Bencana Tak Terduga Saat Liburan: Ketika Rencana Indah Berubah Jadi Ujian Finansial - Koran Mandalika

Bencana Tak Terduga Saat Liburan: Ketika Rencana Indah Berubah Jadi Ujian Finansial

Rabu, 26 November 2025 - 08:32

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Belum lama ini, dunia dikejutkan oleh badai dahsyat di Filipina yang melumpuhkan aktivitas wisata dan membuat ribuan turis terjebak di bandara serta hotel selama berhari-hari. Beberapa destinasi tropis yang sebelumnya tampak menenangkan berubah menjadi lokasi evakuasi darurat.

Peristiwa ini jadi pengingat keras bahwa meski kita merencanakan liburan dengan matang. Membayangkan pantai tropis, mendaki gunung, atau sekadar jalan-jalan ke luar kota, tidak ada perjalanan yang benar-benar bebas risiko.

Bencana alam, cuaca ekstrem, atau kejadian tak terduga bisa datang kapan saja dan di mana saja. Selain berdampak pada keselamatan, situasi seperti ini juga bisa menimbulkan kerugian finansial besar jika kita tidak memiliki dana cadangan yang cukup.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Maka, penting bagi siapa pun yang gemar traveling untuk memahami bahwa perencanaan perjalanan tidak hanya soal destinasi, namun juga soal kesiapan finansial menghadapi hal-hal di luar kendali.

Cuaca Ekstrem yang Mengubah Segalanya

Cuaca sering jadi faktor utama yang membuat liburan berubah drastis. Misalnya, kamu sudah menyiapkan itinerary penuh untuk berkeliling Bali, tapi tiba-tiba hujan deras turun berhari-hari. Tiket masuk tempat wisata terbuang, hotel harus diperpanjang, bahkan tiket pesawat mungkin harus dijadwal ulang.

Perubahan cuaca ekstrem seperti badai atau banjir juga bisa menyebabkan penutupan bandara atau jalan raya. Dalam kondisi ini, biaya tambahan untuk akomodasi, transportasi, atau makanan bisa melonjak tajam.

Masalah Kesehatan di Tengah Perjalanan

Tak ada yang ingin sakit saat liburan, tapi kenyataannya ini adalah hal yang sering terjadi. Entah karena perubahan cuaca, kelelahan, alergi makanan, atau perbedaan kualitas air dan udara, kondisi tubuh bisa drop sewaktu-waktu.

Biaya berobat di luar kota, apalagi di luar negeri, bisa cukup besar. Belum lagi kalau harus membeli obat impor atau melakukan pemeriksaan tambahan di klinik. Bahkan, untuk kasus tertentu, kamu mungkin perlu rawat inap atau perawatan darurat.

Itulah kenapa penting membawa obat pribadi, memiliki asuransi perjalanan, dan tetap menyiapkan dana cadangan medis. Tapi jika kamu belum sempat mempersiapkan semua itu, pastikan kamu punya akses ke rekening atau sumber dana darurat yang mudah digunakan.

Baca Juga :  Angka PHK Melonjak, MAXY Academy Beri Solusi dengan Peluang Kerja dan Pengembangan Diri

Barang Hilang, Dompet Raib, atau Ponsel Tertinggal

Pernah dengar cerita orang kehilangan paspor di bandara? Atau dompet tertinggal di kafe saat liburan? Situasi seperti ini bisa membuat panik, apalagi kalau terjadi di luar negeri. Kamu harus mengurus dokumen, membeli perlengkapan baru, bahkan mungkin meminjam uang untuk kebutuhan mendesak.

Kehilangan barang penting tidak hanya menimbulkan masalah logistik, tapi juga masalah finansial. Maka, biasakan menyimpan salinan digital dokumen penting seperti paspor, tiket, dan asuransi di cloud atau email.

Selain itu, pisahkan uang tunai di beberapa tempat. Jangan hanya di satu dompet. Gunakan juga layanan perbankan digital agar kamu tetap bisa bertransaksi meski kehilangan kartu fisik.

Penipuan Turis dan Kesalahan Reservasi

Fakta yang jarang dibicarakan: turis sering jadi target penipuan. Dari supir taksi yang menaikkan tarif, restoran yang memanipulasi harga, hingga agen perjalanan palsu yang hilang setelah menerima uang muka.

Selain itu, kesalahan teknis seperti double booking hotel, voucher palsu, atau pembatalan mendadak juga bisa membuat liburan berubah jadi stres.

Selalu pastikan transaksi dilakukan di platform resmi, dan siapkan sedikit dana ekstra untuk berjaga-jaga jika skenario buruk terjadi.

Bencana Alam yang Tak Bisa Diprediksi

Gempa bumi, gunung meletus, longsor, atau banjir bandang adalah risiko nyata di negara tropis seperti Indonesia. Meskipun jarang terjadi, bukan berarti mustahil.

Contohnya, erupsi gunung yang menyebabkan penutupan bandara bisa membuat ribuan wisatawan terjebak di daerah wisata tanpa kepastian penerbangan pulang. Dalam kasus seperti ini, banyak orang harus menanggung biaya penginapan tambahan dan pembelian tiket baru.

Jika kamu sudah memiliki tabungan darurat, kondisi seperti ini tidak akan terlalu mengganggu. Tapi jika tidak, pengeluaran tambahan ini bisa menekan kondisi keuangan pasca-liburan.

Keterlambatan dan Pembatalan Transportasi

Maskapai, kereta, atau kapal kadang bisa membatalkan perjalanan karena alasan teknis atau cuaca. Akibatnya, kamu harus menunggu, memesan ulang tiket, atau mencari alternatif lain dengan harga lebih mahal. Keterlambatan ini juga bisa memengaruhi jadwal hotel dan kegiatanmu, yang pada akhirnya berdampak pada pengeluaran tak terduga.

Baca Juga :  Telkom Indonesia Tingkatkan Kapasitas UMKM dengan Wawasan AI di Webinar AI Connect

Untuk mengantisipasi hal ini, sebaiknya gunakan tiket fleksibel, pilih asuransi perjalanan, dan tetap siapkan dana cadangan minimal setara biaya tiket satu arah tambahan. Dengan begitu, kamu tidak perlu stres ketika rencana berubah di menit terakhir.

Pentingnya Mental Siap dan Finansial Siaga

Ketika hal tak terduga terjadi, reaksi pertama biasanya panik. Tapi dengan kesiapan finansial, kamu bisa berpikir jernih dan mengambil keputusan yang tepat. Dana darurat bukan hanya soal uang, tapi tentang rasa aman, bahwa apa pun yang terjadi, kamu punya kendali atas situasi..

Saatnya Rencanakan Liburan dengan Baik

Liburan adalah momen berharga untuk mengisi ulang energi dan membangun kenangan. Tapi tidak ada salahnya membawa sedikit asuransi finansial dalam bentuk dana cadangan. Karena jika bencana tak terduga datang, kamu akan berterima kasih pada dirimu sendiri yang sudah bersiap.

Jika saat ini kamu tengah merencanakan perjalanan besar seperti honeymoon, liburan keluarga, atau perjalanan impian ke luar negeri. Namun, belum punya cukup dana cadangan, kamu bisa mempertimbangkan opsi pinjaman yang aman dan transparan.

Banyak platform finansial yang menawarkan pinjaman perjalanan dengan bunga kompetitif dan proses mudah, sehingga kamu bisa punya dana tambahan tanpa menunggu terlalu lama. Kamu bisa coba ajukan Neo Pinjam untuk kebutuhan untuk persiapan dana cadangan untuk liburan di neobank dari Bank Neo Commerce.

Neo Pinjam punya kelebihan, yaitu:

– Limit pinjaman hingga Rp100.000.000

– Pinjaman online dengan pilihan tenor fleksibel minimal 3 bulan – maksimal 24 bulan

– Bunga mulai dari 0,06% flat per hari (setara dengan maksimum APR 21,9% per tahun)

– Tidak ada biaya tersembunyi atau penalti pelunasan lebih awal

Ditambah, pinjaman aman ini juga bebas biaya admin saat pencairan. Meskipun mudah dan cepat, pengajuan kamu tetap melalui evaluasi kelayakan untuk menjaga keamanan pengguna dan mencegah risiko kredit bermasalah.

PT Bank Neo Commerce Tbk berizin dan diawasi Otoritas Jasa Keuangan (OJK) & Bank Indonesia (BI), serta merupakan bank peserta penjaminan Lembaga Penjamin Simpanan (LPS).

Press release ini juga sudah tayang di VRITIMES.

Berita Terkait

Blossom Symphony: Perayaan Imlek Penuh Harmoni di Hublife
PTPN I Catat Produksi 32 Juta Liter Bioetanol, Perkuat Peran Holding Perkebunanan Nusantara dalam Transisi Energi
Reska Catering Suguhkan Layanan Profesional di Rapim UO Kemhan 2026
FLOQ Circle: Sisterhood Hadirkan Ruang Aman bagi Perempuan untuk Mengenal Aset Kripto
Danantara Indonesia Serentak Resmikan 6 Proyek Hilirisasi Fase-I dengan Total Nilai Investasi Hingga US$ 7 Miliar
Cara Trader Pemula Mengelola Risiko dengan Trading Plan
Luminous Spring di PIK Avenue Hadirkan Path of Light
Analisis Teknikal Dasar untuk Membaca Arah Pergerakan Harga

Berita Terkait

Kamis, 12 Februari 2026 - 02:22

MyRepublic Indonesia Resmi Buka Pra-Registrasi Internet FWA: MyRepublic Air

Kamis, 12 Februari 2026 - 00:49

Bersiap Menghadapi Masa Angleb, KAI Services Terus Meningkatkan Kualitas Pelayanan Kebersihan

Rabu, 11 Februari 2026 - 21:49

Dukung Infrastruktur Pendidikan Tinggi, PTPP Rampungkan Gedung FISIP UPN Veteran Jawa Timur

Selasa, 10 Februari 2026 - 17:37

SUCOFINDO Perkuat Tata Kelola Transportasi Publik melalui Sertifikasi ISO 37001 dan ISO/IEC 27001 untuk LRT Jakarta

Selasa, 10 Februari 2026 - 09:06

KAI Daop 2 Bandung Pastikan Keselamatan Perjalanan dan Pelayanan Penumpang Terjamin dengan Baik

Selasa, 10 Februari 2026 - 08:38

Konektivitas Meningkat, Penumpang KAI Bandara Yogyakarta Tembus 239 Ribu di Januari 2026

Senin, 9 Februari 2026 - 21:27

Hubungan Krisis Ekonomi, Inflasi, dan Volatilitas Pasar

Senin, 9 Februari 2026 - 17:13

Media X Space Menempati Ruang Publik Untuk Desain dan Seni Asia

Berita Terbaru