WSBP Pacu Suplai Spun Pile, Progres Proyek Pembangunan Tanggul Pengaman Pantai NCICD Paket 2 Tembus 69% - Koran Mandalika

WSBP Pacu Suplai Spun Pile, Progres Proyek Pembangunan Tanggul Pengaman Pantai NCICD Paket 2 Tembus 69%

Senin, 19 Mei 2025 - 10:23

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, Mei 2025. PT Waskita Beton Precast Tbk (kode saham: WSBP) terus memasok produk unggulannya yaitu Spun Pile, yang digunakan sebagai elemen utama dalam struktur pengaman pantai dari potensi abrasi dan banjir rob untuk Proyek Pembangunan Tanggul Pengaman Pantai (National Capital Integrated Coastal Development/NCICD) Fase A Lokasi 1 Paket 2 di Jakarta Utara milik Dinas SDA Provinsi Jakarta dengan nilai kontrak yang didapat oleh WSBP sebesar Rp41,56 miliar.

Dalam proyek ini, WSBP memasok sebanyak 324 batang Spun Pile yang seluruhnya diproduksi dan dikirim dari Precast Plant WSBP Karawang. Per Mei 2025, progres pengiriman produk Spun Pile telah mencapai 69%, atau setara 224 batang, dan proses distribusi ditargetkan selesai pada tengah tahun ini.

“Proyek NCICD merupakan proyek penting yang memiliki peran besar dalam melindungi wilayah pesisir utara Jakarta. Kami bangga dapat ambil bagian dengan menyediakan produk Beton Precast yang andal dan sesuai dengan kebutuhan teknis di lingkungan pesisir,” ujar Fandy Dewanto, Kepala Divisi Corporate Secretary WSBP.

Sebagai proyek pengendalian banjir berskala besar, NCICD didesain sebagai solusi jangka panjang atas tantangan perubahan iklim dan naiknya permukaan air laut di kawasan pesisir ibu kota. Keberadaan tanggul ini diharapkan memberikan perlindungan signifikan terhadap infrastruktur vital dan kawasan permukiman warga.

Sejak awal, WSBP telah berkontribusi dalam Proyek NCICD Fase A Lokasi 1 Paket 2 dan hingga kini terus menunjukkan progres suplai yang signifikan. Keberlanjutan proyek ini mencerminkan komitmen WSBP dalam mendukung salah satu Proyek Strategis Nasional. Hingga saat ini, sebanyak 221 Spun Pile telah terpancang di lokasi proyek sehingga target penyelesaian di tahun ini dapat terlaksana.

“Kami berkomitmen untuk menjaga kualitas produk, memperkuat hubungan kemitraan, dan memberikan layanan terbaik,” tambah Fandy.

Tak hanya fokus pada aspek teknis dan kualitas, WSBP juga menunjukkan komitmen terhadap keberlanjutan lingkungan. Hingga saat ini, atas 224 batang Spun Pile yang telah terkirim, PT Trico Wana sebagai pelanggan WSBP telah turut berpartisipasi dalam menanam 22 pohon Trembesi. Nantinya, saat seluruh produk Spun Pile terkirim, PT Trico Wana akan berkontribusi dalam penanaman 32 pohon atas pengiriman 324 batang Spun Pile. Kegiatan ini menjadi simbol kontribusi aktif perusahaan dalam menjaga keseimbangan antara pembangunan dan kelestarian alam.

Baca Juga :  Kolaborasi Nusantara Global Network dan FBS Hadirkan Sistem Self-Rebate Inovatif untuk Maksimalkan Peluang Trading

WSBP tidak hanya fokus pada pemenuhan kebutuhan proyek secara tepat waktu dan berkualitas, tetapi juga terus memperkuat tata kelola perusahaan yang baik serta manajemen risiko dalam setiap proses bisnisnya. Komitmen ini didukung oleh layanan terintegrasi One Stop Solution serta pengembangan produk dan layanan yang adaptif terhadap kebutuhan industri konstruksi masa kini, khususnya untuk proyek-proyek infrastruktur strategis nasional yang menuntut efisiensi, ketahanan produk, dan keberlanjutan jangka panjang.

Berita Terkait

Proyek EPC Coal Handling Facility Inpit Conveyor Banko antara PT Krakatau Baja Konstruksi dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk Rampung di Awal 2026
KAI Daop 2 Bandung Mencatat Tanggal 17 Mei 2026 sebagai Puncak Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus
Apakah Bitcoin Akan Menembus US$100.000? Clarity Act dan Sentimen Makro Jadi Sorotan Pasar Kripto
Long Weekend Datang, Pengeluaran Tambah Bengkak? Ini Cara Biar Dompet Tetap Terjaga
60 Persen Ruang Pamer Telah Terjual Saat Industri Otomotif Bersiap Untuk Automechanika Jakarta 2026
Dari Toko Sparepart ke Precision Parts Sourcing: Transformasi Bisnis Otomotif di Era Digital
Hilirisasi Tembaga Jadi Kunci Kemandirian Industri Pertahanan RI
Rencana Masa Depan Kini Lebih Ringan, Cek Fasilitas Pembiayaan dari BRI Finance Ini

Berita Terkait

Senin, 18 Mei 2026 - 19:00

Proyek EPC Coal Handling Facility Inpit Conveyor Banko antara PT Krakatau Baja Konstruksi dan PT Adhi Karya (Persero) Tbk Rampung di Awal 2026

Senin, 18 Mei 2026 - 19:00

KAI Daop 2 Bandung Mencatat Tanggal 17 Mei 2026 sebagai Puncak Libur Panjang Kenaikan Yesus Kristus

Senin, 18 Mei 2026 - 18:00

Apakah Bitcoin Akan Menembus US$100.000? Clarity Act dan Sentimen Makro Jadi Sorotan Pasar Kripto

Senin, 18 Mei 2026 - 18:00

Long Weekend Datang, Pengeluaran Tambah Bengkak? Ini Cara Biar Dompet Tetap Terjaga

Senin, 18 Mei 2026 - 17:00

Dari Toko Sparepart ke Precision Parts Sourcing: Transformasi Bisnis Otomotif di Era Digital

Senin, 18 Mei 2026 - 16:00

Hilirisasi Tembaga Jadi Kunci Kemandirian Industri Pertahanan RI

Senin, 18 Mei 2026 - 16:00

Rencana Masa Depan Kini Lebih Ringan, Cek Fasilitas Pembiayaan dari BRI Finance Ini

Senin, 18 Mei 2026 - 16:00

Positive Technologies Perluas Kolaborasi Pendidikan dengan Universitas di Indonesia untuk Melatih Para Profesional Cybersecurity

Berita Terbaru

NTB Terkini

Pendapatan dari AMNT Merosot, NTB Tekan Biaya Belanja

Senin, 18 Mei 2026 - 17:44