Krakatau Steel Serahkan Bantuan 189 Hewan Kurban - Koran Mandalika

Krakatau Steel Serahkan Bantuan 189 Hewan Kurban

Jumat, 6 Juni 2025 - 05:45

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

PT Krakatau Steel (Persero) Tbk (KRAS) menunjukkan keyakinan besar terhadap peran penting anak-anak perusahaannya dalam mencapai target kinerja perusahaan pada tahun 2025. Dengan pengelolaan aset gabungan yang bernilai signifikan dan strategi yang matang, berbagai lini bisnis anak usaha di bawah naungan Krakatau Steel diproyeksikan menjadi motor penggerak utama bagi upaya pemulihan dan pertumbuhan berkelanjutan perseroan.

Krakatau
Steel menyoroti bahwa secara bersama-sama, anak-anak perusahaannya mengelola
portofolio aset yang sangat strategis dan bernilai besar. Aset-aset ini, yang
tersebar dari sektor manufaktur baja hilir hingga infrastruktur pendukung
industri, menjadi fondasi yang kokoh bagi operasional grup Krakatau Steel.

Sebagai
contoh konkret, PT Krakatau Sarana Infrastruktur (KSI) beserta seluruh unit
usahanya mengelola aset dengan total nilai mencapai lebih dari USD
809 juta. Angka ini setara dengan sekitar Rp 13,41 triliun. Dengan capaian
pendapatan sampai dengan Q1 2025 sebesar USD 51,91 juta atau setara dengan Rp.
860 milyar dan laba sebesar USD 3,87 juta atau setara dengan Rp. 64,08 miliar. Perlu
diketahui, KSI
bergerak di sektor infrastruktur vital yang mencakup pengelolaan kawasan
industri, pelabuhan, energi, hingga penyediaan air untuk kebutuhan industri.
Peran KSI ini sangat krusial dalam mendukung ekosistem industri nasional.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Tidak
hanya itu, kontribusi signifikan juga datang dari PT Krakatau Baja Konstruksi
(KBK) dan seluruh entitas anaknya. Perusahaan yang berfokus pada penyediaan
baja untuk konstruksi melalui manufaktur baja profil, baja tulangan, pipa baja serta
trading produk baja lainnya ini tercatat memiliki total aset sebelum proses
eliminasi lebih dari USD 319 juta, atau bila dirupiahkan sekitar
Rp 5,29 triliun. Dengan capaian pendapatan sampai dengan Q1 2025 sebesar USD
83,99 juta atau setara dengan Rp. 1,39 triliun dan laba sebesar USD 1,09 juta
atau setara dengan Rp. 18,08 miliar. Keberadaan aset produktif ini menempatkan
KBK sebagai salah satu pilar penting dalam rantai pasok industri baja hilir dan sektor konstruksi
di Indonesia.

Baca Juga :  FisTx Resmi Luncurkan NAWASENA Water Test Kit, Solusi Monitoring Kualitas Air Tambak Lebih Mudah, Hemat, dan Cerdas

Direktur
Utama Krakatau Steel, Muhamad Akbar Djohan, menyatakan keyakinannya terhadap
prospek cerah yang dimiliki anak-anak perusahaan. “Kami melihat potensi
luar biasa dari seluruh anak perusahaan kami. Mereka bukan hanya entitas bisnis
yang berdiri sendiri, tetapi merupakan bagian integral dari strategi besar
Krakatau Steel untuk kembali bertumbuh dan memberikan nilai optimal bagi
pemegang saham serta bangsa Indonesia,” lanjut Muhamad Akbar Djohan.

Beliau
menambahkan, “Dengan aset-aset strategis yang mereka kelola, ditambah
dengan berbagai inisiatif peningkatan efisiensi dan inovasi produk yang terus
berjalan, kami sangat yakin bahwa anak-anak perusahaan akan memberikan
kontribusi positif yang signifikan terhadap pencapaian target-target Krakatau
Steel di tahun 2025.” Sinergi antar entitas dalam grup Krakatau Steel,
menurutnya, akan terus menguat dan semakin maksimal.

Manajemen
Krakatau Steel memandang tahun 2025 sebagai periode penting untuk
mengakselerasi proses pemulihan. Pada tahun 2025, KRAS menargetkan volume
penjualan baja secara konsolidasi mencapai 1,7 juta ton, meningkat 135%
dibandingkan realisasi tahun sebelumnya. Target tersebut terdiri dari penjualan
Hot Rolled Coil (HRC) sebanyak 955.500 ton, Cold Rolled Coil (CRC) sebesar
512.000 ton, serta produk Pipa dan Long Product sebanyak 252.300 ton. Capaian
ambisius ini didorong oleh kembali beroperasinya pabrik Hot Strip Mill 1
(HSM#1) yang sebelumnya sempat berhenti produksi, serta peningkatan kinerja di
berbagai fasilitas produksi Krakatau Steel Group. Selain itu, optimisme
perusahaan juga diperkuat oleh perjanjian pasokan jangka panjang dengan 23
mitra, termasuk distributor, produsen, dan pusat coil, yang akan mendukung
suplai produk hingga dua tahun ke depan.

Baca Juga :  Negara yang melaksanakan "PJC Bridge" semacam JLPT kini bertambah hingga 15 negara – memperluas kesempatan sertifikasi untuk visa Jepang seiring meningkatnya pelajar asing yang belajar bahasa Jepang maupun kerja di Jepang

Kinerja
yang solid dari anak-anak perusahaan, baik yang bergerak di sektor pendukung
industri baja maupun di sektor infrastruktur, diyakini dapat menciptakan aliran
pendapatan yang lebih stabil dan terdiversifikasi. Langkah strategis ini
diyakini akan memperkuat fundamental keuangan perseroan dan meningkatkan daya
saing di tengah pasar yang semakin dinamis. Untuk itu, perseroan berkomitmen terus
mendorong optimalisasi operasional dan pengembangan bisnis di seluruh lini anak
usahanya.

Dengan
optimisme yang tinggi dan strategi yang terencana, Krakatau Steel yakin target
yang ditetapkan untuk tahun fiskal 2025 dapat tercapai. Kontribusi dari anak
perusahaannya diyakini dapat mendongkrak pencapaian target yang dicanangkan itu.
(*)

Image

Berita Terkait

Perkuat Sinergi Pendidikan dan Industri, NHM Bagikan Praktik Tambang Bawah Tanah pada Forum Nasional
SMM Panel Indonesia Kelola 530+ Layanan di Belasan Platform untuk Kebutuhan Brand dan Kreator
Raflux Raih Pendanaan US$300.000, Siapkan Vault Fisik di BSD City
KAI Daop 2 Imbau Pengguna Jasa KA Datang Lebih Awal, Antisipasi Lalu Lintas Padat di Kota Bandung
Biaya Rutin dalam Rumah Tangga: Cara Mengatur Tagihan agar Keuangan Lebih Teratur
IIBF Gelar Social & Business Networking Evening, Perkuat Jejaring Bisnis Indonesia-India
Suku Bunga AS dan Jepang Naik, Bitcoin Justru Menguat: Ada Apa?
Duluin dan BTN Berkolaborasi Hadirkan Solusi Kesejahteraan Pekerja Indonesia

Berita Terkait

Sabtu, 19 September 2026 - 12:58

108 Starter Ramaikan Kejurnas Pertamina Mandalika Racing Series 2026 Putaran Keempat

Jumat, 18 September 2026 - 08:40

Jelang MotoGP 2026, Mandalika Bersolek, NTB Bersiap Menyambut Dunia

Selasa, 15 September 2026 - 15:22

27.620 Batang Rokok Diduga Ilegal Disikat, Satpol PP Lombok Tengah Gencarkan Operasi

Kamis, 10 September 2026 - 13:42

PDAM Terbuka Hadapi Kritik, 53 Ribu Pelanggan Dilayani

Kamis, 10 September 2026 - 13:27

Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko, ITDC Raih Tiga Penghargaan TOP GRC Awards 2026

Kamis, 10 September 2026 - 11:42

Perubahan APBD 2026 Lombok Tengah Naik, Jalan Jadi Prioritas

Selasa, 8 September 2026 - 15:39

Pendemo Dituding Minta Rp20 Juta, Konsultan Hukum PDAM: Kami Punya Bukti Chat WhatsApp

Senin, 7 September 2026 - 09:40

Tiga Penambang Tewas di Lantung, PDIP Sumbawa Soroti Pengawasan PETI

Berita Terbaru