Koran Mandalika, Lombok Tengah – Perjalanan hidup Wahyu Suriadi Azhar menjadi bukti bahwa kerja keras dan ketekunan mampu membuka banyak peluang dalam hidup.
Pria yang dikenal ulet dan pantang menyerah ini memulai perjuangannya sejak masih duduk di bangku Sekolah Menengah Kejuruan (SMK).
Sejak remaja, Wahyu sudah terbiasa membagi waktu antara sekolah dan pekerjaan. Sepulang sekolah, ia bekerja di tempat pencucian motor dan mobil, sementara malam harinya menjadi pelayan di restoran. Meskipun harus berjuang di tengah lelahnya aktivitas harian, Wahyu menjalaninya dengan semangat tinggi.
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
“Saya percaya, tidak ada usaha yang sia-sia kalau dilakukan dengan niat baik,” ujarnya.
Setelah lulus SMK, pengusaha muda berusia 31 tahun itu melanjutkan pendidikan ke Bali sambil bekerja di perusahaan ekspedisi TIKI. Di sana, ia belajar banyak hal tentang pelayanan pelanggan dan manajemen waktu. Setelah menyelesaikan kuliah, Wahyu merantau ke Jakarta untuk mengambil sertifikat pelayaran, dan kemudian bekerja di perusahaan kapal penyeberangan Lembar – Padangbai.
Tak puas berhenti di satu bidang, Wahyu kemudian mencoba karier di telekomunikasi sebagai sales, sebelum akhirnya beralih ke dunia pariwisata sebagai bartender. Ia dikenal sebagai sosok yang mudah beradaptasi dan selalu ingin belajar hal baru.
“Setiap pekerjaan punya tantangannya sendiri, tapi juga memberi pengalaman berharga,” katanya.
Setelah itu, Wahyu memberanikan diri untuk membuka usaha konter pulsa. Usaha tersebut sempat berkembang pesat sebelum akhirnya harus tutup akibat pandemi COVID-19. Tidak ingin larut dalam kegagalan, Wahyu kemudian mencoba peruntungan di pertambangan batu bara di Kalimantan selama lebih dari satu tahun.
Sekembalinya ke kampung halaman, Wahyu mulai menekuni dunia politik dan aktif dalam kegiatan sosial serta kepemudaan. Kini, ia kembali fokus di dunia wirausaha, dengan membuka usaha ekspedisi J&T CARGO PYW008A Yang menghedal pengiriman 3 Kecamatan Pujut,Praya Barat Dan Praya Barat Daya. Melalui bisnis ini, ia bertekad untuk menciptakan lapangan kerja baru dan membantu roda ekonomi di daerahnya.
“Bagi saya, kesuksesan bukan tentang seberapa tinggi jabatan atau besar penghasilan, tapi tentang seberapa besar manfaat yang bisa kita berikan untuk orang lain,” tutur Wahyu menutup kisahnya.
Perjalanan panjang Wahyu Suriadi Azhar menjadi cermin bagi banyak anak muda bahwa kegigihan, keberanian mencoba, dan semangat pantang menyerah akan selalu menemukan jalannya menuju keberhasilan. (*)






