Serunya Balap Sampan di Sungai Geleger Praya, Jadi Tontonan Menarik - Koran Mandalika

Serunya Balap Sampan di Sungai Geleger Praya, Jadi Tontonan Menarik

Selasa, 20 Mei 2025 - 17:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Lombok Tengah – Ribuan pasang mata antusia menyaksikan balap sampan tradisional di Sungai Geleger dan Laku, Kelurahan Prapen, Kecamatan Praya.

Asisten II Setda Lombok Tengah Lendek Jayadi menyebut antusiasme masyarakat yang menyaksikan balap sampan tak kalah dengan penonton ajang bergengsi World Superbike Championship (WSBK) di Sirkuit Mandalika.

“Balap sampan ini menghipnotis penonton seperti MotoGP atau WSBK. Saya tidak membayangkan penontonnya akan sesesak ini. Ini adalah balap sampan pertama di Lombok Tengah,” kata Lendek.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Pemandangan luar biasa terlihat di lokasi. Ribuan warga dari berbagai penjuru memenuhi pinggiran sungai, bahkan sebagian menonton dari atas jembatan karena tak kebagian tempat.

Tak hanya itu, sejumlah warga turut menyaksikan perlombaan dari atas sampan. Dari anak-anak, remaja, hingga orang dewasa, semua larut dalam euforia balap sampan pertama yang digelar di Lombok Tengah.

Baca Juga :  Kreatifnya Pemuda Selong Belanak, Sulap Pantai Tomang Omang jadi Wisata Belanja

Lendek menyebut event ini sebagai “efek kejut” yang luar biasa dan memiliki potensi besar untuk dijadikan agenda tahunan dalam rangkaian perayaan Hari Jadi Loteng setiap Oktober.

Dia berharap penyelenggaraan ke depan bisa lebih terorganisir, apalagi momen ini bertepatan dengan pelaksanaan MotoGP di Mandalika.

“Orang yang menonton MotoGP itu bisa juga datang ke sini menonton balap sampan ini. Kelola keramaian dengan baik agar wisatawan betah dan ekonomi masyarakat ikut terangkat,” tambahnya.

Event yang dijadwalkan berlangsung dari 19 hingga 22 Mei 2025 ini diinisiasi oleh Forum Peduli Pembangunan dan Pelayanan Publik (FP4) bersama warga.

Baca Juga :  Mentereng! Taman Tastura Praya Segera Launching

Sebanyak 50 peserta dari berbagai kelurahan seperti Prapen, Sasake, dan Tiwugalih ikut ambil bagian.

Direktur FP4, Habbiburrahman, menegaskan bahwa balap sampan bukan sekadar perlombaan, melainkan upaya nyata untuk mempromosikan wisata air di kawasan aliran Bendungan Batu Jai.

“Ini adalah cara kita memperkenalkan destinasi wisata Sungai Geleger dan Laku sekaligus meningkatkan perekonomian warga,” ujarnya.

Ia menambahkan, balap sampan ini bisa menjadi bagian dari strategi bersama dalam mengentaskan kemiskinan.

“Balap sampan ini adalah cara kita bersama membantu pemerintah daerah mengentaskan kemiskinan. Sebab, mengatasi kemiskinan bukan hanya tugas pemerintah, tapi tanggung jawab kita semua,” pungkas Habbiburrahman.

Dengan dukungan penuh dari masyarakat dan pemerintah, balap sampan tradisional ini diproyeksikan menjadi ikon wisata budaya baru di Lombok Tengah. (jes)

Berita Terkait

Menyusuri Warisan Hidup India: Perjalanan Lintas Budaya Para Konten Kreator
Peluncuran Green Paradise dan Aktivasi HCF Group Bawa Angin Segar Pariwisata Lombok
Bondjeroek Culture Festival 2025: Menghidupkan Merangkat, Menyelami Gastronomi Sasak dalam Ritual Tradisi
Hadirnya Samara Lombok Buka Ribuan Lowongan Kerja
Pembangunan di Tanjung Aan Diharapkan Beri Manfaat Sosial dan Ekonomi Masyarakat, ITDC Mohon Dukungan
Saran Menteri HAM: Atur Posisi Bangunan Tanpa Ubah Kondisi Tanjung Aan
Hotel Bintang 5 di Tanjung Aan, Turis Bilang Mending ke Antalya Turki Aja, Apa Bedanya?
Hotel Bintang 5 di Tanjung Aan, Menteri HAM: Hampir 99 Persen Turis Tidak Setuju

Berita Terkait

Minggu, 25 Januari 2026 - 08:38

BRIliaN Branch Office Otista Region 6/Jakaarta 1 Gelar Kegiatan Tracking sebagai Bentuk Kepedulian terhadap Kesehatan

Minggu, 25 Januari 2026 - 08:37

Lima KA Favorit Daop 2 Bandung Catat Okupansi Tinggi Saat Long Weekend Isra’ Mi’raj 2026

Sabtu, 24 Januari 2026 - 23:20

BRI Otista Fasilitasi Lahan Parkir untuk Apel Cipta Kondisi Kelurahan

Sabtu, 24 Januari 2026 - 23:11

KWOSM Pasok 2.000 Ton Besi Beton untuk Gedung Health Science Universitas Airlangga

Sabtu, 24 Januari 2026 - 22:58

Waspada Cuaca Ekstrem, KAI Daop 7 Madiun Tingkatkan Mitigasi dan Kesiapsiagaan Prasarana

Sabtu, 24 Januari 2026 - 15:27

Kementerian PU Susun Rencana Rehabilitasi 23 Muara Sungai Terdampak Bencana di Aceh, Sumatera Utara, dan Sumatera Barat

Sabtu, 24 Januari 2026 - 14:35

Melalui Program Study Abroad BINUS UNIVERSITY, Ashley Patricia Menemukan Perspektif Global Interior Design

Sabtu, 24 Januari 2026 - 11:50

Besi Galvanis: Material Tahan Karat yang Banyak Dicari untuk Proyek Konstruksi dan Industri

Berita Terbaru