Wali Murid Curiga Manipulasi Data Jarak di SMAN 1 Praya - Koran Mandalika

Wali Murid Curiga Manipulasi Data Jarak di SMAN 1 Praya

Minggu, 6 Juli 2025 - 10:54

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Tampak bagian depan bangunan SMAN 1 Praya (ist)

Tampak bagian depan bangunan SMAN 1 Praya (ist)

Koran Mandalika, Lombok Tengah- Salah seorang wali murid curiga adanya manipulasi data jarak di SMAN 1 Praya pada penerimaan peserta didik baru (PPDB) zalur domisili atau zonasi.

Hal itu didasari adanya calon siswa yang jarak rumahnya berkisar di angka 700 meter dari sekolah kemudian di sistem terdata 400 meter.

“Rumah saya dengan dia (calon siswa) ini tentu saya lebih dekat. Mengapa di sistem jaraknya dia 400 meter dan saya 770-an meter,” kata salah seorang wali murid yang enggan disebut namanya.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Dia curiga ada manipulasi data jarak. Pihaknya berharap Ombudsman RI turun tangan atas persoalan yang terjadi.

“Ombudsman RI harus turun investigasi. Saya curiga ada permainan di sini. Cek aja rumahnya anak ini. Malahan, jarak rumahnya lebih jauh,” ujarnya.

Baca Juga :  Momen Spesial HAB Ke-79 Kemenag di Lombok Tengah, Banyak Lulus PPPK

Awak media ini berusaha mencari tahu rumah salah seorang calon siswa dimaksud. Terpantau memang, rumah tersebut hampir sama jaraknya dengan rumah wali murid yang protes.

Tidak hanya itu, pihaknya juga menyoroti adanya kasus serupa. Anehnya, calon siswa yang masuk kategori diterima tersebut jarak rumahnya lebih jauh lagi.

Sementara itu, Kepala SMAN 1 Praya Kadian mengungkapkan pihaknya tidak tahu menahu terkait persoalan tersebut. Sebab, kata Kadian, sekolah hanya memverifikasi data.

“Yang mendaftar dan mengirim berkas mereka sendiri lewat akun masing-masing dan memprosesnya adalah sistem, server, dan operatornya di provinsi,” jelas Kadian.

Mengenai kuota tambahan di SMAN 1 Praya, Kadian belum dapat memastikan. Berkaca dari tahun sebelumnya, sekolah tersebut mendapatkan kuota tambahan.

Baca Juga :  Gubernur Iqbal Perkuat Kolaborasi dengan Kampus, Beri Motivasi Ke Alumni UMM

Lantas, bagaimana mekanisme penerimaan calon siswa dalam kuota tambahan nantinya. Apakah orang yang tidak mendaftar sebelumnya bisa diterima?

“Kalau tidak mendaftar, tidak akan bisa masuk dalam sistem,” ucap Kadian.

Kemudian, apakah calon siswa yang akan masuk dalam kuota tambahan ditentukan berdasarkan peringkat? Kadian tidak menjawab pasti terkait mekanisme penerima calon siswa di kuota tambahan.

Pihaknya hanya mengimbau anak-anak yang belum lulus di sekolah pilihan dipersilakan untukmendaftar di sekolah-sekolah lain yang belum memenuhi kuota.

Di antaranya, SMAN 2 jonggat, SMAN 1 Praya Barat Daya, SMAN 1 Pujut, SMAN 2 Pujut, dan SMAN 1 Batukliang Utara. (wan)

Berita Terkait

Selesai Wisuda, Lulusan Poltekpar Lombok Langsung Dapat Kerja
Bangga! Siswa SDIT Anak Sholeh Praya Lolos Final Olimpiade Sains Nasional di Jakarta
Belajar Sambil Bekerja, TILC de Balen Soultan Jadi Laboratorium Industri Mahasiswa Poltekpar Lombok
Sandang Gelar Sarjana, Ratusan Mahasiswa Poltekpar Lombok Siap Terjun ke Dunia Kerja
Penuhi Hak Pendidikan Anak Binaan, LPKA Loteng Teken MoU dengan SMAN 1 Batukliang Utara
Tekan Angka Kemiskinan, Sekolah Rakyat Sejalan dengan Program Gubernur NTB
Alumni Poltekpar Lombok Kantongi Sertifikat Kompetensi BNSP
Tasyakuran dan Pelepasan TK, MI dan SMP Al-Maarif NU Kerame Jati, Pendiri Ponpes Bangga

Berita Terkait

Kamis, 9 April 2026 - 07:00

Holding Perkebunan Nusantara Perkuat Hilirisasi Nasional, PTPN I Siap Bangun Pabrik Kelapa dan Pala

Kamis, 9 April 2026 - 00:00

7 Stasiun Tersibuk di Daop 2 Bandung Selama Angkutan Lebaran 2026, Bandung dan Kiaracondong Dominasi Pergerakan Penumpang

Rabu, 8 April 2026 - 21:00

PTPP Perkuat Momentum Awal Tahun, Raih Kontrak Baru Rp3,87 Triliun hingga Februari 2026

Rabu, 8 April 2026 - 21:00

PROPER 2025, Maroef Sjamsoeddin Raih Green Leadership

Rabu, 8 April 2026 - 19:00

Bittime Hadirkan Peluang Baru Melalui Bittime Mining Points, Maksimalkan Keuntungan Trading dengan Total Prize Pool Lebih dari 30.000 Palapa

Rabu, 8 April 2026 - 17:00

Momentum Penguatan Industri Baja Nasional di Tengah Gejolak Selat Hormuz

Rabu, 8 April 2026 - 16:01

BINUS University Bersama BCA Berbagi Ilmu untuk Kesiapan Karier Binusian

Rabu, 8 April 2026 - 16:01

Bagaimana Konflik Internasional Mempengaruhi Pair Forex Utama: Analisis Ketegangan Iran-AS terhadap EUR/USD

Berita Terbaru

Teknologi

PROPER 2025, Maroef Sjamsoeddin Raih Green Leadership

Rabu, 8 Apr 2026 - 21:00