Squidl Tampil Sebagai Finalis ETHGlobal Singapore 2024, Bawa Nama Indonesia di Kancah Hackathon Global - Koran Mandalika

Squidl Tampil Sebagai Finalis ETHGlobal Singapore 2024, Bawa Nama Indonesia di Kancah Hackathon Global

Senin, 30 September 2024 - 17:14

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Squidl, platform berbasis privasi untuk pembayaran yang aman, berhasil menjadi salah satu dari 10 finalis di ETHGlobal Singapore Hackathon, sebuah ajang bergengsi yang diikuti oleh lebih dari 1000+ peserta dari 59 negara, dengan total 309 aplikasi. Yang membuat pencapaian ini semakin spesial, Squidl adalah satu-satunya tim finalis yang seluruh anggotanya berasal dari Indonesia.

Squidl, platform berbasis privasi untuk pembayaran yang aman, berhasil menjadi salah satu dari 10 finalis di ETHGlobal Singapore Hackathon, sebuah ajang bergengsi yang diikuti oleh lebih dari 1000+ peserta dari 59 negara, dengan total 309 aplikasi. Yang membuat pencapaian ini semakin spesial, Squidl adalah satu-satunya tim finalis yang seluruh anggotanya berasal dari Indonesia.

Image

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Didevelop oleh tim berbakat dari Engowl Studio, yang terdiri dari Ricksen Tanata, Kelvin Adithya, Dicky Buwono, Tengku Farhan, dan Heri Sim, Squidl dibuat untuk memberikan solusi privasi dalam pembayaran. Melalui Squidl, pengguna dapat membuat static payment link yang berfungsi juga sebagai alamat ENS, memastikan bahwa pembayaran baik melalui kripto maupun kartu kredit tetap tidak terlacak. Dengan stealth address, Squidl memungkinkan pengguna untuk mengelola pembayaran, mentransfer NFT, serta menjaga keamanan aset mereka dengan cara yang mudah dan aman.

Baca Juga :  ETF Bitcoin: Peluang dan Risiko yang Harus Diketahui Investor

Image

Selain terpilih sebagai finalis, Squidl juga meraih dua penghargaan penting dari mitra:

Dynamic memberikan penghargaan kepada Squidl sebagai Best Consumer Crypto Project, atas pendekatan inovatifnya dalam mengelola pembayaran berbasis privasi.

Oasis Protocol menobatkan Squidl sebagai peraih peringkat ketiga dalam kategori Best Use of Sapphire and/or ROFL, yang mengakui penggunaan teknologi privasi canggih dalam platform ini.

Seluruh anggota tim Squidl sangat bangga atas pencapaian ini, dan melihatnya sebagai kesempatan besar untuk menunjukkan potensi Indonesia di panggung global.

“Kami merasa sangat terhormat bisa mewakili Indonesia dan diakui sebagai finalis di ajang bergengsi ini,” kata Ricksen Tanata, salah satu tim dari Squidl. “Sebagai satu-satunya tim dari Indonesia, kami berharap pencapaian ini menunjukkan kepada dunia bahwa developer Indonesia mampu memainkan peran signifikan di pasar regional maupun global. Kami sangat bersemangat untuk mengeksplorasi peluang baru dan kemitraan yang bisa membantu kami mengembangkan Squidl lebih jauh.”

Baca Juga :  Indosaku Gandeng Kampus Bisnis Umar Usman BSD dalam Literasi Keuangan: “Pindar vs Pinjol” – Biar Nggak Salah Pilih!

Image

Tim di Engowl Studio merasa antusias dengan masa depan yang akan datang. “Kami percaya ini baru permulaan,” ujar Kelvin Adithya, CTO Engowl Studio. “Keberhasilan Squidl di ETHGlobal membuktikan bahwa dengan kerja keras dan inovasi, developer Indonesia bisa menciptakan produk yang bersaing di tingkat dunia.”

Keberhasilan Squidl di ETHGlobal Singapore bukan hanya kemenangan untuk proyek ini, tetapi juga kemenangan besar bagi ekosistem teknologi Indonesia, menunjukkan bahwa talenta lokal mampu menciptakan solusi kelas dunia.

Image

Untuk informasi lebih lanjut dan menjajaki peluang kerja sama, kunjungi Engowl Studio. Tim Squidl terbuka untuk kolaborasi dan berkomitmen untuk terus menunjukkan kemampuan developer Indonesia kepada dunia.

Berita Terkait

CLARITY Act Tertahan di Senat AS, Bittime Soroti Peluang di Tengah Perkembangan Regulasi Aset Digital Global
Cicilan Sudah Lunas, Bisakah Punya Cicilan Lagi?
Banyak Pelaku Usaha Baru Tahu Ada Layanan Ini, Akses Kesehatan Lintas Negara Jadi Sorotan di BNI National Conference 2026
Bittime Futures Soroti Lonjakan Aktivitas Derivatives di Tengah Tren Pasar
CLARITY Act Terganjal di Senat AS, Indonesia Sudah Punya Fondasi Regulasi Kripto
Dengarkan “Butterflies”, Album Terbaru Amagra yang Sudah Hadir di Berbagai Platform Streaming Musik
Dorong Inklusi & Kemandirian, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Latih dan Bantu Disabilitas Netra di Semarang
Buka Booth di Tech in Asia Conference 2026 Singapura, Sanct Bagikan Swag Terbatas dan Meluncur di Product Hunt pada 15 September

Berita Terkait

Rabu, 16 September 2026 - 19:02

CLARITY Act Tertahan di Senat AS, Bittime Soroti Peluang di Tengah Perkembangan Regulasi Aset Digital Global

Rabu, 16 September 2026 - 18:02

Cicilan Sudah Lunas, Bisakah Punya Cicilan Lagi?

Rabu, 16 September 2026 - 17:02

Banyak Pelaku Usaha Baru Tahu Ada Layanan Ini, Akses Kesehatan Lintas Negara Jadi Sorotan di BNI National Conference 2026

Rabu, 16 September 2026 - 17:02

Bittime Futures Soroti Lonjakan Aktivitas Derivatives di Tengah Tren Pasar

Rabu, 16 September 2026 - 16:02

Dengarkan “Butterflies”, Album Terbaru Amagra yang Sudah Hadir di Berbagai Platform Streaming Musik

Rabu, 16 September 2026 - 16:02

Dorong Inklusi & Kemandirian, PT Pelindo Sinergi Lokaseva Latih dan Bantu Disabilitas Netra di Semarang

Rabu, 16 September 2026 - 16:02

Buka Booth di Tech in Asia Conference 2026 Singapura, Sanct Bagikan Swag Terbatas dan Meluncur di Product Hunt pada 15 September

Rabu, 16 September 2026 - 16:02

Instagram dan TikTok Jadi Layanan dengan Permintaan Tertinggi di Katalog SMM Panel Indonesia

Berita Terbaru

Teknologi

Cicilan Sudah Lunas, Bisakah Punya Cicilan Lagi?

Rabu, 16 Sep 2026 - 18:02