Turunkan Kemiskinan Ekstrem hingga 0,72 Persen, Wabup Lombok Tengah Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan - Koran Mandalika

Turunkan Kemiskinan Ekstrem hingga 0,72 Persen, Wabup Lombok Tengah Raih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan

Jumat, 3 Juli 2026 - 21:08

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Lombok Tengah – Wakil Bupati Lombok Tengah sekaligus Ketua Tim Koordinasi Penanggulangan Kemiskinan Daerah (TKPKD), H.M.Nursiah, meraih Anugerah Figur Akselerator Kemajuan kategori Optimalisasi Program Pengentasan Kemiskinan pada ajang detikBali-Nusra Awards 2026.

Penghargaan tersebut diberikan sebagai bentuk apresiasi atas keberhasilan Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah dalam menurunkan angka kemiskinan ekstrem secara signifikan.

Penghargaan diserahkan langsung oleh Wakil Pemimpin Redaksi detik.com, Fajar Pratama, dalam malam penganugerahan yang berlangsung di Grand Ballroom Trans Resort Bali, Badung, Jumat (3/7/2026).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik (BPS), angka kemiskinan ekstrem di Kabupaten Lombok Tengah terus menunjukkan tren penurunan. Pada tahun 2025, angka kemiskinan ekstrem berhasil ditekan menjadi 1,39 persen atau berkurang sekitar 13 ribu jiwa.

Memasuki tahun 2026, persentasenya kembali turun menjadi 0,72 persen atau sekitar 8 ribu jiwa dari total penduduk sekitar 1,1 juta jiwa.

Baca Juga :  Wabup Nursiah Dorong Aturan Ketat HP Anak, Sekolah Diminta Berinovasi

Capaian tersebut merupakan hasil kerja kolaboratif Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah di bawah kepemimpinan Bupati Lalu Pathul Bahri dan Wakil Bupati HM Nursiah, melalui berbagai program penanggulangan kemiskinan yang terintegrasi, tepat sasaran, dan berbasis data.

Sebagai Ketua TKPKD, Wabup HM Nursiah terus memperkuat koordinasi lintas perangkat daerah, melakukan pemutakhiran data kemiskinan, serta mengoptimalkan berbagai sumber pendanaan, baik melalui APBD, dukungan Baznas, maupun program tanggung jawab sosial perusahaan (CSR), sehingga intervensi yang dilakukan dapat menjangkau masyarakat yang benar-benar membutuhkan.

Usai menerima penghargaan, HM Nursiah menyampaikan apresiasi kepada detikBali-Nusra atas penghargaan yang diberikan kepada Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah.

Menurutnya, penghargaan tersebut merupakan buah dari kerja bersama seluruh jajaran pemerintah daerah di bawah arahan Bupati Lombok Tengah.

Baca Juga :  Wabup Nursiah Pastikan Layanan Ambulans Jenazah Gratis di RSUD Praya

“Terima kasih kepada detikBali-Nusra yang telah memberikan penghargaan kepada kami. Keberhasilan menurunkan angka kemiskinan ekstrem di Lombok Tengah merupakan hasil kerja bersama seluruh jajaran Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah di bawah kepemimpinan Bapak Bupati Lalu Pathul Bahri,” ujar HM Nursiah.

Ia menegaskan, penghargaan tersebut akan menjadi motivasi untuk terus memperkuat upaya percepatan pengentasan kemiskinan ekstrem demi mewujudkan target nol persen kemiskinan ekstrem pada tahun 2029.

“Penghargaan ini menjadi penyemangat bagi kami untuk terus mengabdi dan menghadirkan program-program yang berdampak nyata bagi peningkatan kesejahteraan masyarakat,” tambahnya.

Meski menjadi salah satu daerah dengan persentase kemiskinan ekstrem terendah di Provinsi Nusa Tenggara Barat, Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah tetap menjadikan pengentasan kemiskinan sebagai prioritas pembangunan, mengingat jumlah penduduk yang besar masih menyebabkan angka kemiskinan ekstrem secara absolut memerlukan perhatian serius. (*)

Berita Terkait

InJourney Siapkan Camping Ground dan 66 Extra Flight, Akomodasi Lombok Nyaris Penuh Jelang MotoGP
Jelang MotoGP 2026, Mandalika Bersolek, NTB Bersiap Menyambut Dunia
27.620 Batang Rokok Diduga Ilegal Disikat, Satpol PP Lombok Tengah Gencarkan Operasi
PDAM Terbuka Hadapi Kritik, 53 Ribu Pelanggan Dilayani
Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko, ITDC Raih Tiga Penghargaan TOP GRC Awards 2026
Perubahan APBD 2026 Lombok Tengah Naik, Jalan Jadi Prioritas
Pendemo Dituding Minta Rp20 Juta, Konsultan Hukum PDAM: Kami Punya Bukti Chat WhatsApp
Tiga Penambang Tewas di Lantung, PDIP Sumbawa Soroti Pengawasan PETI

Berita Terkait

Jumat, 18 September 2026 - 22:02

Raflux Raih Pendanaan US$300.000, Siapkan Vault Fisik di BSD City

Jumat, 18 September 2026 - 22:02

KAI Daop 2 Imbau Pengguna Jasa KA Datang Lebih Awal, Antisipasi Lalu Lintas Padat di Kota Bandung

Jumat, 18 September 2026 - 18:02

Biaya Rutin dalam Rumah Tangga: Cara Mengatur Tagihan agar Keuangan Lebih Teratur

Jumat, 18 September 2026 - 17:02

IIBF Gelar Social & Business Networking Evening, Perkuat Jejaring Bisnis Indonesia-India

Jumat, 18 September 2026 - 16:02

Duluin dan BTN Berkolaborasi Hadirkan Solusi Kesejahteraan Pekerja Indonesia

Jumat, 18 September 2026 - 16:02

Bittime Perluas Akses Futures Melalui Program Position Boost

Jumat, 18 September 2026 - 15:02

Menko Pangan Resmikan PSEL Bogor Raya 1, SUCOFINDO Dukung Percepatan Penanganan Darurat Sampah Nasional

Jumat, 18 September 2026 - 15:02

Harddies Cargo Fokus Kembangkan Layanan Pengiriman Cargo Jakarta–Batam

Berita Terbaru