Bondjeroek Culture Festival 2025: Menghidupkan Merangkat, Menyelami Gastronomi Sasak dalam Ritual Tradisi - Koran Mandalika

Bondjeroek Culture Festival 2025: Menghidupkan Merangkat, Menyelami Gastronomi Sasak dalam Ritual Tradisi

Kamis, 11 September 2025 - 19:49

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Lombok Tengah – Desa Wisata Bonjeruk, Kecamatan Jonggat, kembali menjadi pusat perhatian dengan terselenggaranya Bondjeroek Culture Festival (BCF) 2025 pada 4–7 September.

Memasuki tahun ketiga, festival ini mengangkat tema “Merangkat”, sebuah konsep yang dimaknai sebagai upaya merangkai kearifan lokal, memperkuat ikatan sosial, sekaligus menghidupkan kembali khazanah kuliner berbasis tradisi.

Festival ini lahir dari inisiatif para pemuda Bonjeruk dan berkembang dengan dukungan pemerintah desa, tokoh adat, serta komunitas budaya. Menurut Pembina Festival, Andi Mardan, BCF bukan sekadar pesta budaya, melainkan juga ruang edukasi sekaligus sarana promosi wisata.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

“Festival bertujuan melestarikan budaya dan lingkungan, menjadi media edukasi bagi generasi muda, serta mempromosikan Desa Bonjeruk sebagai destinasi wisata,” ujarnya (6/9/2025).

Merangkat: Filosofi yang Hidup, Gastronomi yang Bertutur

Sorotan utama BCF 2025 adalah Prosesi Merangkat, tradisi kuno masyarakat Sasak yang sarat makna kasih sayang, persatuan, dan kebersamaan. Tahun ini, tradisi tersebut dihidupkan kembali lewat Drama Merangkat, sebuah pertunjukan yang memadukan tari, musik, dan teater, menyajikan filosofi budaya Sasak di hadapan ribuan penonton.

Namun, Merangkat tidak hanya tampil di panggung, tapi juga hadir di meja makan. Festival memperkenalkan gastronomi Sasak melalui sajian khas berbasis ritual. Pengunjung berkesempatan menikmati hidangan yang dahulu hanya tersaji pada momen sakral, kini dihadirkan sebagai pengalaman kuliner autentik, mulai dari lauk tradisional hingga masakan simbolis dalam upacara pernikahan.

Baca Juga :  EF Kids & Teens Indonesia Sukses Latih Guru di DPSP Mandalika Berbahasa Inggris

“Di tahun ketiga ini, kami merayakan kekayaan tradisi kuliner Indonesia dengan mengapresiasi cita rasa, teknik, dan kisah yang diwariskan lintas generasi. Selama tiga hari, para pecinta kuliner dapat menemukan kelezatan khas daerah yang jarang dikenal sekaligus menikmati resep-resep yang membentuk keberagaman kuliner kita,” jelas Andi Mardan, pembina festival.

Penekanan pada gastronomi sejalan dengan tren global culinary heritage tourism, di mana wisatawan tidak hanya mencari panorama alam, tetapi juga pengalaman otentik lewat rasa dan kisah budaya di balik makanan.

Dalam konteks ini, Bonjeruk menegaskan posisinya sebagai desa wisata yang mengusung kuliner berbasis tradisi sebagai daya tarik utama.

Rangkaian Acara

Festival dimulai pada 4 September 2025 dengan ritual Nede Peresean, sebuah tradisi yang jarang dikenal masyarakat luas. Ritual sakral ini menjadi doa bersama untuk keselamatan, keberhasilan, dan kemakmuran, sekaligus membuka jalan bagi digelarnya Peresean.

6 September 2025, suasana semakin meriah dengan lomba memasak berbasis tradisi. Dalam perlombaan ini diperkenalkan peran RAN—chef laki-laki dalam adat Sasak.

Baca Juga :  Serunya Balap Sampan di Sungai Geleger Praya, Jadi Tontonan Menarik

Berbeda dengan kebiasaan sehari-hari di mana dapur identik dengan perempuan, dalam upacara adat justru para lelaki RAN yang dipercaya memasak. Mereka tidak hanya menjaga kelezatan rasa, tetapi juga dipercaya mampu melindungi makanan dari bala maupun energi negatif.

Pada BCF 2025, para RAN ditantang mengolah berbagai masakan tradisi seperti Ayam Merangkat, Sate Kuncung, dan Ebatan, hidangan yang erat kaitannya dengan pernikahan dan tradisi keluarga. Lomba ini bukan sekadar menilai rasa, tetapi juga menegaskan nilai filosofis, proses pembuatan, serta peran penting sosok RAN dalam menjaga kemurnian kuliner adat Sasak.

Puncak acara digelar pada malam harinya dengan pertunjukan Drama Kolosal Merangkat, perpaduan seni pertunjukan, musik, dan tari yang menghidupkan kembali makna ritual Merangkat di hadapan pengunjung.

Merangkat adalah tradisi kuno Suku Sasak yang merepresentasikan kemenangan cinta, ketika seorang laki-laki berhasil membawa pulang pujaan hatinya untuk dipersatukan dalam janji suci perkawinan (Merariq).

Prosesi inti dilakukan dengan duduk berdampingan dan makan sepiring berdua dengan menu nasi putih, sup daun kelor tanpa bumbu, dan sebutir telur rebus yang dibelah dua. Simbo

Berita Terkait

Dekat Pantai dan Sirkuit, Raja Hotel Kuta Mandalika Jadi Primadona Baru Pariwisata Lombok
Pesona Wisata Kokoh Lenek di Desa Lantan, Surga Tersembunyi di Kaki Rinjani
Menyusuri Warisan Hidup India: Perjalanan Lintas Budaya Para Konten Kreator
Peluncuran Green Paradise dan Aktivasi HCF Group Bawa Angin Segar Pariwisata Lombok
Hadirnya Samara Lombok Buka Ribuan Lowongan Kerja
Pembangunan di Tanjung Aan Diharapkan Beri Manfaat Sosial dan Ekonomi Masyarakat, ITDC Mohon Dukungan
Saran Menteri HAM: Atur Posisi Bangunan Tanpa Ubah Kondisi Tanjung Aan
Hotel Bintang 5 di Tanjung Aan, Turis Bilang Mending ke Antalya Turki Aja, Apa Bedanya?

Berita Terkait

Kamis, 13 Agustus 2026 - 14:02

Wisuda ke-75 BINUS University: Perjalanan Rachel Evangeline Binusian Bandung, Bertumbuh Bersama Ekosistem BINUS @Bandung

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:02

Cara Top Up VP Valorant Aman dan Cepat di Gamezi

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:02

JALAN SEHAT BALI PINK RIBBON KEMBALI DIGELAR 17 OKTOBER 2026

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:02

Dari YIA ke Pusat Kota Yogyakarta, Kini Makin Mudah Naik KAI Bandara

Kamis, 13 Agustus 2026 - 11:02

IFG Life Bukukan Laba Bersih Rp482 Miliar, Catatkan Pertumbuhan Kinerja Operasional pada 2025

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:02

Aplikasi Kasir POST Bantu Tingkatkan Efisiensi Operasional Bisnis

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:02

Dupoin Futures Soroti Potensi Pelemahan Harga Emas (XAUUSD) Setelah Reli Dua Bulan

Kamis, 13 Agustus 2026 - 10:02

Bittime: Minat RWA di Indonesia Meningkat, Ondo Finance Beberkan Faktor Pendorongnya

Berita Terbaru

Teknologi

Cara Top Up VP Valorant Aman dan Cepat di Gamezi

Kamis, 13 Agu 2026 - 11:02