Koran Mandalika, Lombok Tengah – Pemerintah Kabupaten Lombok Tengah setiap tahunnya mengusulkan perbaikan beberapa ruas jalan yang menjadi atensi atau perhatian masyarakat.
Sekretaris Dinas Pekerjaan Umum dan Tata Ruang (PUTR) Lombok Tengah Muhamad Sarjan mengakui masih banyak pekerjaan rumah dalam penyediaan infrastruktur bagi masyarakat karena kondisi jalan yang mantap pada tahun 2025 berkisar antara 75 persen.
”Panjang jalan kabupaten kita, kan, 810 kilometer. Terus progres kondisi jalan mantap kita terakhir per Desember itu 75 persen. 75 persen itu setara dengan 680 kilometer. Jadi sisanya 29 persen itu setara dengan 234 kilometer. Sisa yang belum mantap ini menjadi PR kami nanti,” kata Sarjan, Selasa (13/1).
Sepanjang 2025, Dinas PUTR telah mengerjakan sedikitnya 20 kilometer jalan kabupaten. Awalnya punya progres kemantapan jalan di angka 70 persen, naik lima persen di tahun 2025 sehingga menjadi 75 persen.
”Meskipun efisiensi tapi kita bisa menaikkan target kemantapan jalan menjadi bertambah 5 persen. Jadinya 75 persen,” ujar Sarjan.
Sisa jalan rusak, kata Sarjan, apabila dihitung soal anggaran maka akan menelan biaya sekitar Rp 500 miliar.
”Karena kondisi sekarang efisiensi ya ada pengurangan transfer dari pusat ke daerah jadi kita solusinya adalah mencari sumber-sumber lain. Proposal, gitu, kan. Ini yang kita coba ikhtiarkan. Mudah-mudahan kita dapat,” ucap Sarjan.
Pihaknya berharap pihak kementerian dapat menjawab kebutuhan infrastruktur jalan yang selama ini terus diperjuangkan. Mengingat, kata dia, jalan kabupaten di Lombok Tengah merupakan akses penting menuju lokasi wisata dan sebagainya. (wan)
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT






