Ingin ke Negara Ramah Kripto? Ini Daftar 10 Lokasi Terbaiknya! - Koran Mandalika

Ingin ke Negara Ramah Kripto? Ini Daftar 10 Lokasi Terbaiknya!

Sabtu, 8 Februari 2025 - 09:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Apakah kamu ingin berinvestasi atau bahkan pindah ke negara yang mendukung perkembangan kripto? Beberapa negara telah membuka pintu lebar-lebar bagi teknologi blockchain dan aset digital dengan regulasi yang ramah, pajak rendah, bahkan insentif untuk investor. 

Dari El Salvador yang menjadikan Bitcoin sebagai mata uang resmi hingga Dubai yang menawarkan zona bebas pajak untuk kripto, ada banyak pilihan menarik. Yuk, simak daftar negara paling ramah kripto berikut ini!

1. El Salvador: Negara Pertama yang Mengadopsi Bitcoin

El Salvador mencatat sejarah dengan mengakui Bitcoin sebagai mata uang resmi. Transaksi kripto bebas pajak keuntungan modal, tetapi penghasilan dari perdagangan masih dikenakan pajak.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

2. Portugal: Pajak Nol untuk Investasi Jangka Panjang

Portugal menjadi surga bagi investor kripto karena tidak mengenakan pajak untuk aset yang disimpan lebih dari satu tahun. Ditambah dengan program golden visa, negara ini sangat menarik bagi investor global.

3. Swiss: Crypto Valley dan Regulasi Pro-Kripto

Wilayah Zug di Swiss dikenal sebagai Crypto Valley karena kebijakan pajak yang bersahabat. Investor individu tidak dikenakan pajak keuntungan modal, meski ada pajak kekayaan di beberapa kanton.

Baca Juga :  upDrive Umumkan Pemenang Program Hibah dari Indonesia untuk Mendorong Pengembangan Kewirausahaan Lokal

4. Singapura: Tanpa Pajak Keuntungan Modal

Singapura adalah pusat finansial yang tidak mengenakan pajak capital gains pada kripto, menjadikannya tempat ideal bagi investor dan perusahaan blockchain.

5. UAE (Dubai): Surga Kripto Tanpa Pajak

Dubai memiliki zona bebas pajak untuk perdagangan dan investasi kripto. Namun, sejak 2023, pajak perusahaan sebesar 9% mulai diberlakukan di beberapa sektor.

6. Malta: Pulau Blockchain dengan Pajak Rendah

Malta mendukung bisnis kripto dengan regulasi jelas dan pajak rendah. Keuntungan jangka panjang dari kripto tidak dikenakan pajak.

7. Antigua & Barbuda: Paspor dengan Bitcoin

Negara ini menawarkan kewarganegaraan melalui investasi yang bisa dibayar kurs Bitcoin. Ditambah dengan pajak yang rendah, Antigua & Barbuda menjadi pilihan menarik bagi investor kripto.

8. Hong Kong: Pusat Keuangan Pro-Kripto

Hong Kong tidak mengenakan pajak keuntungan modal pada kripto dan menawarkan insentif tambahan untuk perusahaan blockchain.

Baca Juga :  Harga Emas dalam Tren Bearish Pulih Tipis di Level $3.330 Setelah Empat Hari Turun

9. Amerika Serikat: Peluang Besar, Pajak Ketat

AS memiliki ekosistem kripto yang besar, tetapi juga memberlakukan pajak capital gains. Setiap transaksi dikenakan pajak sesuai periode kepemilikan aset.

10. Jerman: Keuntungan Kripto Bebas Pajak Setelah Satu Tahun

Jerman menganggap kripto sebagai uang pribadi dan membebaskan pajak keuntungan modal jika disimpan lebih dari satu tahun.

Kesimpulan

Jika kamu ingin berinvestasi atau bahkan pindah ke negara dengan regulasi kripto yang menguntungkan, ada banyak pilihan. 

Negara seperti El Salvador, Singapura, dan Swiss menawarkan kebijakan pajak kripto yang ramah, sementara Dubai dan Malta memberikan kemudahan untuk bisnis kripto. Memahami regulasi dan pajak masing-masing negara dapat membantumu membuat keputusan terbaik!

Untuk memaksimalkan peluang investasi di dunia kripto, kamu bisa memanfaatkan aplikasi trading terbaik seperti Bittime. Dengan fitur canggih dan keamanan tinggi, Bittime membantu kamu mengelola portofolio kripto dengan lebih mudah dan efisien.

Pastikan kamu memilih platform yang sesuai dengan kebutuhan investasimu dan tetap mengikuti perkembangan regulasi global!

Berita Terkait

PTPN I Catat Produksi 32 Juta Liter Bioetanol, Perkuat Peran Holding Perkebunanan Nusantara dalam Transisi Energi
Reska Catering Suguhkan Layanan Profesional di Rapim UO Kemhan 2026
FLOQ Circle: Sisterhood Hadirkan Ruang Aman bagi Perempuan untuk Mengenal Aset Kripto
Danantara Indonesia Serentak Resmikan 6 Proyek Hilirisasi Fase-I dengan Total Nilai Investasi Hingga US$ 7 Miliar
Cara Trader Pemula Mengelola Risiko dengan Trading Plan
Luminous Spring di PIK Avenue Hadirkan Path of Light
Analisis Teknikal Dasar untuk Membaca Arah Pergerakan Harga
Sambut Mudik Lebaran 2026, 16 Ribuan Tiket KA Reguler Keberangkatan Daop 4 Semarang Telah Terjual

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 06:53

PTPN I Catat Produksi 32 Juta Liter Bioetanol, Perkuat Peran Holding Perkebunanan Nusantara dalam Transisi Energi

Kamis, 12 Februari 2026 - 01:58

Reska Catering Suguhkan Layanan Profesional di Rapim UO Kemhan 2026

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:47

Danantara Indonesia Serentak Resmikan 6 Proyek Hilirisasi Fase-I dengan Total Nilai Investasi Hingga US$ 7 Miliar

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:10

Cara Trader Pemula Mengelola Risiko dengan Trading Plan

Rabu, 11 Februari 2026 - 20:31

Luminous Spring di PIK Avenue Hadirkan Path of Light

Rabu, 11 Februari 2026 - 19:51

Analisis Teknikal Dasar untuk Membaca Arah Pergerakan Harga

Rabu, 11 Februari 2026 - 15:52

Sambut Mudik Lebaran 2026, 16 Ribuan Tiket KA Reguler Keberangkatan Daop 4 Semarang Telah Terjual

Rabu, 11 Februari 2026 - 15:10

KAI Daop 4 Semarang Perkuat Layanan Kesehatan Pegawai melalui Kolaborasi dengan Primaya Hospital

Berita Terbaru