DPRD dan Pemprov NTB Respons Aksi Demonstrasi Pembentukan PPS - Koran Mandalika

DPRD dan Pemprov NTB Respons Aksi Demonstrasi Pembentukan PPS

Selasa, 2 Juni 2026 - 19:15

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Koran Mandalika, Mataram – Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) NTB memberikan dukungan terhadap pembentukan Provinsi Pulau Sumbawa (PPS).

Ketua DPRD NTB, Baiq Isvie Rupaeda menyampaikan dari awal DPRD NTB mendukung pembentukan PPS. Namun, kata Isvie, pemerintah pusat belum mencabut moratorium DOB.

“Saya kira sudah dari awal kami mendukung sepenuhnya pembentukan PPS, tapi kan sudah ada dari presiden tidak ada membuka untuk itu,” kata Isvie, Selasa (2/6).

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Selain itu, dirinya menyoroti aksi demonstrasi di Pulau Sumbawa yang menuntut pembentukan PPS.

Menurutnya, tidak ada larangan dalam menyampaikan aspirasi, asalkan tidak mengganggu stabilitas daerah.

Baca Juga :  Kejati Bakal Panggil TAPD NTB Soal Dana Siluman, Iqbal: Tidak Apa-Apa

“Tapi jangan sampai mengganggu stabilitas daerah dengan menutup jalan-jalan dan objek vital,” ucap Isvie.

Ia menegaskan pihaknya memberikan ruang bagi masyarakat untuk menyampaikan aspirasi. Tetapi dalam hal pembentukan provinsi baru yakni PPS, keputusan ada di pemerintah pusat.

“Kita berikan ruang untuk mereka berikan pandangannya mau berdiri sendiri bentuk provinsi silahkan. Tapi yang menentukan bukan pemerintah NTB, yang menentukan pemerintah pusat,” tegas Isvie.

Sementara itu, Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Bakesbangpol) Provinsi NTB, Surya Bahari, juga merespons situasi demonstrasi di Pulau Sumbawa.

Surya mengatakan akan mengatur jadwal pertemuan dengan tokoh-tokoh di Pulau Sumbawa dan Pulau Lombok.

Baca Juga :  TNGR Beberkan Kendala Evakuasi Pendaki Jatuh di Jalur Aik Berik

“Mungkin dicarikan momen yang pas. Kan tidak enak dalam situasi seperti ini baru dikumpulkan,” kata Surya.

Surya menyampaikan pembentukan provinsi baru tidak dilakukan sembarangan, ada mekanisme yang sudah ditentukan oleh pemerintah pusat.

“Kalau dia memang memenuhi syarat kenapa tidak, urusan pusat. Kalau dia belum memenuhi syarat ya dilengkapi lah dulu syarat-syaratnya,” ucap Surya.

Senada dengan Ketua DPRD NTB, Surya mengatakan aksi yang dilakukan masyarakat sumbawa merupakan bentuk perjuangan. Namun, kata surya, jangan sampai mengganggu aktivitas publik.

“Silahkan teman yang berjuang, berjuanglah sesuai prosedur, laksanakan apa aturan-aturannya. Jangan mengganggu aktivitas publik, jangan memprovokasi, jangan menghasut orang,” imbaunya. (dik)

Berita Terkait

BBPOM Mataram Sita Obat dan Kosmetik Ilegal Senilai Puluhan Juta Selama 2026
Bank NTB Syariah Bawa Pelabuhan Senggigi ke Era Digital
Harga BBM Naik Tajam, Ibu Rumah Tangga Menjerit: Semua Serba Mahal
Mengenal Bung Heru, Sosok Pendiri Direktur Seniman Hukum Law Firm
Pembukaan MTQ NTB Sukses Digelar, Gubernur Iqbal: Sebagai Warga Loteng Saya Bangga
Tiga Ribu Peserta dari Berbagai Kontingen Turut Meriahkan Pawai Taaruf MTQ NTB 2026
Grand Launching Asosiasi Beef NTB, Dorong Peternakan Modern dan Libatkan Generasi Muda
LPA Beberkan Kronologi Dugaan Pembakaran Santri oleh Kakak Kelasnya di Lombok Tengah

Berita Terkait

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:00

Jalankan Peran Penggerak Hilirisasi, MIND ID Optimalkan Kontribusi Bagi Negara

Sabtu, 13 Juni 2026 - 12:00

KAI Daop 2 Bandung Siap Layani Pelanggan Pada Libur Akhir Pekan Dan Tahun Baru Islam 1448 H

Sabtu, 13 Juni 2026 - 08:00

Kolaborasi TJSL Antar-BUMN, SUCOFINDO Dorong Pemerataan Pendidikan melalui Program Literasi Negeri di Nusa Tenggara Timur

Sabtu, 13 Juni 2026 - 00:00

IFG Life Kembali Hadir Sebagai Official Insurance Partner BTN JAKIM 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:00

Dukung Hilirisasi Riset, Wamenko Pangan Luncurkan Inovasi Faspol 5.0 dan Kompetisi PFsains 2026

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:00

Tingkatkan Komitmen Melayani Sepenuh Hati Menjelang Periode Libur Sekolah, Jasa Marga Optimalkan Respons Real-Time melalui One Call Center 133

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:00

Harga Emas Pekan Kedua Juni Berpotensi Konsolidasi Setelah Reli Tajam

Jumat, 12 Juni 2026 - 17:00

Volatilitas Rupiah Dorong Diversifikasi Portofolio, BRI-MI Tawarkan Alternatif Investasi Dolar

Berita Terbaru