Ketua DPRD Dorong Pemkab Bebaskan Lahan untuk Lokasi Parkir RSUD Praya - Koran Mandalika

Ketua DPRD Dorong Pemkab Bebaskan Lahan untuk Lokasi Parkir RSUD Praya

Jumat, 28 Juni 2024 - 09:21

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Lombok Tengah – Lahan parkir RSUD Praya yang terbatas menjadi sorotan DPRD Lombok Tengah. Ketua DPRD Lombok Tengah M. Tauhid mendorong kepada pemerintah kabupaten (Pemkab) segera melakukan pembebasan lahan parkir untuk rumah sakit kebanggaan masyarakat Lombok Tengah itu.

Tauhid mengaku kondisi lahan parkir RSUD Praya memprihatinkan. Sebab, kendaraan yang parkir sangat banyak sehingga tidak sedikit kendaraan parkir di pinggir jalan.

Menurut dia, hal ini tentu akan mengganggu kendaraan yang hilir mudik di jalan raya. Oleh karena itu, dia meminta kepada pemerintah segera melakukan pembebasan tanah untuk lahan parkir.

“Hal itu juga sudah kami sampaikan kepada pemerintah saat pembahasan anggaran supaya dapat melakukan pembebasan lahan untuk tempat parkir di RSUD karena areal parkir yang dimiliki oleh RSUD saat ini over kapasitas” kata Tauhid, Kamis (27/6).

Tauhid berharap pemerintah dapat menindaklanjuti masukan dari Banggar demi kenyamanan pasien atau pengunjung RSUD yang kian meningkat.

Lalu, dari mana anggaran untuk pembebasan lahan?

Tauhid menjelaskan soal anggaran tidak perlu dipersoalkan asalkan ada komitmen dari pemerintah. Untuk itu, perlu eksekutif dan legislatif duduk bersama membahas soal itu.

Baca Juga :  Bupati Lombok Tengah Sejahterakan Pedagang Kecil Lewat Car Free Night

”Ya tentu dari APBD. Nanti kami duduk bersama dengan TAPD terkait hal tersebut” ujarnya.

Sebelumnya Direktur RSUD Praya dr. Mamang Bagiansyah mengakui jika lahan parkir di RSUD Praya terbatas. Dia berharap pemerintah dapat membebaskan lahan untuk parkir.

“Kami sangat butuh lahan parkir yang luas. Kami sedang upayakan lahannya,” kata Mamang.

Tidak hanya pihak rumah sakit yang mengeluhkan sempitnya lahan parkir, tetapi juga sejumlah pengunjung. Akibatnya tidak jarang mereka parkir di luar rumah sakit. (wan)

Berita Terkait

Gawe Adat Inan Dowe II: Momen Anyaman Bambu Desa Loyok Kembali Mendunia
11 Sekolah, Satu Arena, Seribu Mimpi: Samara School Olympic Kembali Menggebrak
MIM Foundation Siap Danai Pembangunan Masjid Kampung Adat Sade
Promosi MotoGP Mandalika Digenjot, ITDC Siapkan Strategi Bertahap
Kades Rembitan Ungkap Aset Budaya yang Hilang Usai Kebakaran Sade
Sade Terbakar, Lelontar Kuno Bangkit dari Sisa Abu
Lapor Balik Tak Bikin Ciut, LIDIK NTB: Jangan Tutup Kasus RTLH dengan UU ITE
ITDC Perkuat Identitas The Mandalika melalui Mandalika Art & Culture Performance

Berita Terkait

Senin, 31 Agustus 2026 - 16:02

iFLYTEK Mempercepat Ekspansi AI Tiongkok di Asia Tenggara melalui Partisipasi Ketiga Berturut-turut di Techsauce

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:02

Dari Cek Laboratorium hingga Layanan Klinik, Kebutuhan Masyarakat terhadap Layanan Kesehatan Terus Berkembang

Senin, 31 Agustus 2026 - 15:02

Internet Wifi Lambat Bisa Menghambat Bisnis, Begini Memilih WiFi Kantor Terbaik

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:02

KAI Daop 2 Bandung Ingatkan Masyarakat Utamakan Keselamatan Saat Berada di Sekitar Area Operasional KA

Senin, 31 Agustus 2026 - 14:02

Sudah Respon Cepat, Tapi Pelanggan Masih Kecewa? Ini Alasannya

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:02

Konsisten Jadi Penggerak Ekonomi Kerakyatan, BRI Bukukan Laba Rp31,2 Triliun pada Triwulan II 2026

Senin, 31 Agustus 2026 - 13:02

Perempuan Semakin Melek Finansial, Industri Perlu Membangun Kepercayaan dan Akses

Senin, 31 Agustus 2026 - 12:02

Tinggalkan Checklist Tourism: Tren Micro-Trip 48 Jam Dominasi Bali Selatan di Tengah Lonjakan Wisatawan 2026

Berita Terbaru