Air Berkurang, Beras Mahal, Megawati Golkar Punya Solusi Jitu - Koran Mandalika

Air Berkurang, Beras Mahal, Megawati Golkar Punya Solusi Jitu

Rabu, 18 Oktober 2023 - 09:31

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika – Politikus Golkar Megawati Lestari menilai kekurangan air bersih di Lombok saat ini berdampak terhadap kenaikan harga komoditi pertanian, salah satunya beras.

Menurut Mega, kaum perempuan paling merasakan dampak kenaikan harga tersebut.

Caleg DPRD NTB Dapil VIII itu pun tidak mau tinggal diam. Mega putar otak mencarikan solusi.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Menurut dia, kaum perempuan bisa menjadi agen perubahan untuk diversifikasi pangan menuju ketahanan pangan nasional.

“Saya mengajak kelompok perempuan di Lombok Tengah mulai menjadi agen perubahan diversifikasi pangan,” kata Mega, Rabu (18/10).

Baca Juga :  Banyak Keluhan dari Konsumen, PDAM Tirtha Ardhia Rinjani Upayakan Pelayanan Responsif

Hal itu, kata Mega, bisa dimulai dengan sesuatu yang sederhana. Seperti mulai menanam dan memanfaatkan pekarangan rumah.

“Pola-pola seperti itu kami harap dapat menjadi stimulus merubah mindset kaum perempuan di Lombok Tengah,” ujar Mega.

Ketua Dharma Wanita Provinsi NTB itu juga menegaskan sudah saatnya konsep diversifikasi pangan dan semangat menanam ini mendapat dorongan.

“Ibu-ibu bisa mulai dengan hortikultura. Menanam cabai, tomat, atau sayuran lain yang bisa dilakukan di pekarangan rumah,” ucap Mega.

Baca Juga :  Bina Atlet, KONI Loteng Gandeng Undikma Mataram

Mega melihat kaum perempuan masih dinilai sebagai subjek pelengkap semata. Padahal, potensi yang ada di kelompok perempuan sangat luar biasa.

Hal itu juga yang menjadi alasan Mega memantapkan visi untuk pemberdayaan perempuan dan ketersediaan pendidikan yang berkualitas.

“Dua hal itu yang akan saya perjuangkan ketika diberi amanah duduk di kursi DPRD NTB,” tegas Mega.

Di lain sisi, Mega mendorong pemerintah segera memberi solusi jangka pendek, menengah, hingga panjang terhadap fenomena saat ini. (Wan/Didu)

Berita Terkait

PDAM Terbuka Hadapi Kritik, 53 Ribu Pelanggan Dilayani
Perkuat Tata Kelola dan Manajemen Risiko, ITDC Raih Tiga Penghargaan TOP GRC Awards 2026
Perubahan APBD 2026 Lombok Tengah Naik, Jalan Jadi Prioritas
Pendemo Dituding Minta Rp20 Juta, Konsultan Hukum PDAM: Kami Punya Bukti Chat WhatsApp
Tiga Penambang Tewas di Lantung, PDIP Sumbawa Soroti Pengawasan PETI
Diangkat Kembali, Ini Deretan Prestasi Direksi PDAM Lombok Tengah Selama 2021–2026
Mandalika Naik Level: Nonton MotoGP Sambil Camping, Glamping, sampai Naik Campervan
Lalu Basarudin Janji Bawa Desa Kateng Jadi Lebih Maju

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 00:02

Sanct, Sosial Media yang Pertemanannya Dimulai dari Bertemu Langsung, Rilis Film Pendek tentang Perantau yang Belum Bisa Pulang

Senin, 14 September 2026 - 23:02

68% Pencarian Kini Berakhir Tanpa Klik, Merek yang Tak Disebut AI Otomatis Tersingkir

Senin, 14 September 2026 - 18:02

Tindak Tegas Pelanggaran Etika di Maros, Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM Tetap Aman

Senin, 14 September 2026 - 18:02

Spicelab.ai Resmi Hadir: Platform Marketing AI yang Bisa Diatur Sendiri oleh Pemilik Bisnis

Senin, 14 September 2026 - 18:02

Peringatan Bos AI Guncang Pasar, Investor Mulai Waspadai Saham Teknologi

Senin, 14 September 2026 - 17:02

Hampir 23 Juta Investor Kripto, Indonesia Siap Jadi Pemain Global?

Senin, 14 September 2026 - 16:02

ENSIA 2026 Perkuat Ekonomi Kerthi Bali melalui Inovasi Lingkungan dan Sosial

Senin, 14 September 2026 - 16:02

Cara Memilih Jenis Tanda Tangan Elektronik untuk Kontrak Bernilai Besar

Berita Terbaru