Dukung Strategi Keuangan Berkelanjutan Perusahaan, LindungiHutan Punya Program Mangrove Capital - Koran Mandalika

Dukung Strategi Keuangan Berkelanjutan Perusahaan, LindungiHutan Punya Program Mangrove Capital

Senin, 30 September 2024 - 16:32

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Program Mangrove Capital menyasar perusahaan untuk mewujudkan keuangan berkelanjutan melalui aksi lingkungan salah satunya penanaman pohon.

Dalam rangka mendorong perusahaan untuk lebih aktif dalam pelestarian lingkungan dan mewujudkan keuangan berkelanjutan, LindungiHutan meluncurkan program Mangrove Capital. Program ini dirancang untuk membantu perusahaan dalam mengintegrasikan strategi keuangan berkelanjutan dengan langkah-langkah nyata, seperti penanaman mangrove, yang memiliki dampak signifikan terhadap lingkungan dan ekonomi jangka panjang.

Isu keberlanjutan terlihat menjadi perhatian bagi sektor bisnis. Industri keuangan diharapkan dapat mendukung pertumbuhan yang seimbang antara kepentingan ekonomi, sosial, dan lingkungan hidup. 

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

Mangrove Capital merupakan langkah konkret dalam mendukung target pemerintah untuk merehabilitasi 600 ribu hektar mangrove.

Baca Juga :  Mengecek Kesiapan Finansial Sebelum Punya Anak

“Sesuai dengan proyek pemerintah, tanam mangrove ini bisa berdampak besar dalam mengurangi abrasi. Concern kami terkait abrasi, banjir rob, dan manfaatnya sangat besar karena serapan karbon dari mangrove juga sangat tinggi,” ucap Maharani, B2B Sales & Account Manager LindungiHutan.

Hutan mangrove di Indonesia dikenal sebagai salah satu penyerap karbon alami terbesar, dengan kapasitas penyimpanan karbon mencapai 800 hingga 1.200 ton per hektar. 

Program Mangrove Capital menawarkan lima skema partisipasi yang fleksibel, mulai dari penanaman minimal 500 pohon hingga ribuan pohon. LindungiHutan juga menawarkan program kolaborasi lain seperti seminar dan perhitungan emisi karbon perusahaan berdasarkan skema kerja sama yang dipilih perusahaan.

Baca Juga :  Dapur Japandi Ala Insignio Studio : Perpaduan Estetika dan Fungsionalitas dengan BLANCO UNIT

Maharani menambahkan, “Sangat penting bagi perusahaan untuk aktif berkontribusi terhadap lingkungan. Ada peraturan OJK yang mengharuskan perusahaan memberikan dampak positif terhadap lingkungan, salah satunya dengan menanam pohon. Prosesnya mudah, cepat, dan dampaknya sangat luas, tidak hanya bagi lingkungan tetapi juga bagi kualitas hidup manusia itu sendiri.”

Dengan berpartisipasi dalam Mangrove Capital, perusahaan dapat menyesuaikan tanggung jawab sosial dan lingkungan mereka dengan strategi bisnis berkelanjutan, tanpa mengesampingkan aspek ekonomi. LindungiHutan berharap semakin banyak perusahaan yang terlibat aktif dalam pelestarian lingkungan dan mewujudkan keuangan berkelanjutan.

Berita Terkait

Liberta Malioboro Perluas Kapasitas Jadi 100 Kamar, Angkat Konsep Urban Stay Berbasis Ekosistem Lokal
PTPN IV Regional III Salurkan Rp2,4 Miliar untuk Perkuat Ekonomi dan Pendidikan di Rokan Hulu
Saat Kebersamaan Menjadi Cerita: Bukber Perdana Topotels Hadirkan Kehangatan Ramadan di Pusat Jakarta
BINUS @Bandung Dinobatkan Menjadi Kampus Pendukung Wirausaha Muda Terbaik di Jawa Barat
Rasakan Spirit Ramadan Bersama Swiss-Belhotel Rainforest
Struktur Rangka Melengkung? Cek Dulu Spesifikasi Besi CNP yang Anda Pakai
KAI Daop 2 Bandung Ajak Masyarakat Manfaatkan Diskon 30% KA Ekonomi Komersial Angkutan Lebaran 2026, Tiket Masih Banyak Tersedia
Kenapa Harus Kuliah di SATU University? Ini Alasannya!

Berita Terkait

Minggu, 1 Maret 2026 - 20:45

Rumah Kader Ludes Terbakar, DPC PDI Perjuangan Lotim Gerak Cepat

Rabu, 25 Februari 2026 - 14:50

PLN ULP Kopang Imbau Masyarakat Waspadai Instalasi Listrik saat Cuaca Ekstrem

Selasa, 24 Februari 2026 - 16:33

‎Jalin Sinergi BUMN dan BUMD, PDAM Loteng Teken MoU dengan BIZAM

Senin, 23 Februari 2026 - 16:57

‎Dewan Ki Agus Azhar: PLN Harus Bertanggungjawab jika Terbukti Lalai

Minggu, 22 Februari 2026 - 21:11

‎Innalillahi! Warga Bujak Meninggal Diduga Akibat Kabel PLN Putus

Jumat, 20 Februari 2026 - 14:33

‎BIZAM Tanggapi Soal Hilangnya Barang WNA Asal Irlandia di Bagasi Penumpang

Jumat, 20 Februari 2026 - 10:42

Beda dari Tahun Sebelumnya, Safari Ramadan 2026 Digelar di Masjid, Kadis Kominfo Ungkap Alasan

Kamis, 19 Februari 2026 - 20:54

‎Anggaran Venue MTQ Rp 20,8 Miliar Disoal, Praktisi Konstruksi: Rp 12 Miliar Aja Cukup

Berita Terbaru