Koran Mandalika, Mataram – Balai Besar Pengawas Obat dan Makanan (BBPOM) di Mataram berhasil mengamankan ribuan obat terlarang dan ratusan kosmetik ilegal yang berasal dari Lombok Timur, Lombok Tengah, Lombok Barat, dan Kota Mataram.
Dari keseluruhannya, diketahui total nilai ekonomi mencapai Rp 53.485.000.
Kepala BBPOM Mataram, Yogi Abaso, mengatakan obat dan kosmetik ilegal tersebut merupakan hasil pengawasan dari awal hingga pertengahan tahun 2026.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Balai Besar POM di Mataram secara konsisten terus melakukan pengawasan dan penindakan tegas di wilayah kerja kami sepanjang tahun 2026,” kata Yogi, Jumat (12/6).
Yogi menegaskan pemberantasan obat dan kosmetik ilegal tidak bisa hanya mengandalkan pihaknya saja. Sehingga, peran masyarakat juga sangat diperlukan.
“Oleh karena itu, jika ditemukan atau dicurigai adanya aktifitas produksi dan peredaran obat dan makanan atau kosmetik di lingkungan sekitar, segera melaporkannya ke kami,” tegasnya.
Dirinya mengibau untuk tetap melakukan ceklik sebelum membeli produk obat dan makanan untuk memastikan keamanan.
“Kami mengimbau untuk selalu menerapkan ceklik dengan memastikan kemasan, label, izin edar, dan kedaluarsa, sebelum mengkonsumsi produk obat dan makanan,” imbaunya. (dik)






