Volume Perdagangan Kripto Turun Drastis: Apakah Investor Mulai Kehilangan Minat ke Bitcoin Cs? - Koran Mandalika

Volume Perdagangan Kripto Turun Drastis: Apakah Investor Mulai Kehilangan Minat ke Bitcoin Cs?

Jumat, 14 Maret 2025 - 09:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Pasar kripto kembali menghadapi tantangan besar setelah mengalami kenaikan signifikan di awal tahun. Kini, volume perdagangan mengalami penurunan drastis, mencerminkan kehati-hatian investor yang semakin meningkat. 

Banyak yang bertanya-tanya, apakah ini hanya jeda sementara sebelum reli berikutnya atau justru awal dari tren penurunan yang lebih panjang? Dengan ketidakpastian ekonomi global yang masih tinggi, para pelaku pasar perlu mencermati pergerakan ini sebelum mengambil keputusan investasi.

Penurunan Volume Perdagangan: Tanda Kehati-hatian Investor?

Data dari berbagai sumber menunjukkan bahwa volume perdagangan kripto mengalami penurunan tajam dalam beberapa bulan terakhir. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

CoinGecko melaporkan bahwa volume harian sempat mencapai $440 miliar pada Februari, tetapi kini menyusut hingga $163 miliar per 12 Maret, turun lebih dari 63%. CoinMarketCap juga mencatat pola serupa, dengan penurunan volume sebesar 52% sejak awal Maret.

Baca Juga :  Libur Sekolah Bulan Juli, KAI Daop 1 Jakarta Layani Lebih dari 900 Ribu Pelanggan

Penurunan ini menunjukkan bahwa minat investor terhadap market crypto mulai melemah. 

  Sumber: X | Sentiment 

Meskipun harga sempat mengalami pemulihan kecil, volume perdagangan tidak menunjukkan peningkatan yang signifikan. Hal ini mengindikasikan bahwa banyak investor yang masih ragu untuk masuk kembali ke pasar.

Kapitalisasi Pasar Kripto Turun 25%

Selain volume yang melemah, kapitalisasi pasar kripto juga mengalami penurunan drastis. Sejak awal Februari, total kapitalisasi pasar telah kehilangan $900 miliar, turun sekitar 25%. 

Dalam kurun waktu 10 hari terakhir, pasar kehilangan tambahan 15%, dipicu oleh ketidakpastian ekonomi global dan meningkatnya kekhawatiran akan potensi resesi di Amerika Serikat.

Kondisi ini membuat banyak investor lebih berhati-hati dalam mengambil keputusan. Mereka memilih untuk menunggu perkembangan lebih lanjut sebelum kembali berinvestasi.

Bitcoin Berada di Persimpangan Jalan

Sumber: harga BTC/USDT di Market Bittime

Saat artikel ini ditulis pada (13/03/2025), harga BTC/USDT di market Bittime berada di sekitar $83.184, dengan upaya mempertahankan level support krusial. Jika Bitcoin berhasil menembus $85.000, maka ada peluang besar untuk melanjutkan kenaikan hingga $87.041 atau bahkan lebih tinggi.

Baca Juga :  Kementerian PU Bangun 66 Sumur Bor untuk Pastikan Pasokan Air Bersih Berkualitas bagi Korban Bencana di Sumatera

Sebaliknya, jika BTC gagal menembus level tersebut, ada kemungkinan harga kembali turun ke $82.761. Jika support ini tidak bertahan, Bitcoin bisa menghadapi tekanan jual yang lebih besar dan memperpanjang tren koreksi.

Kesimpulan

Volume perdagangan yang terus melemah dan penurunan kapitalisasi pasar menunjukkan bahwa trader masih dalam fase wait-and-see. Tanpa peningkatan volume yang signifikan, pemulihan pasar berisiko kehilangan momentumnya.

Namun, jika volume perdagangan kembali meningkat, ini bisa menjadi sinyal awal bahwa pasar mulai bergerak ke arah pemulihan yang lebih stabil. 

Tetap pantau pergerakan market dan jangan lewatkan peluang terbaik untuk trading crypto!

Berita Terkait

Tinjau GT Kalikangkung, Menteri Pekerjaan Umum dan Dirut Jasa Marga Pastikan Kesiapan Infrastruktur Jalan Tol Periode Arus Balik Idulfitri 1447H/2026 Dalam Kondisi Baik
Kualitas Tanpa Tawar, Waringin Megah Kian Kompetitif di Pasar
FLOQ Gandeng Smartfren, Pelanggan Bisa Tukar SmartPoin dengan Saldo Kripto Senilai Rp25.000
Kepadatan Arus Balik Lebaran Di Daop 2 Bandung Terpantau Merata, Kebijakan WFA dan Stimulus Diskon Tiket Jadi Faktor Pendorong
Intervyou Persenjatai Gen Z dengan Platform Karir Berbasis Generative AI
Community Engagement Berbasis Data Jadi Strategi Baru Brand Bangun Loyalitas Konsumen
Zero Accident di Lingkungan Kantor, LRT Jabodebek Catat Kinerja Keselamatan Kerja Optimal Awal 2026
TM Facial Glow, Tempat Perawatan Kecantikan Modern dengan 18 Cabang, Siap Ekspansi ke Seluruh Indonesia

Berita Terkait

Kamis, 19 Maret 2026 - 18:44

Penambang Ilegal Meninggal di Gunung Pengolong Desa Tumpak

Selasa, 17 Maret 2026 - 22:37

Pemerintah Kota Mataram Harapkan Jumlah Ogoh-ogoh Tahun Depan Sesuai Banjar

Selasa, 17 Maret 2026 - 12:17

Pemkab Loteng Seleksi Calon Paskibraka, 3 Pencapaian Sempurna pada Tes Wawasan Kebangsaan

Jumat, 13 Maret 2026 - 21:59

Jaga Stabilitas Harga, Babinsa Kodim 1620/Loteng Kawal Penyerapan Gabah Bulog

Jumat, 13 Maret 2026 - 12:45

BIZAM Buka Posko Angkutan Udara, Pergerakan Pesawat Diproyeksikan Meningkat

Jumat, 13 Maret 2026 - 12:25

‎Perkuat Solidaritas saat Ramadan, PKK Loteng Salurkan Sembako

Kamis, 12 Maret 2026 - 21:31

PDAM Loteng Berlakukan Penghapusan Denda

Rabu, 11 Maret 2026 - 18:03

Kades Ubung: Perdes jadi Acuan Pelaksanaan PTSL

Berita Terbaru