5 Fakta Terbaru Bitcoin yang Mengubah Permainan Minggu Ini! - Koran Mandalika

5 Fakta Terbaru Bitcoin yang Mengubah Permainan Minggu Ini!

Rabu, 27 November 2024 - 09:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bitcoin (BTC) kembali mencuri perhatian pekan ini dengan pergerakan harga yang dinamis. Dari mencatat rekor penutupan mingguan tertinggi hingga hampir menembus angka psikologis $100.000, Bitcoin menunjukkan potensi luar biasa di tengah pasar yang fluktuatif.

Namun, bukan hanya soal angka besar, berbagai faktor menarik lainnya juga memengaruhi pergerakan Bitcoin, mulai dari likuiditas, kebijakan makroekonomi, hingga lonjakan minat pada ETF Bitcoin. Berikut adalah 5 fakta terpenting tentang Bitcoin minggu ini yang wajib kamu ketahui untuk memahami arah pasar kripto ke depan.

1. Penutupan Mingguan Tertinggi dalam Sejarah 

Bitcoin mencatatkan rekor baru dengan penutupan mingguan tertinggi di atas level $98.000. Ini menjadikan November sebagai bulan terbaik Bitcoin dalam 5 tahun terakhir.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Namun, meskipun sudah mendekati angka psikologis $100.000, level tersebut belum berhasil ditembus. Banyak analis percaya bahwa koreksi BTC jangka pendek diperlukan untuk menjaga keseimbangan pasar sebelum melanjutkan tren naik.

Baca Juga :  Benarkah Bisa Mining Bitcoin di HP? Ini Faktanya

2. Likuiditas dan Potensi Koreksi Harga

Harga BTC sempat turun ke $95.800 pekan lalu, memicu likuidasi besar-besaran senilai $500 juta di seluruh pasar kripto.

Zona likuiditas utama berada di $88.500 dan $100.600. Dengan likuiditas yang lebih besar di $88.500, ada kemungkinan Bitcoin menguji zona bawah ini sebelum kembali menguat. Namun, jika pasar mampu bertahan di $98.500, peluang menuju $99.000 tetap terbuka.

3. Investor Jangka Panjang Mulai Ambil Keuntungan

Investor jangka panjang (LTH) mulai merealisasikan keuntungan di tengah kenaikan harga Bitcoin. Data menunjukkan keuntungan realisasi LTH mencapai $443 juta, rekor baru pekan ini.

Namun, short-term holders (STH) juga ikut menjual aset mereka. Dengan indikator SOPR (Spent Output Profit Ratio) untuk STH berada di angka 1,02, kemungkinan koreksi kecil dalam waktu dekat semakin besar.

4. Data Makroekonomi AS Memengaruhi Pasar Bitcoin 🇺🇸

Data inflasi Personal Consumption Expenditures (PCE) dan angka pengangguran AS pekan ini menjadi perhatian utama. Kebijakan suku bunga Federal Reserve yang dipengaruhi data ini berdampak langsung pada aset berisiko, termasuk Bitcoin.

Baca Juga :  Apakah Akulaku Paylater Termasuk Pinjol? Begini Penjelasannya!

Dengan inflasi yang meningkat, kemungkinan penurunan suku bunga lebih lanjut menjadi tidak pasti. Hal ini menciptakan volatilitas tambahan di pasar kripto.

5. Rekor Baru Inflow ETF Bitcoin 

ETF Bitcoin terus menarik minat besar dari investor institusi. Dalam 5 hari terakhir, inflow bersih mencapai $3,35 miliar, mencatatkan rekor mingguan baru.

Total inflow November mendekati $7 miliar, menjadikannya bulan terbaik sepanjang tahun. Lonjakan permintaan ini diperkirakan mampu mendorong kurs Bitcoin melewati level $100.000 dalam waktu dekat.

Itulah lima fakta penting tentang Bitcoin minggu ini yang perlu diketahui. Ingin lebih banyak peluang di dunia kripto? Mulai trading jual beli Bitcoin sekarang di Bittime dan ikuti dinamika pasar dengan bijak! 

Berita Terkait

Pemenang SOYJOY Nutrition Award 2026 Berbagi Inovasi Gizi di Forum Temu Ilmiah Nasional II PERSAGI
Swiluva Ma Bawa Gerakan BioMom ke Kupang, Edukasi Ibu-ibu soal Kesehatan Usus
PM Modi dan Prabowo Rayakan Persahabatan Indonesia-India Bersama Diaspora India
Mengurai Kemacetan Akhir Pekan: Mengapa Rancamaya Menjadi Alternatif Rasional Puncak bagi Warga Jabodetabek
SOME BY MI Meluncurkan ‘Cica Anti Hair Loss Hair Serum,’ Lengkapi Lini Perawatan Kulit Kepala Fungsional
India–Indonesia: Dua Sahabat Sejiwa di Era Baru
Polda NTT Pecahkan Rekor MURI, 11.663 Orang Ikut Terapi Kesehatan Mental
Kasus Proyek AMI, CYEA Ingatkan Penilaian Publik Harus Berdasarkan Fakta, Bukan Opini

Berita Terkait

Rabu, 8 Juli 2026 - 13:38

Pemenang SOYJOY Nutrition Award 2026 Berbagi Inovasi Gizi di Forum Temu Ilmiah Nasional II PERSAGI

Rabu, 8 Juli 2026 - 13:02

Swiluva Ma Bawa Gerakan BioMom ke Kupang, Edukasi Ibu-ibu soal Kesehatan Usus

Rabu, 8 Juli 2026 - 13:02

PM Modi dan Prabowo Rayakan Persahabatan Indonesia-India Bersama Diaspora India

Rabu, 8 Juli 2026 - 12:02

Mengurai Kemacetan Akhir Pekan: Mengapa Rancamaya Menjadi Alternatif Rasional Puncak bagi Warga Jabodetabek

Rabu, 8 Juli 2026 - 12:02

SOME BY MI Meluncurkan ‘Cica Anti Hair Loss Hair Serum,’ Lengkapi Lini Perawatan Kulit Kepala Fungsional

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:59

Polda NTT Pecahkan Rekor MURI, 11.663 Orang Ikut Terapi Kesehatan Mental

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:02

Kasus Proyek AMI, CYEA Ingatkan Penilaian Publik Harus Berdasarkan Fakta, Bukan Opini

Rabu, 8 Juli 2026 - 11:02

Promo Bunga 0% BRI Finance Hadir di Sumatera Barat, Dukung Kemudahan Memiliki Kendaraan

Berita Terbaru