5 Cara Meningkatkan Kompetensi Karyawan di Era Digital - Koran Mandalika

5 Cara Meningkatkan Kompetensi Karyawan di Era Digital

Jumat, 20 Desember 2024 - 10:45

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Perlu cara yang lebih efektif untuk bisa bersaing dengan kompetitor di era digital yang dinamis ini, tapi terlalu banyak informasi yang malah membuat ragu untuk mencoba?  

Nah, untungnya sekarang sudah ada solusi yang bisa membantu karyawan di perusahaan Anda agar lebih siap beradaptasi dengan perkembangan zaman. Yuk, simak dan coba terapkan!

1. Biasakan menggunakan komunikasi berbasis digital untuk urusan kantor

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Burnout terjadi salah satunya karena banyaknya komunikasi pekerjaan dilakukan melalui platform komunikasi yang juga digunakan untuk urusan pribadi. Agar karyawan tetap fokus, pilih dan gunakanlah saluran komunikasi khusus berbasis digital untuk koordinasi pada jam kerja.

2. Manfaatkan data performa sebagai dasar personalisasi pelatihan

Dengan identifikasi secara berkala melalui evaluasi data performa, perusahaan bisa melakukan pelatihan yang lebih personalized sesuai dengan tingkat keahlian, potensi, dan tanggung jawab dari karyawan tersebut. Misalnya dengan mengikutsertakan mereka pada pelatihan dari pakar yang sesuai dengan jabatan atau tugas yang akan diemban karyawan.

Baca Juga :  Transformasi Teknologi Pergudangan : CitoXpress Perbarui Armada Material Handling Menuju Logistik Hijau

3. Mengintegrasikan pelatihan soft skills dengan teknologi digital

Kompetensi terkait soft skills seperti komunikasi dan kepemimpinan juga sangat penting untuk dibangun dengan bantuan teknologi. Misalnya dengan pelatihan berbasis video tutorial atau simulasi yang interaktif.

Image

4. Menggunakan Learning Management System

Perusahaan yang memiliki kantor maupun karyawan di beberapa lokasi, tentunya perlu lebih efektif untuk membangun kompetensi timnya. Sebuah Learning Management System (LMS) menyediakan sebuah platform yang memungkinkan perusahaan untuk menyediakan pelatihan online yang terpersonalisasi, fleksibel, dan terstruktur agar mudah diakses tanpa terbatas lokasi dan zona waktu.

5. Menerapkan gamifikasi dalam pelatihan

Play is learning in disguise! Dengan memanfaatkan elemen gamifikasi seperti points, badge, dan leaderboard, antusiasme karyawan untuk mengikuti pelatihan bisa meningkat. Apalagi jika perusahaan menyiapkan reward yang setara untuk usaha mereka dalam menyelesaikan pelatihan dengan baik.

Baca Juga :  JTT Lakukan Perbaikan Jalan Bertahap, Layanan Tol Tetap Berjalan Demi Keselamatan Pengguna Jalan

Investasi dalam pengembangan karyawan adalah investasi yang tidak hanya menguntungkan mereka, tetapi juga perusahaan secara keseluruhan. Salah satu platform Learning Management System yang layak dicoba untuk membantu efektivitas perusahaan Anda adalah NusaLMS. Dengan kolaborasi antara sistem dengan fitur yang inovatif, materi pelatihan yang tepat, serta reward yang membuat semangat, karyawan akan lebih siap dan termotivasi untuk bersaing di era digital.

NusaLMS adalah penyedia platform Sistem Manajemen Pembelajaran/Learning Management System (LMS) terpadu yang dirancang untuk beragam industri seperti ritel, perbankan, pendidikan, dan kesehatan. Dengan fitur yang inovatif, proses pelatihan, orientasi karyawan, kepatuhan, dan materi peningkatan keterampilan lain dapat dengan mudah dirancang sesuai kebutuhan perusahaan dan bisnis Anda.

Berita Terkait

ZTE dan MoraRepublic Tandatangani Nota Kesepahaman Strategis untuk Memperluas Layanan FWA dan FTTH di Indonesia
Tumbuh 17 Persen, Kinerja Angkutan Retail KAI Logistik Sepanjang Semester I 2026 Semakin Positif
Pelindo Perkuat Pemberdayaan Masyarakat Belawan melalui Program Pelatihan dan Pendampingan Vokasi
Barantum, Vendor WhatsApp API Indonesia Terpercaya
MINIMALISME URBAN BERPADU SENI: PURANA DAN PURAGRAPH X AFGANIAL Liveable Art Soirée DI LUMINE, ASHTA DISTRICT 8
Pidato Bersejarah di DPR RI, PM Modi Perkenalkan Visi Gangga-Mahakam bagi Hubungan Indonesia-India
Cara Mengatur Penghasilan Freelance yang Tidak Tetap
LRT Jabodebek Jadi Rujukan ASDP untuk Pengembangan Layanan Transportasi Publik

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 07:56

Sistem Pembayaran Nontunai di Pintu Masuk Pelabuhan Parepare Dapat Respons Positif

Rabu, 8 Juli 2026 - 07:53

Demi Keselamatan Perjalanan Kereta Api, KAI Daop 2 Bandung Perbaiki Geometri Perlintasan Sebidang di 47 Titik

Rabu, 8 Juli 2026 - 07:47

Kolaborasi SUCOFINDO–ABPEDNAS Hadirkan Akses Air Bersih bagi Desa Pulau Semambu

Senin, 29 Juni 2026 - 13:36

Bank Raya Bersama Komunitas Tangan Diatas (TDA) Percepat Transformasi dan Pertumbuhan UMKM Lewat GEN TDA Raya

Senin, 22 Juni 2026 - 20:22

Jenis dan Kegunaan Industrial Door dan Dock Leveler dalam Industri

Kamis, 18 Juni 2026 - 14:08

Promo Pembiayaan Kendaraan Bunga 0%, Penawaran Spesial BRI Finance Padang dan Payakumbuh

Kamis, 18 Juni 2026 - 05:59

Mobil Baru Digenggaman, BRI Finance Tawarkan KKB 3,97% Flat

Rabu, 17 Juni 2026 - 21:37

Perkuat Portfolio Berkelanjutan, BRI Finance Tangkap Potensi Pertumbuhan EV

Berita Terbaru

Teknologi

Barantum, Vendor WhatsApp API Indonesia Terpercaya

Rabu, 8 Jul 2026 - 09:02