Dukung Kebutuhan Masyarakat Pasca Idulfitri, Pinang Flexi Bank Raya Tawarkan Solusi Keuangan Praktis - Koran Mandalika

Dukung Kebutuhan Masyarakat Pasca Idulfitri, Pinang Flexi Bank Raya Tawarkan Solusi Keuangan Praktis

Rabu, 1 April 2026 - 15:00

facebook twitter whatsapp telegram line copy

URL berhasil dicopy

facebook icon twitter icon whatsapp icon telegram icon line icon copy

URL berhasil dicopy

Bank Raya, bank digital bagian dari BRI Group, terus berkomitmen untuk terus menghadirkan solusi keuangan yang inovatif dan mudah diakses oleh masyarakat luas melalui pemanfaatan teknologi. Di tengah kebutuhan masyarakat di pasca momen Hari Raya Idulfitri 2026, Bank Raya melalui salah satu produk digital andalannya yaitu Pinang Flexi memberikan kemudahan pinjaman multiguna digital dengan proses yang cepat, mudah dan lebih praktis.

Bank Raya, bank digital bagian dari BRI
Group, terus berkomitmen  untuk terus
menghadirkan solusi keuangan yang inovatif dan mudah diakses oleh masyarakat
luas melalui pemanfaatan teknologi. Di tengah kebutuhan
masyarakat di pasca momen Hari Raya Idulfitri 2026, Bank Raya melalui salah satu produk digital
andalannya yaitu Pinang Flexi memberikan kemudahan pinjaman multiguna digital
dengan proses yang cepat, mudah dan lebih praktis.

Kicky Andrie Davetra,
Direktur Bisnis Bank Raya

mengatakan, “Pasca Hari Raya
Idulfitri masyarakat tentunya memiliki berbagai kebutuhan yang harus dipenuhi
seperti kebutuhan pokok, keperluan rumah tangga maupun persiapan anak-anak
kembali masuk sekolah setelah libur panjang. Dengan kemudahan yang ditawarkan
Pinang Flexi, masyarakat tidak perlu bingung mengakses pinjaman yang mudah dan
terpercaya.”

Pinang Flexi menawarkan
plafon pinjaman mulai dari Rp1 juta hingga Rp25 juta, dan khusus untuk nasabah
loyal plafon yang ditawarkan hingga Rp35 juta, dengan tenor fleksibel antara 1
hingga 18 bulan serta suku bunga kompetitif. Pinang Flexi dapat diakses oleh
nasabah yang memiliki KTP, berusia 21 hingga 55 tahun, menerima gaji melalui
rekening Bank Raya atau Bank BRI minimal selama 7 bulan, serta memiliki riwayat
kredit yang baik.

Pinang Flexi dapat diakses
oleh pekerja dengan rekening penggajian Bank Raya dan Bank BRI. Dengan
pencairan dana yang cepat dan tanpa potongan biaya di muka, Pinang Flexi
menjadi pilihan yang relevan bagi nasabah untuk memenuhi solusi keuangan
praktis di tengah meningkatnya kebutuhan konsumtif masyarakat.

Pengajuan Pinang Flexi dapat
dilakukan dengan mendownload aplikasi Pinang Flexi pada App Store dan Google
Play Store
. Nasabah akan diminta untuk mengisi identitas diri dan nominal
plafon yang diajukan. Apabila pengajuan memenuhi persyaratan, maka pengajuan
akan diproses lebih lanjut hingga tahap persetujuan, dan dana akan dicairkan ke
rekening nasabah sesuai dengan ketentuan yang berlaku.

Selain
itu, terdapat beberapa flow yang dapat dilakukan dalam pengajuan Pinang
Flexi melalui platform pihak ketiga, misalnya pada aplikasi JMO (Jamsostek
Mobile), yaitu dengan membuka aplikasi JMO lalu pilih menu “Lainnya”,
selanjutnya klik bagian “Finansial & Kesejahteraan”, pilih menu “Dana
Siaga” dan lanjutkan dengan memilih opsi Pinang Flexi. Setelah itu, pengguna
diminta untuk menyetujui syarat dan ketentuan dengan memilih “Saya Setuju” dan
otomatis diarahkan ke WebView Pinang Flexi untuk melanjutkan proses pengajuan.

Baca Juga :  Dari Bibit Unggul ke Rasa Premium: Rahasia Dibalik Cherry Tomato Astyfarm

Sebagai salah satu produk digital andalan,
Pinang Flexi turut berkontribusi untuk mendorong pertumbuhan bisnis digital
Bank Raya, yang tercermin pada akhir Desember 2025, total outstanding
Pinang Flexi meningkat 20,5% (yoy) atau menjadi sebesar Rp1,03 triliun dengan
jumlah nasabah sebanyak 21.544 NoA. Pertumbuhan ini menunjukkan tingginya minat
nasabah terhadap solusi pembiayaan yang cepat dan fleksibel untuk memenuhi
berbagai kebutuhan masyarakat.

“Ke depan, kami akan terus
memperkuat kapabilitas digital Pinang Flexi agar dapat menjangkau lebih banyak
nasabah, untuk
itu kami akan terus mendorong potensi kolaborasi dengan berbagai perusahaan
untuk memberikan pinjaman tunai untuk berbagai kebutuhan karyawan mereka. Kami
juga berkomitmen untuk menghadirkan inovasi yang relevan, cepat, dan dapat
diandalkan untuk kebutuhan pengelolaan keuangan masyarakat.” Tutup Kicky.

Press Release juga sudah tayang di VRITIMES

Berita Terkait

Berapa Persen Cicilan dari Gaji yang Ideal? Begini Cara Menghitungnya
Menjaga Mangrove, Mengamankan Masa Depan: SUCOFINDO Dukung Konservasi Pesisir di Kalimantan Selatan
Digitalisasi Administrasi Pemerintahan dengan Tanda Tangan Elektronik
Paviliun Indonesia Debut di INNOPROM 2026, Perkuat Diplomasi Industri di Pasar Rusia dan Eurasia
Indonesia Tawarkan 180 Kawasan Industri kepada Investor Rusia di INNOPROM 2026
Indonesia Tandatangani 7 Memorandum of Understanding (MoU) pada INNOPROM 2026 untuk Tembus Pasar Eurasia
Indonesia Perkuat Diplomasi Industri Lewat Inovasi Bioenergi Sawit di Rusia
Hari Anak Nasional, drg. Ambar Puspitasari SpKGA, Edukasi Kesehatan Gigi Murid Disabilitas pada Pengguna Transportasi Publik

Berita Terkait

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:02

Berapa Persen Cicilan dari Gaji yang Ideal? Begini Cara Menghitungnya

Selasa, 28 Juli 2026 - 18:02

Menjaga Mangrove, Mengamankan Masa Depan: SUCOFINDO Dukung Konservasi Pesisir di Kalimantan Selatan

Selasa, 28 Juli 2026 - 17:02

Digitalisasi Administrasi Pemerintahan dengan Tanda Tangan Elektronik

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:02

Paviliun Indonesia Debut di INNOPROM 2026, Perkuat Diplomasi Industri di Pasar Rusia dan Eurasia

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:02

Indonesia Tandatangani 7 Memorandum of Understanding (MoU) pada INNOPROM 2026 untuk Tembus Pasar Eurasia

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:02

Indonesia Perkuat Diplomasi Industri Lewat Inovasi Bioenergi Sawit di Rusia

Selasa, 28 Juli 2026 - 16:02

Hari Anak Nasional, drg. Ambar Puspitasari SpKGA, Edukasi Kesehatan Gigi Murid Disabilitas pada Pengguna Transportasi Publik

Selasa, 28 Juli 2026 - 15:02

Sektor Jasa Keuangan dan Korporasi Indonesia Terancam Denda 2 Persen dari Pendapatan Saat Aturan AI Mulai Ditegakkan. Sebagian Besar Belum Mampu Membuktikan Apa yang Dikerjakan AI Mereka

Berita Terbaru