Kementerian PU Perbaiki Dinding Penahan Jembatan Brantas Malang, Targetkan Selesai Bulan Depan - Koran Mandalika

Kementerian PU Perbaiki Dinding Penahan Jembatan Brantas Malang, Targetkan Selesai Bulan Depan

Minggu, 30 November 2025 - 09:44

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Kementerian PU Perbaiki Dinding Penahan Jembatan Brantas Malang, Targetkan Selesai Bulan Depan

Jakarta, 26 November 2025 – Kementerian Pekerjaan Umum (PU) tengah menangani kerusakan pada dinding penahan tanah pada bahu oprit Jembatan Brantas di Jalan Gatot Subroto KM 88+900, Kota Malang, Jawa Timur. Upaya penanganan itu dilakukan guna memastikan keamanan dan kelancaran konektivitas di jalur vital tersebut.

Kerusakan pada dinding penahan tanah pada bahu oprit Jembatan Brantas itu terjadi pada Minggu (23/11/2025). Penyebabnya adalah intensitas hujan yang mengguyur wilayah setempat. Akibatnya, struktur dinding penahan tanah pasangan batu di sisi kiri jembatan arah ke Kepanjen mengalami kerusakan sepanjang kurang lebih 40 meter.

Menindaklanjuti laporan masyarakat yang masuk pada pukul 19.00 WIB, Balai Besar Pelaksanaan Jalan Nasional (BBPJN) Jawa Timur–Bali langsung melakukan inspeksi lapangan dan pengamanan awal di lokasi kejadian.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Respons cepat ini sejalan dengan arahan Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, yang dalam berbagai kesempatan menekankan pentingnya infrastruktur sebagai urat nadi ekonomi bangsa. Presiden Prabowo menegaskan bahwa pemeliharaan infrastruktur adalah kunci bagi pemerataan pembangunan.

“Pembangunan infrastruktur merupakan fondasi utama dalam meningkatkan pemerataan ekonomi serta kualitas hidup masyarakat. Ini nanti akan diharapkan mempermudah konektivitas, mempermudah akses juga kepada daerah yang begitu indah, begitu penting,” tegas Presiden Prabowo dalam berbagai kesempatan.

Sementara itu, Menteri PU, Dody Hanggodo, mengungkapkan bahwa insiden longsoran oprit Jembatan Brantas menjadi perhatian serius pemerintah dalam menjaga keandalan jaringan jalan nasional, khususnya di kawasan Malang Raya yang padat aktivitas logistik dan mobilitas penduduk. Menteri Dody memastikan bahwa keselamatan warga merupakan prioritas utama dalam setiap penanganan infrastruktur nasional.

Baca Juga :  Altcoin Season vs Bitcoin Season: Kenali Pola dan Tandanya Sebelum Terlambat!

“Kementerian PU menempatkan keselamatan masyarakat sebagai prioritas utama. Terhadap insiden di Jembatan Brantas ini, kami telah mengerahkan seluruh sumber daya yang diperlukan untuk memastikan penanganan cepat, terukur, dan aman,” ujar Menteri Dody.

Lebih lanjut, Menteri Dody menjelaskan bahwa koordinasi lintas instansi terus diperkuat. “Koordinasi dengan pemerintah daerah, kepolisian, hingga BPBD terus kami lakukan agar mobilitas masyarakat tetap terjaga dan risiko bahaya dapat diminimalisir. Kami memastikan penanganan permanen akan segera dilaksanakan setelah stabilisasi di lokasi aman. Kementerian PU akan selalu hadir untuk menjamin konektivitas dan keamanan mobilitas masyarakat,” tambah Menteri Dody.

Saat ini tim teknis BBPJN Jawa Timur–Bali telah memasang terpal, rambu peringatan, traffic cone, dan pembatas area di lokasi longsor. Dukungan penuh juga diberikan oleh Dinas Perhubungan Kota Malang, BPBD Kota Malang, Dinas Bina Marga Kota Malang, serta Polres Malang yang menurunkan water barrier tambahan.

Kepala BBPJN Jawa Timur–Bali, Javid Hurriyanto, memastikan bahwa secara teknis struktur utama Jembatan Brantas dalam kondisi aman dan tidak terdampak oleh longsoran tersebut. Material penanganan seperti bronjong dan cerucuk bambu telah didatangkan ke lokasi pada 24–25 November 2025 sebagai upaya stabilisasi sementara sebelum dilaksanakan penanganan permanen.

“Untuk penanganan longsor dinding penahan badan jalan ruas Gatot Subroto Kota Malang, saat ini pekerjaan pembongkaran pagar eksisting dan pembersihan material longsoran. Material sudah didatangkan berupa cerucuk bambu, bronjong, dan material lainnya. Penanganan yang akan dilakukan berupa pekerjaan Dinding Penahan Tanah (DPT) baru dan saluran drainase yang ditargetkan selesai pada tanggal 19 Desember 2025,” jelas Javid Hurriyanto.

Baca Juga :  Stres Terima SP2DK, “Surat Cinta” DJP di Akhir Tahun? FlazzTax Punya Solusi Cerdas!

Terkait dampak lalu lintas, Javid mengakui adanya tantangan karena kepadatan arus kendaraan berat di jalur tersebut. Oleh karena itu, rekayasa lalu lintas menjadi kunci agar pekerjaan konstruksi dapat berjalan tanpa memutus total akses warga.

“Kendala di lokasi adalah lalu lintas padat (lalu lintas berat) sehingga traffic tidak dapat ditutup. Hasil koordinasi dengan Satlantas dan BPTD Kementerian Perhubungan akan dilakukan manajemen lalu lintas buka-tutup dan memaksimalkan pekerjaan konstruksi pada malam hari dengan penetapan manajemen traffic yang ketat dan terukur,” ungkap Javid Hurriyanto.

Lebih lanjut, jelas Javid Hurriyanto, Kementerian PU terus memastikan pemantauan secara berkala hingga seluruh struktur oprit Jembatan Brantas kembali stabil dan aman. Pemerintah berkomitmen menyelesaikan penanganan dengan cepat, tepat, dan terukur untuk menjaga konektivitas serta keamanan dan keselamatan masyarakat di wilayah Malang Raya.

Program kerja ini merupakan bagian dari “Setahun Bekerja, Bergerak – Berdampak” dalam menjalankan ASTA CITA dari Presiden Prabowo Subianto.

#SigapMembangunNegeriUntukRakyat

#SetahunBerdampak

About Biro Komunikasi Kementerian Pekerjaan Umum

Kementerian Pekerjaan Umum (PU) merupakan kementerian negara dalam Kabinet Merah Putih di Pemerintah Republik Indonesia. Kementerian ini bertugas dalam urusan pekerjaan umum, yaitu: bertugas dan bertanggung jawab atas pembangunan dan pengelolaan infrastruktur di Indonesia, termasuk jalan raya, jembatan, pengelolaan air. Kementerian Pekerjaan Umum bertanggung jawab kepada Presiden. Sejak tanggal 21 Oktober 2024, kementerian dipimpin Dody Hanggodo.

Press Release ini juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Transaksi Kripto Indonesia Naik Dua Bulan Beruntun, Apa Pendorongnya?
HSB Investasi Jadi Broker Pertama dan Satu-satunya di Indonesia dengan Asuransi Dana Nasabah
Graduate Fashion Show 2026 BINUS UNIVERSITY: Panggung Karya Mahasiswa Fashion Menuju Industri Kreatif
Barantum Bagikan Cara Buat Chatbot AI Tanpa Koding lewat Webinar
Cara Memilih Pembalut yang Tidak Mudah Bocor saat Siang Hari
Obat Pegal Linu Herbal dan Data WHO soal 619 Juta Orang dengan Nyeri Punggung Bawah
Menabung demi Idola: Cara Fans Menyiapkan Dana untuk Konser, Album, dan Fan Meeting
Street Food Jadi Favorit Baru, Berburu Kuliner Kaki Lima Kini Bagian dari Gaya Hidup Urban

Berita Terkait

Jumat, 6 November 2026 - 11:02

Transaksi Kripto Indonesia Naik Dua Bulan Beruntun, Apa Pendorongnya?

Jumat, 6 November 2026 - 11:02

HSB Investasi Jadi Broker Pertama dan Satu-satunya di Indonesia dengan Asuransi Dana Nasabah

Jumat, 6 November 2026 - 09:02

Graduate Fashion Show 2026 BINUS UNIVERSITY: Panggung Karya Mahasiswa Fashion Menuju Industri Kreatif

Jumat, 6 November 2026 - 08:02

Barantum Bagikan Cara Buat Chatbot AI Tanpa Koding lewat Webinar

Jumat, 6 November 2026 - 08:02

Cara Memilih Pembalut yang Tidak Mudah Bocor saat Siang Hari

Kamis, 5 November 2026 - 19:02

Menabung demi Idola: Cara Fans Menyiapkan Dana untuk Konser, Album, dan Fan Meeting

Kamis, 5 November 2026 - 19:02

Street Food Jadi Favorit Baru, Berburu Kuliner Kaki Lima Kini Bagian dari Gaya Hidup Urban

Kamis, 5 November 2026 - 18:02

KAI Logistik Perpanjang Promo Diskon Pengiriman ke Bandar Lampung hingga Akhir Tahun

Berita Terbaru