Bittime Gandeng Hela Labs, Genjot Edukasi dan Inovasi Web3 Indonesia - Koran Mandalika

Bittime Gandeng Hela Labs, Genjot Edukasi dan Inovasi Web3 Indonesia

Selasa, 22 April 2025 - 21:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 22 April 2025 Bittime, platform perdagangan aset kripto resmi dan teregulasi di Indonesia, umumkan kolaborasi berkelanjutan dengan Hela Labs, platform pengembang infrastruktur berbasis blockchain layer 1.

Kolaborasi inklusif ini bertujuan memperkuat edukasi, keamanan, dan aksesibilitas teknologi blockchain dan Web3 bagi masyarakat, khususnya generasi muda Indonesia. Dengan menerapkan pendekatan informatif berbasis digital, Bittime dan Hela Labs optimistis dapat menjangkau publik secara masif.

Bittime percaya bahwa kolaborasi lintas sektor sangat diperlukan untuk dapat mendorong akses edukasi, partisipasi publik dan membuka peluang baru dalam pengembangan aset digital, khususnya aset kripto.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selaras dengan hal tersebut, CEO Bittime, Ryan Lymn, menyampaikan bahwa bentuk kolaborasi antar sektor penggiat industri Web3 merupakan kesempatan sekaligus wadah untuk dapat mengedukasi masyarakat Indonesia.

“Kami memandang bahwa pengembangan teknologi blockchain dan aset kripto harus disertai dengan pemahaman yang memadai bagi masyarakat. Karena itu, kolaborasi ini, diharapkan dapat menghadirkan edukasi teknologi blockchain, dalam bentuk yang mudah dipahami dan diakses,” ungkap Ryan.

Baca Juga :  Lebih dari 4.500 Mahasiswa UPN Veteran Jakarta Belajar Berpikir Kritis di Era AI

Lebih lanjut, ia menjelaskan bahwa kolaborasi dengan Hela Labs merupakan bentuk nyata perwujudan visi dan misi Bittime dalam memperluas peran industri aset kripto di tengah masyarakat. Di mana, Bittime tidak hanya menjadi platform perdagangan, tetapi juga fasilitator edukasi terkait potensi dan pengembangan teknologi blockchain.

Melihat besarnya populasi dan antusiasme masyarakat Indonesia terhadap aset digital khususnya aset kripto dan teknologi blockchain, genjotan literasi menjadi hal yang sangat dibutuhkan dan krusial. 

Oleh sebab itu, ketersediaan informasi sangat penting dalam membangun kepercayaan, transparansi, dan partisipasi publik, sehingga dapat tercipta keberlangsungan industri aset kripto, dan ekonomi kreatif Indonesia.

<img style="width: 100%;" src="https://imagedelivery.net/H6_s_Eb_ylTWnSEV3HlmYQ/0370b3f7-e16b-4e2f-7bc2-a760c5af7500/public" alt="Graphic design. Bittime” />

Kerja sama Bittime dan Hela Labs menjadi wujud sinergi yang inovatif dari platform crypto exchange Indonesia dan proyek global berbasis blockchain, guna meningkatkan literasi publik dan menjawab tantangan perkembangan industri Web3.

Sebagai bentuk kolaborasinya, Bittime dan Hela Labs terjadwal akan gelar sesi diskusi berbasis digital melalui platform X. Diskusi bertema “Building Secure Blockchain with Personalize AI & Stable Value” ini akan membahas pemanfaatan dan pengembangan kecerdasan artifisial dalam teknologi blockchain di ekosistem Hela Labs.

Baca Juga :  Korea - Indonesia 2024 Land Infrastructure and Transportation Industry Business Matching: Membuka Peluang Kolaborasi Strategis

Kemajuan teknologi dan regulasi yang semakin jelas, tentu memberikan kesempatan bagi masyarakat Indonesia untuk dapat menjelajahi dunia keuangan digital dengan lebih luas. Diskusi antara Bittime dan Hela Labs ini dapat menjadi wadah edukasi dan literasi yang dapat diikuti oleh masyarakat umum.

Sebagai salah satu platform perdagangan aset kripto yang resmi dan berlisensi, Bittime berkomitmen untuk terus menghadirkan inovasi dan peluang investasi terbaik bagi komunitas kripto Indonesia. Apalagi, mengingat posisi Indonesia sebagai salah satu negara dengan perkembangan adopsi pasar kripto yang berkembang pesat.

Namun perlu dipahami bahwa investasi aset kripto mengandung risiko tinggi. Hal itu termasuk fluktuasi harga, kehilangan modal, risiko likuiditas, teknologi, dan regulasi yang menjadi tanggung jawab pribadi pengguna.

Berita Terkait

PTPP Tunjukkan Kinerja Unggul dalam Pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkulu
Dupoin Futures Lanjutkan Aktivasi CFD, Dorong Literasi Trading di Ruang Publik
Tren Social Trading yang Semakin Populer di Kalangan Trader Pemula
Analisa Pasar dari FLOQ: Bitcoin Sempat Tembus US$79.000 di Tengah Sinyal Perubahan Kebijakan The Fed
Implan Koklea Pintar Terbaru Hadir di Indonesia, Tingkatkan Kualitas Hidup Pasien Gangguan Pendengaran
OneCore CRM Dorong Transformasi Digital Sales, Jadi Enabler Pertumbuhan Bisnis di Tengah Tantangan Konversi Leads
Perubahan Sentimen Pasar: Dari Risk-Off ke Risk-On, Apa Artinya bagi Trader?
Pasokan Pupuk Terjaga, Pelabuhan Tanjung Wangi Catat Aktivitas Positif Awal Tahun

Berita Terkait

Minggu, 26 April 2026 - 15:00

PTPP Tunjukkan Kinerja Unggul dalam Pembangunan Sekolah Rakyat di Bengkulu

Minggu, 26 April 2026 - 12:00

Dupoin Futures Lanjutkan Aktivasi CFD, Dorong Literasi Trading di Ruang Publik

Minggu, 26 April 2026 - 08:00

Tren Social Trading yang Semakin Populer di Kalangan Trader Pemula

Sabtu, 25 April 2026 - 18:00

Analisa Pasar dari FLOQ: Bitcoin Sempat Tembus US$79.000 di Tengah Sinyal Perubahan Kebijakan The Fed

Sabtu, 25 April 2026 - 15:00

OneCore CRM Dorong Transformasi Digital Sales, Jadi Enabler Pertumbuhan Bisnis di Tengah Tantangan Konversi Leads

Sabtu, 25 April 2026 - 14:00

Perubahan Sentimen Pasar: Dari Risk-Off ke Risk-On, Apa Artinya bagi Trader?

Sabtu, 25 April 2026 - 12:00

Pasokan Pupuk Terjaga, Pelabuhan Tanjung Wangi Catat Aktivitas Positif Awal Tahun

Sabtu, 25 April 2026 - 12:00

Misi Pertama FINNS Search & Rescue Berhasil Evakuasi Darurat Dua Warga Australia dari Sumba Terpencil

Berita Terbaru