Pipa Induk Rusak, Dirut PDAM Loteng: Tak Ada Dampak Signifikan Terhadap Pelayanan - Koran Mandalika

Pipa Induk Rusak, Dirut PDAM Loteng: Tak Ada Dampak Signifikan Terhadap Pelayanan

Kamis, 9 April 2026 - 13:46

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Lombok Tengah – PDAM Tirta Ardhia Rinjani Lombok Tengah menyampaikan bahwa tidak ada dampak signifikan terhadap pelayanan akibat rusaknya jaringan pipa induk sumber mata air Tibu Lempanas, Desa Lantan, Kecamatan Batukliang Utara, Loteng.

Meski begitu, penanganan tetap dilakukan jika ada wilayah yang terdampak, dengan cara melakukan pelayanan bergilir.

“Pelayanan tidak terlalu terdampak signifikan, meski ada kita ubah pola pelayanannya dengan bergilir hingga kondisi normal kembali,” kata Direktur Utama (Dirut) PDAM Tiara Loteng, Bambang Supratomo, Kamis (9/4).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Ia menjelaskan, curah hujan yang cukup tinggi di kawasan utara Loteng mengakibatkan luapan sungai di Desa Lantan.

Kejadian ini berdampak pada kerusakan jaringan PDAM Loteng yang juga memengaruhi jaringan pipa milik masyarakat.

Baca Juga :  PDAM Loteng Berlakukan Penghapusan Denda

“Luapan sungai ini cukup besar sehingga memengaruhi kondisi jaringan PDAM. Tidak hanya jaringan PDAM yang tergerus oleh luapan air sungai, tetapi jaringan pipa milik masyarakat juga ikut terdampak,” bebernya.

Akibat dari kerusakan jaringan tersebut, kata dia, pelayanan PDAM di tiga kecamatan, yaitu Praya Tengah, Praya Timur, dan Pujut mengalami gangguan.

Namun, Bambang menegaskan bahwa tidak semua pelanggan PDAM di tiga kecamatan tersebut terdampak.

“Sistem jaringan kami tidak bergantung pada satu sumber, melainkan memiliki alternatif sumber lain. Misalnya, di Praya Tengah, dari 3.000 pelanggan tidak semuanya terdampak. Hanya beberapa titik saja yang mengalami gangguan,” jelasnya.

Saat ini, petugas sedang berjibaku memperbaiki pipa sepanjang 15 meter dengan diameter 12 inch tersebut.

Baca Juga :  ‎Perkuat Tata Kelola Bersih, PDAM Loteng Perpanjang Kerja Sama dengan Kejari

Estimasi perbaikan diperkirakan memakan waktu sekitar dua hari lagi. Kerusakan ini murni disebabkan oleh bencana alam yang tidak dapat dikontrol.

“Begitu ada permasalahan atau kerusakan walau pun tengah malam petugas kami tetap sigap terjun langsung untuk memperbaikinya biar dampaknya tidak terlalu besar,” katanya.

Perlu diingat, setelah dilakukan perbaikan tidak serta merta pelayanan air langsung maksimal.

Teknisi memerlukan normalisasi keranginan agar tidak ada angin di dalam pipa yang dapat menyumbat aliran air.

Proses ini memerlukan waktu sedikitnya satu atau dua hari setelah perbaikan.

“Kalau kabel kan jika ada yang konslet, tinggal matikan gardunya, sambung kabel langsung nyala. Nah ini, setelah kita sambung pipa perlu hilangkan udara di dalam pipa,” cetus Bambang. (*)

Berita Terkait

Kejari Lombok Tengah dan Poltekpar Lombok Perkuat Kolaborasi, Hadirkan Inovasi Jaksa Sahabat Disabilitas
Fokus dan Siap Total! Peserta Paskibraka Lombok Tengah Hadapi Tahap Penentuan
Wabup Nursiah Dorong Aturan Ketat HP Anak, Sekolah Diminta Berinovasi
Musrenbang Lombok Tengah 2026, DPRD Tegaskan Pentingnya Perencanaan Berpihak pada Rakyat
Akses Pasar Rusak Parah, Warga Tambal Jalan Sendiri: Pemerintah Dinilai Abai
Ketua Yayasan Tegaskan Dapur MBG Tidak Beroperasi Tanpa Gedung
Dorong Kemandirian Generasi Muda, Lalu Hadimi Buka Pelatihan Tata Boga di Desa Prabu
Kuasa Hukum Tegaskan Hamzan Tak Terkait Sengketa, Minta Tak Diseret dalam Pemberitaan

Berita Terkait

Senin, 13 April 2026 - 16:00

MiiTel Meetings Kini Dilengkapi Fitur Real-Time Talk Assistant

Senin, 13 April 2026 - 16:00

Satu Aplikasi untuk Semua Kebutuhan, BRImo Permudah Transaksi Nasabah

Senin, 13 April 2026 - 15:00

Membangun Hubungan Jangka Panjang Melalui Program Loyalitas di Industri Keuangan

Senin, 13 April 2026 - 15:00

Holding Perkebunan Nusantara Akselerasi Transformasi, PTPN I Fokus Digitalisasi dan Hilirisasi

Senin, 13 April 2026 - 15:00

Harga Emas Masih Berpeluang Naik, Ini Proyeksi Terbaru Dupoin Futures

Senin, 13 April 2026 - 14:00

KAI Bandara Dorong Pemberdayaan SDM melalui Keterlibatan sebagai Dosen Tamu di Universitas Indonesia

Senin, 13 April 2026 - 14:00

Ketegangan AS–Iran Memanas, Harga Emas Siap Meledak?

Senin, 13 April 2026 - 14:00

BRI Region 6 Gelar TOT New Qlola, Perkuat Kompetensi Pekerja dalam Layanan Digital

Berita Terbaru