Melampaui Keuntungan Jangka Pendek, Cara Investor Indonesia Menyusun Strategi Jangka Panjang di Market Volatile 2026 - Koran Mandalika

Melampaui Keuntungan Jangka Pendek, Cara Investor Indonesia Menyusun Strategi Jangka Panjang di Market Volatile 2026

Selasa, 3 Maret 2026 - 16:56

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Jakarta, 3 Maret 2026 — Tahun ini diawali dengan situasi geopolitik dan ekonomi yang tidak menentu, baik dari dalam negeri maupun luar negeri, yang mempengaruhi arah pasar. Dalam rangka memberikan solusi bagi masyarakat dalam menghadapi ketidakpastian tersebut, Nanovest menyelenggarakan acara “Golden Hours” yang bertujuan memberikan insight terkait strategi investasi jangka panjang di tahun 2026. Acara yang diselenggarakan di Kyro, Pacific Place ini menggabungkan suasana Ramadhan yang hangat dengan diskusi ringan namun relevan tentang ekonomi. Pada sesi ini, para pembicara membahas kondisi pasar serta investasi yang menjadi sorotan di tahun 2026. Nanovest melihat Ramadhan sebagai momentum untuk refleksi, tidak hanya secara spiritual tetapi juga finansial. Di tengah ketidakpastian global, literasi investasi menjadi semakin penting agar masyarakat dapat membuat keputusan keuangan yang lebih bijak. Sepanjang tahun 2025, platform Nanovest mencatatkan pertumbuhan signifikan, baik dari sisi pengguna maupun aktivitas transaksi, dengan trading volume yang meningkat hingga 70% YoY dan lebih dari 1,1 juta pengguna yang telah terverifikasi. Pertumbuhan ini didorong oleh peluncuran berbagai produk inovatif seperti IDDB, Crypto Staking, Gadai Digital, dan Web 3 Trading. Namun, Nanovest juga mengamati perubahan perilaku investor, terutama generasi muda.
Baca Juga :  Harga Emas Turun Tipis di Tengah Spekulasi Kebijakan Hawkish The Fed
Jovita Widjaja, CMO Nanovest, menjelaskan bahwa tahun 2026 bukan lagi era mengejar keuntungan instan. “Kami melihat perubahan pola pikir investor, terutama generasi muda, yang sekarang fokus pada membangun portofolio yang sehat dan tahan dalam menghadapi ketidakpastian pasar,” ujar Jovita. Menurutnya, acara Golden Hours ini akan memberikan insight menarik yang dapat membantu investor menyusun strategi investasi yang tepat. Dalam sesi Market Talks, para pembicara membahas bahwa tahun 2026 akan menjadi periode kedewasaan pasar. Tjoe Ay, CMO Jarvis Asset Management, menyoroti pentingnya melihat aliran dana institusional dan memfokuskan pada saham yang berbasis fundamental. Sementara itu, Jason Nathanael, Investment Expert, menambahkan bahwa portofolio yang ideal adalah kombinasi antara aset pertumbuhan dan aset stabil. “Aset pertumbuhan menangkap peluang ekonomi baru, sementara aset defensif menjaga daya beli,” ujarnya.
Baca Juga :  Jangan Khawatir, Bandara Lombok Siap Hadapi Peningkatan Penumpang
Selain itu, pembicara juga memaparkan potensi saham dari sektor teknologi dan finansial, dengan saham seperti NVIDIA dan Microsoft yang diprediksi tetap menjadi motor pertumbuhan berkat monetisasi AI. Emas juga diproyeksikan akan tetap menjadi aset aman, didukung oleh kebijakan pelonggaran Federal Reserve dan inisiatif global. Nanovest, sebagai platform investasi yang juga menawarkan akses saham Amerika Serikat, bertujuan untuk memberikan kemudahan bagi penggunanya dalam membangun portofolio global. Hal ini membuka peluang bagi investor muda untuk mengembangkan aset mereka dengan mudah dalam satu aplikasi. Nanovest berkomitmen untuk memperkuat literasi keuangan nasional dengan pendekatan yang inklusif, mencakup generasi muda yang baru memulai perjalanan finansial hingga generasi yang lebih matang dalam mengelola aset mereka. Ramadhan, menurut Nanovest, merupakan waktu yang tepat untuk memulai kebiasaan baru dalam merencanakan masa depan finansial yang lebih baik, karena waktu terbaik untuk mulai berinvestasi adalah saat kita memahami tujuan kita.   Press Release ini juga tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Usai Hadiri Toba Caldera Culture Festival, Menteri Ekonomi Kreatif Nikmati Pengalaman Danau Toba di Marianna Resort Samosir
Semakin Pede dengan GCG, PAM JAYA Raih Predikat “Sangat Baik”
LBFest 2026 Dorong Brand Lokal Karya Entrepreneur Muda BINUS ‘Naik Kelas’
Minat Kendaraan Listrik Menguat, Pembiayaan EV BRI Finance Tumbuh 13,8 Kali
BRI BO Jatinegara Peringati Hari Kesaktian Pancasila dengan Khidmat dan Semangat Kebangsaan
BRI Region 6 Gelar Upacara Kesaktian Pancasila, Perkuat Semangat Kebangsaan Insan BRI
BRIDS Salurkan Bantuan untuk Dukung Pemulihan Pascagempa di Nusa Tenggara Timur
Waskita Beton Precast Kembali Tanam 228 Pohon pada September 2026, Lanjutkan Komitmen Pehijauan Bersama Pelanggan

Berita Terkait

Sabtu, 17 Oktober 2026 - 01:02

Tokocrypto Raih Gold di Marketing Excellence Awards Indonesia 2026 untuk Campaign Ramadan

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:02

7 Tips Meeting Management untuk Rapat Multinasional

Jumat, 16 Oktober 2026 - 21:02

WASPADAI OSTEOPOROSIS, PATAH TULANG PANGGUL DAPAT MENINGKATKAN RISIKO KEMATIAN PADA LANSIA

Jumat, 16 Oktober 2026 - 20:02

5 Tips Membuat Follow Up Email Setelah Meeting dengan Prospek

Jumat, 16 Oktober 2026 - 19:02

TEI 2026 Perkuat Ekspor, Ketahanan Energi, dan Ketahanan Pangan melalui Sinergi dengan BPDP

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:02

Target 1,69 Juta Ton Udang 2029: FisTx Bagikan Ensiklopedia Budidaya 12 Bab Gratis untuk Petambak

Jumat, 16 Oktober 2026 - 18:02

Apakah neobank Gratis Transfer? Simak Info Detailnya

Jumat, 16 Oktober 2026 - 17:02

The Fluffy Pumpkin Fest, Keseruan Halloween di Hublife

Berita Terbaru

Teknologi

7 Tips Meeting Management untuk Rapat Multinasional

Jumat, 16 Okt 2026 - 21:02

Nasional

ITDC Tembus 33 Besar CX-100, Bukti Layanan Makin Moncer

Jumat, 16 Okt 2026 - 20:07