Wabup Nursiah Dorong Aturan Ketat HP Anak, Sekolah Diminta Berinovasi - Koran Mandalika

Wabup Nursiah Dorong Aturan Ketat HP Anak, Sekolah Diminta Berinovasi

Jumat, 10 April 2026 - 10:16

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Lombok Tengah – Pemerintah daerah mulai bersiap menerapkan Peraturan Pemerintah Nomor 17 Tahun 2025 tentang Tata Kelola Perlindungan Anak di Ruang Digital (PP Tunas) yang digagas oleh Kementerian Komunikasi dan Digital.

Aturan ini resmi diberlakukan secara nasional sejak Maret 2026 dan mewajibkan platform digital membatasi akses bagi anak di bawah usia 16 tahun.

Wakil Bupati Lombok Tengah, Muhamad Nursiah, menegaskan bahwa implementasi kebijakan ini akan melibatkan peran aktif sekolah dan orang tua dalam pengawasan penggunaan perangkat digital oleh anak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut Nursiah, pihak sekolah diberikan ruang untuk berinovasi dalam menjalankan kebijakan tersebut.

Baca Juga :  Wabup Nursiah Lepas 392 Jemaah Haji Lombok Tengah, Titip Pesan Jaga Kesehatan di Tanah Suci

Pelayanan kegiatan dari sekolah nantinya dilanjutkan dengan kreativitas kepala sekolah kaitan dengan isu pernikahan anak, narkoba, hingga kenakalan remaja.

Ketua DPD Golkar Lombok Tengah itu menambahkan bahwa kepala sekolah memiliki kewenangan untuk merancang program yang relevan dengan kondisi siswa di masing-masing sekolah.

“Kita sudah buktikan, cukup dengan kreativitas, berbagai pendekatan bisa dilakukan,” kata Nursiah, Jumat (10/4).

Terkait penggunaan telepon genggam di lingkungan sekolah, pemerintah daerah akan menyerahkan teknis pengaturan kepada pihak sekolah.

“Untuk operasional penggunaan HP, kita tugaskan kepala sekolah. Nanti kita bina dan awasi,” jelas Nursiah.

Menanggapi kemungkinan memasukkan kebijakan ini ke dalam kurikulum, Nursiah menyambut baik gagasan tersebut.

Baca Juga :  Dorong Kemandirian Generasi Muda, Lalu Hadimi Buka Pelatihan Tata Boga di Desa Prabu

“Kalau ini bisa jadi bagian dari kurikulum, itu bagus. Ini ide yang sangat baik,” ujarnya.

Selain peran sekolah, dia juga menekankan pentingnya keterlibatan orang tua dalam mendampingi anak di era digital. “Pendidikan yang paling dekat itu orang tua. Jadi kita harapkan orang tua juga ikut mengawasi dan memahami manfaat serta risiko penggunaan HP,” tambahnya.

Penerapan PP Tunas di Lombok Tengah diharapkan dapat menjadi langkah konkret dalam menciptakan ruang digital yang aman bagi anak, sekaligus menekan berbagai permasalahan sosial yang berkaitan dengan penggunaan teknologi di usia dini. (wan)

Berita Terkait

Bukti Kepedulian, PDAM Loteng Salurkan 6 Sapi Kurban untuk Desa Sumber Mata Air
14 Kali Berturut-turut, Pemkab Lombok Tengah Kembali Raih Opini WTP
MTQ XXXI NTB 2026 Digelar di Poltekpar Lombok, Kampus Siapkan Fasilitas Terbaik
PDAM Loteng Kaji Arahan Bupati Soal Perluasan Layanan Air Gratis bagi Rumah Ibadah
25 Ritel Modern di Loteng Diminta Tutup Mandiri, Kasat Pol PP: Jika Tidak Kita Tutup Paksa
Lombok Tengah Jadi Sorotan, Polres dan AFP Perkuat Benteng Anti Penyelundupan Manusia
Poltekpar Lombok Satu Dekade: Cetak SDM Siap Kerja, Siap Wirausaha, Siap Mendunia
Abdul Hadi Wujudkan Jembatan Gantung Darmaji–Kerembong, Warga Sambut Antusias Proyek Bersejarah

Berita Terkait

Kamis, 28 Mei 2026 - 22:00

Universitas Brawijaya Perkuat Posisi sebagai Pusat Unggulan Cybersecurity Indonesia Lewat Kemitraan Strategis dengan Positive Technologies

Kamis, 28 Mei 2026 - 21:00

Rating Bintang 3 Validasi Komitmen Gokomodo terhadap Agribisnis Berkelanjutan

Kamis, 28 Mei 2026 - 19:00

Pembangunan Huntap Dipercepat, Satgas PRR Pastikan Penyintas Tak Lama di Huntara

Kamis, 28 Mei 2026 - 19:00

Sulit Menabung dengan Target Terlalu Besar? Begini Cara Mengatasinya

Kamis, 28 Mei 2026 - 18:00

Pendiri Ondo Finance Nathan Allman Meninggal Dunia, Apa Selanjutnya untuk ONDO dan Masa Depan Tokenisasi Saham?

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:00

KAI Daop 2 Bandung Imbau Pelanggan Patuhi Aturan Barang Bawaan

Kamis, 28 Mei 2026 - 17:00

KAI Daop 1 Jakarta Layani Hampir 56 Ribu Pelanggan KA Lokal, Volume Tertinggi Terjadi pada 26 Mei 2026

Kamis, 28 Mei 2026 - 16:00

Libur Panjang Idul Adha, KAI Daop 1 Jakarta: Tiket KA Masih Tersedia Hingga Akhir Periode Liburan

Berita Terbaru