk terus melakukan pengamanan kawasan dan melaksanakan rencana penanganan secara bertahap. Keselamatan, kualitas konstruksi, dan keberlanjutan fungsi jalan menjadi prioritas utama dalam penyelesaian masalah ini.

“Jadi karena banyak pekerjaan, pasti akan perlu waktu. Namun harapannya memang segera selesai secepat-cepatnya, tapi kualitas harus tetap kita jaga. Supaya apapun yang kita kerjakan hari ini, dapat bertahan lama hingga di masa mendatang,” tandas Menteri Dody.

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat
#SetahunBerdampak

Tentang Kementerian Pekerjaan Umum (PU)
Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merupakan kementerian negara dalam Kabinet Merah Putih di Pemerintah Republik Indonesia. Kementerian ini bertugas dalam urusan pekerjaan umum, yaitu bertugas dan bertanggung jawab atas pembangunan dan pengelolaan infrastruktur di Indonesia, termasuk jalan raya, jembatan, pengelolaan air. Kementerian Pekerjaan Umum bertanggung jawab kepada Presiden. Sejak tanggal 21 Oktober 2024, kementerian dipimpin oleh Dody Hanggodo.

Kontak Media
Biro Komunikasi Publik
Kementerian Pekerjaan Umum (PU)
Facebook: [kemenpu]
Instagram: [kementerianpu]
X: [kemenpu]
TikTok: [kemenpu]
Youtube: [kemen_pu]

Press Release ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Bittime Mining Points Resmi Berakhir, Volume Perdagangan Naik Lebih dari 50%
Bank Raya Dukung Digitalisasi Perbankan Brand Lokal di Lala Market 2026
Bandara Perintis Papua Kembali Kondusif, Kepala Staf Kogabwilhan III Pastikan Aktivitas Masyarakat Segera Normal
Telkom AI Center Bali Perkuat Literasi AI Pelaku Usaha melalui AI Clinic for Business “Mastering the Art of Prompting”
Difference Between Business Visa and Work Permit in Indonesia
Dukung Pemerataan Internet Nasional, MyRepublic Air Sukses ULO di Lampung
Mudik Aman dan Nyaman, Intip Persiapan Dapur Pacu KAI Daop 9 Jember Jelang Lebaran 2026
Sinergi BUMN dan Pemprov: KAI Divre I Sumut Siapkan 1.380 Kursi Gratis untuk Mudik Lebaran 2026

Berita Terkait

Selasa, 10 Maret 2026 - 21:28

Broadcast Sering Terblokir? Pakai WA Bulk Sender Resmi dari Barantum

Selasa, 10 Maret 2026 - 11:01

SMARTA 2026 BINUS Semarang Dorong Inovasi Pelajar Berkelanjutan

Selasa, 10 Maret 2026 - 10:49

Bekasi Sharia Festival Semarakkan Ramadan di Grand Galaxy Park Bekasi

Selasa, 10 Maret 2026 - 10:44

Kenapa Market Bubble Bisa Terjadi di Pasar Keuangan?

Senin, 9 Maret 2026 - 21:57

Dari Aceh hingga Makassar, Baja Modular Krakatau Steel Hadir Wujudkan Pemerataan Fasilitas Publik

Senin, 9 Maret 2026 - 14:50

Dari Mentor Jadi Owner: Sosok di Balik ‘Urban Female’ Luncurkan Parfum ‘FYP’ untuk Dukung Passion Wanita Indonesia

Senin, 9 Maret 2026 - 14:42

Ramadan Oasis di MOI Padukan Belanja, Hiburan dan Momen Keluarga

Senin, 9 Maret 2026 - 10:56

Siagakan Energi Bersih 24 Jam, Pertamina NRE Aktifkan Satgas RAFI 2026

Berita Terbaru