Asia Commodity Marketplace: Akses ke Pasar Komoditas Menuju Tingkat Global - Koran Mandalika

Asia Commodity Marketplace: Akses ke Pasar Komoditas Menuju Tingkat Global

Senin, 24 Juni 2024 - 13:28

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Asia Commodity Marketplace (ACM) adalah pasar lelang komoditas inovatif di Indonesia, berlisensi sejak 2016 oleh Kementerian Perdagangan dan diawasi oleh BAPPEBTI. Dengan fokus pada efisiensi, transparansi, dan keamanan transaksi, ACM menyediakan berbagai produk seperti Repurchase Agreement (REPO), kontrak komoditas, dan Structure Product, serta mengintegrasikan teknologi digital dan blockchain. Melalui kemitraan dengan perusahaan terkemuka seperti CIMB Niaga dan BCA, ACM memfasilitasi akses yang lebih luas ke pasar global dan domestik, mengedukasi pelaku pasar, dan mendorong partisipasi dari semua tingkatan pedagang, menjadikan ACM sebagai penghubung utama di pasar komoditas Asia.

Asia Commodity Marketplace (ACM), pasar lelang yang
mengkhususkan diri pada inovasi masa depan di Indonesia dan berupaya
merevolusioner perdagangan komoditas, mempersembahkan solusi terdepan untuk
memungkinkan akses yang lebih luas ke pasar komoditas global. Sejak didirikan,
ACM telah menjadi penghubung efisien dan transparan bagi pelaku pasar domestik
dan global, dengan fokus pada inovasi produk dan perluasan jaringan distribusi.

Dengan legalitas yang telah terdaftar dan diizinkan oleh
Kementerian Perdagangan Indonesia di bawah pengawasan BAPPEPTI sejak tahun
2016, ACM menegaskan keamanan transaksi bagi para anggotanya. Pengaturan yang
ketat memastikan bahwa setiap transaksi komoditas yang terjadi di Asia
Commodity Marketplace diawasi secara cermat, menghindari potensi
penyalahgunaan.

Beragam produk dan kontrak tersedia di ACM, memberikan
pedagang akses untuk mengelola risiko harga dan menyampaikan pandangan mereka
terhadap pasar. Melalui komitmen kami untuk mendidik pelaku pasar, ACM
memfasilitasi partisipasi dari semua tingkatan pedagang dalam platform kami.

Asia Commodity Marketplace juga memperkenalkan inovasi
terbaru dalam transaksi komoditas, termasuk Repurchase Agreement (REPO),
Kontrak Komoditas, Structure Product, dan Trade Repository. Dengan demikian,
kami mendorong pengembangan pasar komoditas yang lebih efisien dan inklusif.

Sebagai pasar komoditas terkemuka di Asia, ACM berupaya
menjadi penghubung antara pelaku pasar domestik dan internasional. Platform
kami memberikan peluang perdagangan yang lebih baik, baik secara lokal maupun
global, bagi semua peserta.

Komitmen kami terhadap inovasi dan kerjasama memungkinkan
kami untuk terus mengatasi hambatan baru dalam distribusi dan diferensiasi.
Kami percaya bahwa melibatkan segmen klien baru dan meningkatkan jaringan
distribusi akan membawa efisiensi yang lebih besar dalam pasar kami.

Baca Juga :  Hadapi Gejolak Energi Global, Holding Perkebunan Nusantara Andalkan PLTBg PalmCo

Transparansi adalah landasan dari setiap aktivitas di ACM.
Kami menyelaraskan diri dengan kebutuhan pelaku pasar, memastikan bahwa setiap
transaksi dilakukan dengan percaya diri dan efisiensi di lingkungan yang
terbuka dan jujur.

Apa yang kami lakukan di Asia Commodity Marketplace?

Menjadi pasar lelang yang berfokus pada komoditas,
memungkinkan pelaku pasar global untuk mengelola risiko harga dan
berpartisipasi dalam pasar repo komoditas secara terpusat.

Menawarkan solusi terbaik bagi berbagai kalangan investor,
dengan komitmen untuk mengedukasi pasar di Indonesia tentang berbagai produk
yang tersedia.

Mengusung bisnis model yang terstruktur dan terukur, dengan
fokus pada pertumbuhan yang berkelanjutan dan kemitraan yang kuat.

Saat ini, Asia Commodity Marketplace telah menjalin
kerjasama dengan sejumlah perusahaan terkemuka di Indonesia, termasuk CIMB
Niaga, BCA, Mandiri, Straits Financial, Sucofindo, CWT, Access World, Transcon
Indonesia, Olam, dan Tower Commodities.

Untuk informasi lebih lanjut, kunjungi situs web kami di
https://www.asiacommodity.market/.

Berita Terkait

LRT Jabodebek Lakukan Uji Coba Perjalanan 05.30 WIB untuk Dukung Pengguna Whoosh Keberangkatan Pagi
Pesan Balasan WhatsApp Jadi Berbayar, Masih Worth It Kah? Begini Cara Hitungnya
Akulaku Finance Bersama BAZNAS RI Salurkan Bantuan Kemanusiaan untuk Masyarakat Terdampak Gempa NTT
MIND ID Jadi Motor Optimasi Penerimaan Negara dalam Pengelolaan Mineral Nasional
CLARITY Act Tertahan di Senat AS, Bittime Soroti Peluang di Tengah Perkembangan Regulasi Aset Digital Global
Cicilan Sudah Lunas, Bisakah Punya Cicilan Lagi?
Banyak Pelaku Usaha Baru Tahu Ada Layanan Ini, Akses Kesehatan Lintas Negara Jadi Sorotan di BNI National Conference 2026
Bittime Futures Soroti Lonjakan Aktivitas Derivatives di Tengah Tren Pasar

Berita Terkait

Kamis, 17 September 2026 - 08:54

Pemprov NTB Optimistis Capai Target Pendapatan dan Perbaiki Tata Kelola APBD Perubahan 2026

Rabu, 16 September 2026 - 11:07

Proyek Seaplane Bendungan Batujai Mundur dari Target

Selasa, 15 September 2026 - 19:08

Gubernur NTB : Harus Memiliki Komitmen Jangka Panjang dan Belajar Pada Perusahaan Tempat Bekerja

Selasa, 15 September 2026 - 14:00

Usai Insiden di Loteng, SPPG dan Mitra Diminta Perhatikan Aturan

Selasa, 15 September 2026 - 13:02

MBG Bikin Geger, SPPG Lombok Tengah Mekar Bersatu kena “Kartu Merah”

Senin, 14 September 2026 - 19:41

Sejak Januari hingga September 2026 Tercatat 3.517 Kasus GHPR di NTB, 4 Meninggal

Minggu, 13 September 2026 - 18:13

DPRD Terima Penjelasan Pemprov Tentang Perubahan APBD 2026

Minggu, 13 September 2026 - 12:12

NTB Bangun Kapasitas, Dari Pendampingan Menuju Mandiri: Bypass Otak Kini Bisa Dilakukan di RSUD Provinsi

Berita Terbaru