Menteri LH Targetkan Masalah Sampah NTB Tuntas dalam Dua Tahun - Koran Mandalika

Menteri LH Targetkan Masalah Sampah NTB Tuntas dalam Dua Tahun

Selasa, 7 Juli 2026 - 19:19

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Mataram – Menteri Lingkungan Hidup RI, Moh. Jumhur Hidayat, menghadiri rapat bersama Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal, serta Bupati dan Wali Kota se-NTB di Aula Gedung Bank NTB Syariah, Selasa 7 Juli 2026.

Rapat tersebut membahas berbagai solusi terkait permasalahan lingkungan hidup dan sampah, khususnya di NTB.

“80 persen bencana itu karena ulah manusia sehingga terjadi erosi, tangkapan airnya hilang. Sekarang kan harus dipulihkan,” kata Jumhur, Selasa (7/7).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mengenai soal sampah, ia melanjutkan, sudah ada taktik penanganan yang disesuaikan dengan kearifan lokal masing-masing daerah di NTB.

Baca Juga :  Gelaran MotoGP 2025 Diharapkan Mampu Dongkrak Ekonomi Lokal

“Kita sudah punya kiat-kiat ya yang disesuaikan dengan lokal wisdom atau kearifan lokal dari teman-teman di Lombok atau di Sumbawa yang intinya 100 persen urusan sampah selesai,” lanjutnya.

Ia menuturkan urusan sampah tersebut ditargetkan akan selesai dalam waktu 2 tahun.

“Itu bisa kita capai dalam 2 tahun tapi dalam 6 bulan ke depan atau 1 tahun kedepan sudah sangat tampak,” tuturnya.

Sementara itu, Gubernur NTB, Lalu Muhamad Iqbal mengatakan Menteri LHK RI akan membantu memecahkan masalah persampahan khususnya di TPA Kebon Kongok

Baca Juga :  Gubernur Iqbal Tegaskan Desa Harus Jadi Pusat Pertumbuhan Ekonomi Baru

“Tadi kita muter di Kebon Kongok dan kita melihat isu persampahan dan beliau juga sudah mencatat dan akan membantu kita mencarikan solusi terhadap permasalahan yang ada di Kebon Kongok dan juga open field lainnya,” kata Iqbal.

Dia menambahkan, rapat tersebut juga membahas dampak tambak terhadap lingkungan laut.

“Kemudian di sini tadi kita bicara lebih luas mengenai dampak terhadap lingkungan laut oleh petambak-tambak yang ada di sini,” tandasnya. (dik)

Berita Terkait

Pembukaan Pelatihan Magang ke Jepang 2026, Gubernur Iqbal Tekankan Etos Kerja Tinggi
20 Warga Masbagik Terima Bantuan Ayam Petelur, Bank NTB Syariah Perkuat Ekonomi Desa
IFW 2026, Wagub NTB Tampil Memukau dengan Busana Tenun Daerah
Gubernur Iqbal Sambut Baik KNMP, Nelayan Tak Lagi Bergantung pada Tengkulak
Ombudsman dan RSUD Praya Bersinergi, Wujudkan Pelayanan Publik yang Semakin Berkualita
Dari Keuangan ke Kelestarian, Bank NTB Syariah Hijaukan Pesisir Lombok Timur
Tak Sekadar Beri Kacamata, Bank Jatim dan Bank NTB Syariah Buka Jendela Masa Depan Pelajar
Anggaran Rp 700 Juta, TRC Infrastruktur NTB Perbaiki Ruas Jalan Kuripan-Kediri

Berita Terkait

Selasa, 4 Agustus 2026 - 14:02

PT Arafura Surya Alam Dukung Kesehatan Masyarakat Lewat Khitanan Massal di Kotabunan

Selasa, 4 Agustus 2026 - 14:02

Tak Sekadar ASI Pertama, Ini Alasan Kolostrum Dijuluki Liquid Gold

Selasa, 4 Agustus 2026 - 14:02

Dari Titik Terendah Menjadi Gerakan Membangun Ekosistem: ConnectX Rayakan Satu Tahun Perjalanan Melalui Founder & Builder Summit 2026

Selasa, 4 Agustus 2026 - 13:16

Wujudkan Kendaraan Impian, BRI KKB Expo 2026 Hadir di Yogyakarta dengan Beragam Promo

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:02

Sederet Penghargaan BRI Life Selama Q3 Tahun 2026, Tegaskan Kepemimpinan dalam Inovasi Digital, serta GCG di Industri Asuransi Jiwa

Selasa, 4 Agustus 2026 - 12:02

Transaksi Kripto di Indonesia Selalu Tembus Rp45 Triliun pada Agustus, Apa Penyebabnya?

Selasa, 4 Agustus 2026 - 11:02

Tekanan Jual Belum Mereda, Dupoin Futures Prediksi Harga Emas (XAUUSD) Masih Rentan Terkoreksi

Selasa, 4 Agustus 2026 - 10:02

Mengusung Sustainable dan Smart Living, NARALOKA 2026 Hadirkan Karya Terbaik Mahasiswa BINUS @Malang

Berita Terbaru