Dirut KAI: Adaptif, Solutif, dan Kolaboratif Jadi Kunci Navigasi Perubahan Bisnis - Koran Mandalika

Dirut KAI: Adaptif, Solutif, dan Kolaboratif Jadi Kunci Navigasi Perubahan Bisnis

Jumat, 9 Mei 2025 - 11:35

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Direktur Utama PT Kereta Api Indonesia (Persero) Didiek Hartantyo menjadi pembicara pada forum tahunan Grab Business Forum 2025 bertema “Beyond Bolder: Navigating Changes, Driving Growth” yang diselenggarakan pada Kamis (8/5) di Fairmont Jakarta. Dalam sesi diskusi panel bersama sejumlah pemimpin industri nasional, Didiek membagikan strategi KAI dalam menyikapi perubahan lingkungan bisnis yang cepat, menegaskan bahwa KAI terus memperkuat posisinya sebagai perusahaan transportasi publik yang adaptif, solutif, dan kolaboratif.

Menurut Didiek, perubahan kebijakan dan dinamika ekonomi harus direspon dengan ketanggapan institusional yang cepat serta inovasi yang relevan.

“KAI tidak hanya beradaptasi, tapi juga bertransformasi secara menyeluruh. Kami berinovasi secara berkelanjutan, memberikan solusi yang dibutuhkan pelanggan, dan menjalin kolaborasi lintas sektor,” ujar Didiek.

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Lebih lanjut, Ia menyoroti bahwa profil pelanggan KAI kini semakin didominasi generasi muda, terutama Gen Z yang menghendaki layanan yang serba cepat, mudah, dan digital. Hal ini mendorong KAI untuk mengembangkan layanan berbasis teknologi terkini, seperti integrasi aplikasi Access by KAI dengan PeduliLindungi pada saat Covid-19 kemarin lalu ada implementasi teknologi face recognition di boarding gate stasiun.

Baca Juga :  Andrew Susanto, Trilyuner Nawar Harga: "Bukan Pelit, Tapi Good Deal"

“Kini pelanggan cukup memindai wajah, tanpa perlu mencetak tiket atau antre panjang. Prosesnya cepat dan aman karena sesuai standar ISO 27001,” jelas Didiek.

Ia juga menekankan bahwa pandemi telah menjadi momen penting yang membentuk daya tahan KAI. Pengalaman 2020–2021 memberikan pelajaran untuk bergerak cepat, berpikir jangka panjang, dan mengandalkan digitalisasi sebagai tulang punggung efisiensi.

“Kami tidak hanya bertahan, tapi juga tumbuh. Ketahanan dan semangat beradaptasi itulah yang kini memperkuat pondasi bisnis KAI,” tambahnya.

Kinerja KAI selama masa Angkutan Lebaran 2025 menjadi salah satu refleksi keberhasilan transformasi tersebut. Volume pelanggan meningkat dari 4,4 juta pada 2024 menjadi 4,7 juta pada 2025. Tingkat ketepatan waktu keberangkatan pun mencapai 99,69% dan kedatangan 97,23%, meningkat dari tahun sebelumnya.

Baca Juga :  Training Sertifikasi PPPU Energy Academy, Kunci Kendali Emisi Udara demi Industri Ramah Lingkungan

KAI juga terus memperluas kapabilitas bisnis logistik, terutama di sektor angkutan batu bara. Didiek menyebut KAI tengah merealisasikan investasi hampir Rp30 triliun di wilayah Sumatera Bagian Selatan sebagai upaya memperkuat peran perusahaan dalam sistem logistik batu bara untuk ketahanan energi nasional.

Forum ini turut dihadiri Menteri Keuangan RI Sri Mulyani Indrawati, perwakilan Kementerian Investasi Rosan Roeslani, serta pimpinan dari BNI, Paragon, dan Grab Indonesia. Grab Business Forum 2025 menjadi wadah strategis untuk mendiskusikan arah kolaborasi lintas sektor guna mempercepat pemulihan dan pertumbuhan ekonomi nasional.

Berita Terkait

100 Chat WhatsApp per Hari Bisa Tambah Biaya hingga Rp5 Juta per Bulan?
PT ASA Serahkan Beasiswa Pendidikan bagi 14 Mahasiswa di Bolaang Mongondow Timur
Sanct, Sosial Media yang Pertemanannya Dimulai dari Bertemu Langsung, Rilis Film Pendek tentang Perantau yang Belum Bisa Pulang
68% Pencarian Kini Berakhir Tanpa Klik, Merek yang Tak Disebut AI Otomatis Tersingkir
Tindak Tegas Pelanggaran Etika di Maros, Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM Tetap Aman
Spicelab.ai Resmi Hadir: Platform Marketing AI yang Bisa Diatur Sendiri oleh Pemilik Bisnis
Cara Mengelola Tagihan Kartu Kredit agar Keuangan Tetap Terkontrol
Peringatan Bos AI Guncang Pasar, Investor Mulai Waspadai Saham Teknologi

Berita Terkait

Selasa, 15 September 2026 - 08:02

100 Chat WhatsApp per Hari Bisa Tambah Biaya hingga Rp5 Juta per Bulan?

Selasa, 15 September 2026 - 08:02

PT ASA Serahkan Beasiswa Pendidikan bagi 14 Mahasiswa di Bolaang Mongondow Timur

Selasa, 15 September 2026 - 00:02

Sanct, Sosial Media yang Pertemanannya Dimulai dari Bertemu Langsung, Rilis Film Pendek tentang Perantau yang Belum Bisa Pulang

Senin, 14 September 2026 - 23:02

68% Pencarian Kini Berakhir Tanpa Klik, Merek yang Tak Disebut AI Otomatis Tersingkir

Senin, 14 September 2026 - 18:02

Tindak Tegas Pelanggaran Etika di Maros, Elnusa Petrofin Pastikan Distribusi BBM Tetap Aman

Senin, 14 September 2026 - 18:02

Cara Mengelola Tagihan Kartu Kredit agar Keuangan Tetap Terkontrol

Senin, 14 September 2026 - 18:02

Peringatan Bos AI Guncang Pasar, Investor Mulai Waspadai Saham Teknologi

Senin, 14 September 2026 - 17:02

Hampir 23 Juta Investor Kripto, Indonesia Siap Jadi Pemain Global?

Berita Terbaru