Prabowo Resmikan Bendungan Meninting, Ada Satu Hal yang Wajib Dijaga - Koran Mandalika

Prabowo Resmikan Bendungan Meninting, Ada Satu Hal yang Wajib Dijaga

Sabtu, 11 Juli 2026 - 11:03

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Lombok Barat – Presiden RI, Prabowo Subianto, meresmikan lima bendungan di Indonesia salah satunya ialah Bendungan Meninting, Kecamatan Gunungsari, Lombok Barat, NTB, Jumat 10 Juli 2026.

Peresmian bendungan ini diharapkan menjadi penguat ketahanan pangan, energi, dan air nasional.

Kelima bendungan tersebut terdiri atas Bendungan Meninting di Nusa Tenggara Barat, Bendungan Jlantah di Jawa Tengah, Bendungan Sidan di Bali, serta Bendungan Keureuto dan Bendungan Rukoh di Aceh.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

5 bendungan ini disebut-sebut memiliki daya tampung 371 juta meter kubik dan mampu mendukung produksi padi hingga 720 ribu ton per tahun.

Prabowo mengatakan bahwa kehadiran bendungan tersebut semakin menguatkan keyakinannya bahwa Indonesia akan memperkuat posisinya sebagai lumbung pangan dunia pada masa mendatang.

“Saya yakin kita akan menjadi lumbung pangan dunia. Dari kita impor, impor, impor, sekarang kita sudah mulai ekspor pangan ke negara-negara lain,” ujar Prabowo, Jumat (10/7).

Menurutnya, Indonesia saat ini tengah melangkah secara bertahap menuju tujuan tersebut.

Sebagai contoh, Indonesia telah mencapai swasembada beras pada tahun lalu sehingga membuka peluang untuk melakukan ekspor. Selain itu, Indonesia juga diproyeksikan mencatat surplus pasokan pada sejumlah komoditas pangan strategis lainnya.

Baca Juga :  Lalu Sarjana Apresiasi Kepedulian Wakil Ketua Komisi X DPR RI Terhadap Dunia Pendidikan

Menurutnya, sejumlah negara bahkan telah meminta Indonesia untuk memasok kebutuhan pangan mereka.

“Sekarang kita sudah diminta bantuan. Mohon kita bisa jual ke Brasil, Filipina, India,” katanya.

Prabowo menilai capaian tersebut menjadi bukti bahwa Indonesia tengah berada di jalur kebangkitan, khususnya di sektor pangan.

Menurutnya, berbagai pembangunan infrastruktur pendukung akan semakin memperkuat posisi Indonesia di tingkat global.

“Jadi Indonesia sekarang, tanpa banyak gembar-gembor, kita menunjukkan bahwa Indonesia adalah negara yang sedang bangkit dan akan bangkit terus,” tegasnya.

Oleh karena itu, ia berharap pembangunan sejumlah bendungan tersebut menjadi momentum penting bagi Indonesia untuk terus melangkah menuju pencapaian tersebut.

Ia kemudian meminta pemerintah daerah, instansi terkait, dan masyarakat untuk menjaga bendungan-bendungan tersebut dengan baik. Selain itu, Prabowo juga berpesan agar para petani benar-benar dapat memperoleh akses air yang memadai dari bendungan tersebut.

“Jaga bendungan-bendungan ini dengan baik, kelola dengan profesional, rawat dengan baik. Pastikan bahwa air yang dibutuhkan petani sampai ke petani. Para petani adalah produsen pangan, tanpa pangan tidak ada negara,” jelas dia.

Sementara itu, Menteri Pekerjaan Umum Dody Hanggodo menjelaskan bahwa keberadaan lima bendungan tersebut dirancang untuk mendukung target swasembada pangan, energi, dan air sebagaimana tertuang dalam Asta Cita pemerintahan Presiden Prabowo.

Baca Juga :  Kaleidoskop 2025: Polda NTB Ungkap 1.010 Kasus Narkoba

Menurut Dody, dari sisi ketahanan pangan, lima bendungan tersebut mampu memberikan layanan irigasi bagi lahan pertanian seluas sekitar 40 ribu hektare (ha) yang didukung jaringan irigasi sepanjang sekitar 280 kilometer (km).

Infrastruktur tersebut juga mampu memasok air baku sebesar 3,6 meter kubik per detik serta membantu mengurangi potensi banjir di wilayah seluas sekitar 932 hektare.

Selain mendukung sektor pertanian, Dody mengatakan bahwa bendungan-bendungan tersebut juga berkontribusi terhadap penguatan ketahanan energi nasional melalui potensi pembangkit listrik tenaga air dan pengembangan pembangkit listrik tenaga surya terapung.

“Sedangkan untuk ketahanan energi, ini turut menyumbang potensi pembangkit listrik tenaga air sebesar 9,6 MW dan pembangkit listrik tenaga surya terapung sebesar 346 MW,” kata Dody.

Ia berharap infrastruktur yang telah dibangun tersebut mampu memberikan manfaat nyata bagi masyarakat, khususnya petani, sekaligus memperkuat ketahanan nasional di berbagai sektor.

Ia menambahkan bahwa sesuai arahan Prabowo, pemerintah menempatkan bendungan sebagai infrastruktur yang mampu memberikan manfaat optimal bagi petani dan seluruh masyarakat.

“Melalui Asta Cita Bapak Presiden Prabowo, swasembada pangan, swasembada energi, dan swasembada air benar-benar mampu memberikan manfaat yang maksimal kepada petani dan rakyat Indonesia,” pungkasnya. (*)

Berita Terkait

Akhir 2026, BPR NTB Ditargetkan Resmi Berbasis Syariah
Gubernur NTB Tekankan Soliditas KONI, Mohan Roliskana Terpilih
Mohan Roliskana Rebut Kursi Ketua KONI NTB
Resmi Kenalkan Ketua Baru, PAN NTB Langsung Bidik Target Besar
MotoGP Mandalika: Kerugian Perusahaan dan Dampak Ekonomi adalah Dua Hal Berbeda
275 PMI NTB Dideportasi, Muazzim Akbar Ungkap 3 Penyebab Utama
Hotel Penuh, UMKM Ketiban Rezeki! Ini Dampak MotoGP Mandalika bagi NTB
Iqbal dan Dinda Satu Suara: Marquez! Sembeq Sasak Ikut Mengiringi

Berita Terkait

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:02

Kedutaan Besar India di Jakarta Luncurkan AI Avatar DEWI untuk Perluas Akses Informasi bagi Masyarakat Indonesia

Rabu, 14 Oktober 2026 - 20:02

Purana Mempersembahkan “Regal Bloom” di IN2MOTIONFEST x JMFW 2026: Dialog Elegan Antara Timur dan Barat dalam Modest Fashion

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:02

Konsumen Kripto di Indonesia Capai 23,21 Juta, Bittime: Pilihan Aset Digital Semakin Beragam

Rabu, 14 Oktober 2026 - 19:02

Restoran Halal di Bali Nikmati Hidangan Autentik Timur Tengah di Arabian Knight

Rabu, 14 Oktober 2026 - 18:02

Siaran Media – 10 Tahun Astra Property, Perkuat Portofolio Komersial dan Industrial untuk Menjawab Peluang Baru di Pasar Properti Indonesia

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:02

KAI Logistik Catat Volume Pra-Purna Angkutan CPO Sekitar 62 Ribu Ton, Perkuat Integrasi Rantai Pasok Komoditas Strategis

Rabu, 14 Oktober 2026 - 17:02

Gudang Mau Ditambah Lantai Mezanin, Rangkanya Jangan Asal Pilih

Rabu, 14 Oktober 2026 - 16:02

Dukung Akselerasi Keuangan Digital Indonesia, Sanggabiz Rumuskan Peta Jalan Pasca-Lulus Sandbox di Buletin OJK #BeyondInfinity

Berita Terbaru